Sabtu, 08 Agustus 2015

SEMINAR NASIONAL BUMDES BERBASIS EKONOMI SYARIAH


Guna memberikan pilihan kepada Kepala Desa dan Pengurus BUMDes mengenai jenis usaha berbasis Ekonomi Syariah, serta menunjang salah satu tugas Kepala Desa dalam pembinaan BUMDes di masing-masing desa dan menambah wawasan mengenai pemberdayaan masyarakat desa melalui BUMDes yang berbasis ekonomi syariah. Berdasarkan dengan permasalahan yang tersebut, acara Seminar Nasional “Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berbasis Ekonomi Syariah” dilaksanakan pada hari Kamis (30/7) di gedung Aula Husni Hamid Pemerintah Daerah Karawang oleh Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Bina Cipta Madani, Karawang yang di sponsori oleh Bank BJB.

Dalam sambutan Plt. Bupati Karawang yang dibacakan oleh Asda III Asisten Administrasi Setda Karawang Drs. H. Ramon Wibawa Laksana M,Si menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengembangan ekonomi di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya beragama islam, serta perkembangan ekonomi suatu bangsa akan baik apabila akhlak masyarakatnya juga baik.

Plt. Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya menekankan bahwa di daerah Karawang sendiri sudah cukup banyak desa-desa yang telah menggunakan BUMDes, selain itu dari setiap desa-desa di Karawang memiliki potensinya masing-masing yang dapat dibangun dan diangkat sehingga perekonomian di desa itu juga ikut bangkit.

Acara Seminar Nasional “Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berbasis Ekonomi Syariah” dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Bakorwil PP Wilayah III, Dirjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Drs. Sugeng Riyono, M.Si selaku pemateri I, Kasubdit Kelembagaan BUMDes Drs. Mulyadin Malik, M.Si selaku pemateri II,Practition of Islamic Banking and Finance Hendri Tanjung, Ph.D selaku pemateri III, dan moderator oleh Asep G., S.Ag., M.Ag. Serta dihadiri juga oleh pengamat ekonomi, 200 desa dari 309, 11 perguruan tinggi, 30 camat, 65 mahasiswa dan umum

0 komentar:

Posting Komentar