Rabu, 24 Juni 2015

Plt BUPATI KARAWANG dr CELLICA PANTAU HARGA DAN PASOKAN SEMBAKO DI PASAR BARU KARAWANG


Salah satu upaya menjamin ketersediaan pasokan dan kestabilan harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasaran, Plt Bupati Karawang, dr Cellica melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Baru Karawang, pada Rabu pagi (17/6) rombongan Bupati mendatangi Komplek Pasar Baru Karawang

Sidak yang dilakukan Plt Bupati dr Cellica dilaksanakan tepat menjelang dimulainya bulan suci Ramadhan 1436 Hijriah (H-1), dimana harga-harga diperkirakan mulai merangkak naik. Namun secara umum, harga maupun kondisi pasokan sembako di Kabupaten Karawang dipastikan cukup aman dan masih dalam taraf normal.

Ikut mendampingi plt Bupati, sejumlah pejabat dari dinas/instansi terkait, termasuk Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan dan Energi, H. Hanafi dan Kepala Badan Ketahanan Pangan H. Abdul Aziz langsung menuju ke lokasi kios daging, beras, telur, dan ayam potong. Di masing-masing kios tersebut, Plt Bupati berdialog langsung dengan para pedagang dan masyarakat yang sedang berbelanja guna mengetahui kondisi riil terkait harga dan pasokan saat ini.
Dari hasil dialog tersebut, baik para penjual maupun masyarakat masih menilai bahwa kondisi harga beberapa bahan pokok berada dalam kisaran yang wajar, termasuk harga daging sapi yang berada dalam kisaran harga Rp. 100.000 – Rp. 120.000 per kilogram, daging ayam mengalami kenaikan sebesar  Rp.2000-5000 per kilogramnya. Sedangkan pasokan bahan pokok sendiri saat ini masih mencukupi untuk stok bulan Ramadhan sampai lebaran.

Plt Bupati Karawang, dr Cellica  berharap agar ke depan kondisi harga-harga tersebut tetap dalam kondisi normal dan stabil. Terlebih, pengalaman tahun-tahun sebelumnya harga-harga mulai merangkak naik kembali mendekati awal puasa dan seminggu menjelang lebaran.  Untuk itu, Bupati berharap agar masyarakat tidak mudah terpancing isu-isu ysng  tidak benar terkait kenaikan dan pasokan harga bahan pokok. hanya  kebiasaan  saja  menjelang puasa umat islam banyak yang berbondong bondong belanja untuk sahur pertama (Munggah).

Bupati juga menambahkan, dalam menjalani bulan puasa nanti,masyarakat diharapkan jangan berlebihan dalam menyiapkan segala kebutuhan, karena hal ini dapat menimbulkan inflasi yang akhirnya akan membuat repot kita semua.

0 komentar:

Posting Komentar