Jumat, 06 September 2013

MANAJEMEN MODERN


Disampaikan Pada Diklat Prajabatan CPNS Angkatan II & III
Kamis, 22 Agustus 2013

Manajemen modern menurut abraham maslow :
Masa manajemen modern berkembang melalui dua jalur yang berbeda. Jalur pertama merupakan pengembangan dari aliran hubungan manusiawi yang di kenal sebagai perilaku organisasi, jalur yang kedua dibangun atas dasar manajemen  ilmiah, dikenal sebagai aliran kuantitatif (operation reseach dan management science atau manajemen operasi)

Mekanisme penyelenggaraan pemerintah modern selalu mengorientasikan tindakan-tindakannya pada pencapaian sesuatau hasil yang nyata (result oriented government). Bahwa manajenem pemerintahan diarahkan agar terlebih dahulu mendefinisikan “hasil apa” yang ingin dicapai dengan modal (uang, peratan, keahlian,dan tenaga kerja) yang dikerahkan.

Pelaksanaan manajemen pemerintahan selalu berhubungan dengan target yang ingin dicapai oleh setiap unit (depatemen, lembaga, dinas-dinas, dst) dalam suatu periode tertentu. 

Misalnya bagi dinas perhubungan , berapa jumlah pendatan dari retribusi parkir dalam satu tahun anggaran di suatu daerah tertentu, atau berapa target pendapatan asli daerah sendiri (PADS) dari suatu daerah yang akan diperoleh pada suatu tahun. 

Dalam menghimpun dan menggerakan orang (SDM yang dimiliki) memperoleh dan menggunakan uang, mengadakan, menggunakan dan memelihara peralatan dan perbagai sumber daya demi tercapainya tujuan organisasi dinas daaerah.

Prinsip-prinsip manajemen pemerintah daerah antara lain efektifitas, efisiensi, dan inovasi.

Berkaitan dengan adanya kebutuhan pelaksanaan manajemen modern dalam manajemen pemerintahan (dinas daerah), maka “kepeminpinan” adalaah merupakan satu faktor yang dibutuhkan. Berdasarkan prisnsip menajemen modern kepemimpinan pemerintah bertanggungjawab dalam.

a. Internal 

  • Mengembangkan kemampuan staf yang serba bisa
  • Membangun hubungan kerja vertikal dan horizontal yang saling mengukung
  • Menciptakan suasana kerja yang bergairah sehingga kreatifitas setiap aparat dalam lembaga pemerintah dapat dipacu 

b. Eksternal

Pembinaan kemampuan dan disiplin seluruh aparat pada dinas-dinas yang ada untuk mentelenggarakan fungsi utama pemerintahan melalui pekerjaan yang diemban oleh dinas masing-masing.

Dua faktor untuk mengukur kerbhasilan kepemimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah :
  1. Kemampuan para pemimpin dan pendukungnya mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan peluang yang terbuka bagi pencapaian tujuan. Ini mencakup kualitas dan motivasi dari sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi.
  2. Tingkat efektifitas dan efisiensi yang dapat dicapai dalam gerak oeganisasi membawakan peranan-peranan yang sudah disepakati. Ini berkenaan dengan cara pengorganisasian, kebijakan yang telah dilaksanakan, jaringan sistem yang terbangun (baik dalam artian manajerial maupun operasional) melalui mana perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian berlangsung


0 komentar:

Poskan Komentar