Sabtu, 15 Agustus 2015

MINGGON KELURAHAN



Komunikasi harus perlu dilakukan secara intens, karena keberhasilan Pembangunan tidak akan terwujud tanpa terjalin sinergitas dari seluruh pihak termasuk yang hadir pada saat ini RT RW Kader Posyandu Bidan Desa guru Pekerja Sosial Masyarakat dan lain sebagainya, karena pembangunan di Kabupaten Karawang tanggung jawab kita bersama, dipastikan segala program yang sudah dilakukan sedang dilakukan dan akan dilakukan Pemkab Karawang akan tersampaikan pada Minggon tingkat kelurahan ini oleh jajaran Pemkab, kemudian diharap untuk yang hadir pada saat ini bisa dikatakan ujung tombak garda terdepan dapat menjadi Penyambung lidah informasi ke masyarakat luas, tujuan Pemkab hadir pada minggon ini agar segala informasi yang disampaikan itu benar adanya dan bisa menjawab apa issue negatif yang berkembang yang seringkali informasi tersebut didapat dari pihak yang tidak bertanggung jawab, demikian dikatakan Plt Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana saat hadir pada Minggon Kelurahan Rabu (12/8).
Plt Bupati Karawang mengunjungi kegiatan Minggon di 4 Kelurahan antara lain Kelurahan Karangpawitan, Kelurahan Nagasari, Kelurahan Karawang Kulon dan Kelurahan Adiarsa Barat. Camat Karawang Barat turut hadir mendampingi Plt. Bupati Karawang. kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari rabu tiap minggunya di masing masing kelurahan, Kelurahan ialah desa yang ada di perkotaan dipimpin oleh Lurah dari unsur PNS.

Plt. Bupati Karawang mengatakan banyak sekali pembangunan yang sudah di selesaikan bahkan saat ini sedang dilakukan proses pembangunannya seperti yang menjadi unggulan antara lain pelebaran Terowongan Gonggo, Drainase saluran di sepanjang jalan Tuparev Kertabumi, Infrastruktur jalan yang 90% sudah mulus di perkotaan, gedung Pemerintahan seperti kantor Kelurahan Nagasari dan Karangpawitan yang sedang proses dibangun menjadi gedung yang lebih refresentatif agar optimal dalam melayani masyarkat,  kemudian mengenai penataan kota diinformasikan sebagian merupakan partisipasi CSR dari gabungan Perusahaan tidak mengandalkan APBD ini juga wujud sinergi dengan pihak swasta, rencana lain di Interchange Karawang Barat akan di buat median jalan dengan dipasangi PJU serta dilengkapi dengan penghijauan dengan cara penanaman pohon agar 5-10 kedepan menjadi rindang, jalan tersebut akan di perlebar kiri dan kanannya begitu juga jembatan fly over agar tidak menimbulkan kemacetan yang disebabkan oleh kepadatan kendaraan, kemudian Masjid Agung para pedagang Kaki Lima yang ada akan dialihkan di Taman Ade Irma Suryani sekitar tugu Tani Bank BJB, DED nya akan dikonsep menjadi pujasera tertata lebih rapi tidak seperti saat ini, belakang pasar baru pun yang sekitar sekolah Yos Sudarso akan dikosongkan agar tidak kumuh terlihatnya. pada intinya mohon doa agar program kami ini bisa berjalan, dan juga memang perlu dukungan dari seluruh pihak. bila masyarakat semangat sudah dipastikan Pemerintah Daerah pun juga ikut bersemangat untuk membuat Karawang semakin indah seperti kota kota lainnya. 

proses pembangunan yang belum optimal kedepan akan lebih dioptimalkan, kemudian kebijakan yang di lakukan Plt Bupati Karawang agar tepat sasaran sesuai apa yang di inginkan masyarakat. perhatian yang dilakukan Pemkab sudah terasa apa belum itu dapat kita pecahkan di sini, apa yang ingin disampaikan dapat di sampaikan. kepada yang hadir pada kesempatan ini Pemkab ingin mengajak bersama membangun Karawang.

hal lain yang disampaikan berupa himbauan ke Lurah, RT, RW untuk dapat melakukan komunikasi hingga tingkat bawah atau turun langsung ke lapangan agar permasalahan yang ada akan terpecahkan, seperti yang saat ini Pemkab lakukan. 
Plt. Bupati karawang menghimbau mengenai kebersihan lingkungan agar masyrakat  dapat tingkatkan budaya gotong royong tidak hanya mengandalkan Pemerintah,seperti kerja bakti, di lingkungan masing-masing yang di kerahkan RT/RW.

Terakhir Plt Bupati Karawang menyampaikan arahan  mengenai Pesta demokrasi Pilkada yang akan dilakukan di Karawang akhir tahun ini, bila merasa cinta Karawang mari semua untuk ikut andil menjaga keamanan lingkungan masing masing selama proses pilkada berlangsung, memilih itu adalah hak pribadi dalam proses demokrasi. hal-hal lain yang dapat memicu perseteruan seperti memfitnah dan menjelekan salah satu calon Kepala Daerah agar tidak dilakukan pada prinsipnya jangan ada perseturuan karena segala perbedaan harus dihargai.

0 komentar:

Posting Komentar