Rabu, 30 Maret 2016

BUPATI KARAWANG MEMBUKA PEKAN OLAHRAGA PELAJAR KABUPATEN (POPKAB) TINGKAT KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2016


Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Karawang adalah ajang pencarian bibit-bibit atlet untuk mewakili Kabupaten Karawang pada tingkat Provinsi Jawa Barat maupun pada tingkat Nasional, sebagai wadah dan pembinaan bagi siswa berprestasi  dalam bidang olahraga, serta untuk memupuk dan mempererat tali silaturahmi antar guru dan siswa di Kabupaten Karawang. Berkenaan dengan hal tersebut, pembukaan kegiatan POPKAB Tingkat Kabupaten Karawang tahun 2016 diselenggarakan, pada Selasa (29/3) bertempat di Lapangan Karangpawitan Kab. Karawang dan dibuka oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana. 
            Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag, Sekertaris Daerah Kab. Karawang Drs. H. Teddy Rusfendi Sutisna, Ketua KONI Kabupaten Karawang, Kadisdikpora Kab. Karawang, Ketua Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kabupaten Karawang, Kepala UPTD PAUD, SD se-Kab. Karawang.
            Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan ajang pencarian bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu berprestasi diberbagai cabang olahraga, baik ditingkat Provinsi Jawa Barat maupun Tingkat Nasional sehingga bisa berprestasi dan membawa nama harum Kabupaten Karawang.
            Selanjutnya Bupati Karawang menambahkan bahwa, “persoalan menang atau kalah bukan menjadi persoalan yang utama, tetapi bagaimana caranya kita melahirkan sesuatu yang baik yang memiliki integritas, dedikasi untuk membawa nama harum Kabupaten Karawng ke tingkat Nasional”, ujar Cellica.
            Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menyampaikan, terima kasih kepada seluruh Kepala Sekolah, Dewan Guru, para wasit, para pelatih, para pembimbing yang senantiasa selalu membimbing anak-anak didik semuanya.
            Terakhir Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana berharap bahwa, melalui kegiatan ini akan terjalin silaturahmi dan persaudaraan antar pelajar serta para guru dimasing-masing sekolah sehingga prestasi dapat diraih sehingga dapat membawa nama Kabupaten Karawang sampai ke tingkat Provinsi bahkan Nasional.
            Dalam laporannya Kadisdikpora Kabupaten Karawang Drs. H. Dadang Sugardan, M.Pd menyampaikan bahwa, kegiatan POPKAB ini dilaksanakan dari tanggal 29 Maret sampai 2 April 2016, yang menjadi peserta dalam kegiatan ini seluruh sekolah se-Kab. Karawang, antar lain sekolah tingkat SMA/SMK sederajat Kelas X dan XI (diikuti oleh 40 sekolah terdiri dari 1.248 atlet), SMP sederajat Kelas VII dan VIII (diikuti oleh 84 sekolah sediri dari 364 atlet) dan SD Negeri maupun Swasta kelas V atau sesudahnya (diikuti oleh 30 UPTD PAUD, TK terdiri dari  1.110 atlet ). Sehingga jumlah keseluruhan peserta diikuti oleh 154 sekolah dari atlet sebanyak 2.722 atlet, official dan pelatih  sebanyak 484.
            Selanjutnya bagi atlet yang menjadi juara 1 di Kabupaten Karawang berhak untuk mewakili pada Olimpiade Olahraga Siswa (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan diselenggarakan untuk tingkat SMK di Kabupaten Kuningan, tingkat SMA di Kota Bandung, dan Tingkat SMP serta SD  di Kota Cirebon.
            Adapun Cabang Olahraga yang dipertandingkan adalah 10 Cabor (atletik, tenis meja, bulutangkis, sepak bola mini, catur, bola voli/voli mini, renang, pencak silat, karate, dan basket) serta 1 olahraga tradisional. Tropy yang diperebutkan dalam POPKAB kali ini adalah Piala Bergilir Bupati Karawang untuk juara 1 tingkat SMA/SMK, SMP dan SD, serta Piala tetap DISDIKPORA untuk juara 1, 2, dan 3 tingkat SMA/SMK, SMP, dan SD


Selasa, 29 Maret 2016

PERINGATAN HUT POLISI PAMONG PRAJA KE 66 DAN HUT PERLINDUNGAN MASYARAKAT KE 54 TINGKAT KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2016


Berkenaan dengan rangkaian Giat Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke 66 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke 54 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang telah dilaksanakan pada hari selasa, 15 Maret 2016 di Lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor. Maka Satuan Polisi Pamong Praja tingkat Kabupaten Karawang menggelar Peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Tingkat Kabupaten, pada Selasa (29/3) yang bertempat di Plaza Pemkab Karawang dan yang bertugas menjadi Inspektur Upacara Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
Dalam kesempatan ini hadir pula Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag, Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang Drs. H. Teddy Rusfendi, Kasatpol PP Kab. Karawang beserta seluruh jajarannya, Kapolres Karawang, perwakilan dari Kajari Kab. Karawang, seluruh Kepala OPD Kabupaten Karawang, Camat se-Kab. Karawang.
            Pada kesempatan tersebut Bupati Karawang membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI menyampaikan bahwa, keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja merupakan salah satu potensi sumber daya aparatur yang sangat penting dalam pemerintahan daerah. Sehingga penempatan Satuan Polisi Pamong Praja harus memiliki kompetensi dan latar belakang keilmuan yang sesuai dengan bidangnya.
            Selanjutnya, untuk dapat memenuhi harapan masyarakat maka perlu adanya pola sikap dan pola tindak humanis yang harus dimiliki oleh Polisi Pamong Praja, sebagaimana unsur yang harus dimiliki antara lain unsur humanis, berdedikasi, disiplin dan tegas. Hal tersebut karena Polisi Pamong Praja harus mampu memberikan ketulusan pelayanan kepada masyarakat melalui konsep “3S” (Salam, Sapa dan Senyum).
            Terakhir Bupati Karawang menekankan beberapa hal kepada seluruh Jajaran Polisi Pamong Praja antara lain:
1.     1. Banggalah dan junjung tinggi kehormatan Satuan Polisi Pamong Praja sebagai ladang pengabdianmu kepada bangsa dan Negara.
2.     2. Wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dalam melaksanakan urusan wajib ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.
3.     3. Selalu kedepankan mekanisme preemetif dan prefentif pada setiap upaya penegakan Perda dan proses-proses pembinaan dan penertiban kepada masyarakat melalui pola sikap dan pola tindak humanis.
4.      4. Tingkatkan profesionalisme dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan terus senantiasa mendekatkan diri kepada masyarakat, membangun jejaring dan komunikasi dengan anggota Polisi Pamong Praja di seluruh Indonesia serta,
5.      5. Jaga Kedisiplinan diri dan ketegasan dalam bertindak agar kewibawaan Polisi Pamong Praja dapat terjaga.
Dalam laporan panitia pelaksana, peringatan HUT kali ini mengambil tema “Dengan Semangat HUT Satuan Polisi Pamong Praja ke 66 dan dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat ke 54, Kita Wujudkan Pol PP dan Linmas yang Humanis, Berwibawa,Disiplin dan Tegas”.
Adapun rangkaian peringatan HUT Satpol PP ke 66 dan Linmas ke 54 tingkat Kabupaten Karawang antara lain melaksanakan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kab. Karawang, pemberian santunan kepada para janda anggota Satpol PP yang sudah meninggal, melaksanakan kerja bakti/kebersihan dilingkungan kantor Satpol PP Kab. Karawang, melaksanakan kegiatan Gerakan Disiplin Daerah (GOD), melaksanakan kegiatan Bimbingan Generasi Muda (Binggen), dan melaksanakan sosialisasi Perda Kab. Karawang tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat
  
.

Rabu, 23 Maret 2016

BUPATI KARAWANG HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KARAWANG


DPRD Kabupaten Karawang menggelar Rapat Paripurna, dengan agenda penyampaian pidato Bupati Karawang terhadap Laporan Keterangan Pertanggung  Jawaban Tahun 2015, Penetapan Dua Raperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, Raperda Tentang Kawasan Tanpa Rokok, Pembentukan Pansus Pansus diantaranya Pansus Raperda tentang penyelenggaraan Pelayanan  Publik, Pansus Penyelenggaraan Kepariwisataan, Pansus LKPJ Bupati Tahun 2015, serta agenda PenyampaianPerubahan Alat Kelengkapan Dewan,
Rapat Paripurna yang berlangsung di aula Gedung DPRD Karawang ini, dipimpin Wakil Ketua I DPRD Karawang, Sri Agustina Suroto, didampingi  Ketua, H.Toto Suripto,  Selasa  (22/03/2016).
Hadir juga, Bupati dan Wakil Bupati, dr.Cellica Nurrachadiana – H.Ahmad Zamakhsyari.S.Ag, Unsur Muspida, Sekda, para asisten, staf ahli, serta Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor dan Kepala Bagian, para Camat, Para Kepala Desa/Lurah di lingkungan Pemkab Karawang.

Selasa, 22 Maret 2016

BUPATI KARAWANG HADIRI SIDANG ISBAT NIKAH DI KECAMATAN TIRTAMULYA



Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana menyerahkan buku surat nikah secara simbolis, kepada 5 pasangan suami isteri yang sudah melalui sidang itsbat nikah yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang bekerjasanma dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama. 
Penyerahan buku nikah tersebut dilakukan oleh  Bupati Karawang, beretampat Aula Kantor Kecamatan Tirtamulya, Senin (21/03). Selain Bupati, tampak hadir,  Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, 5 orang Peserta Itsbat yang menerima simbolis dari 25 Peserta Isbath yang telah menerima buku nikah.
Ketua Pengadilan Agama Kab Karawang, Drs.H.M.Yusuf SH.MH   dalam laporannya menyampaikan, Itsbat nikah digelar berdasarkan Surat edaran Mahkamah Agung Nomor 3 tahun 2014 tentang tata cara pelayanan dan pemeriksaan perkara voluntair itsbat nikah dalam pelayanan terpadu. jumlah penerima itsbat nikah Kecamatan Tirtamulya adalah sebanyak 25 pasang Suami Istri yang terselesaikan dari 35 yang di proses. 
Dijelaskannya, warga yang menerima surat nikah setelah melakukan pengajuan kepada Pengadilan Agama dan telah melakukan nikah ulang seluruhnya sudah menerima buku Nikah.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para penerima buku nikah dan terimakasih kepada Pengadilan Agama Dinas Kependudukan Catpil, Kementerian Agama dan pihak-pihak terkait yang sudah membantu pelaksanaan istbat nikah. Istbath nikah ini bukan pertama kali dilakukan di Karawang ini, kami Pemkab sudah keliling dari kecamatan ke kecamatan dan antusiasnya sangat tinggi ada yang sudah nikah sejak tahun 60 an baru memiliki buku nikah saat ini, ini sangat bermanfaat mereka yang belum memiliki buku nikah, dengan adanya Itsbath Nikah maka ini juga bisa disebut wujud sinergitas yang ada di Pemerintah Kabupaten Karawang, selama ini sangat berjalan lancar, saat Ketua Pengadilan Agama minta waktu untuk bertemu tukar pikiran respon antara dua lembaga pun terjalin pada tahun 2015 lalu  saja sudah ratusan pasang yang sudah lakukan Itsbath Nikah di seluruh daerah yang ada di Karawang. begitu juga dengan muspida lain seluruh program kerja pun bersinergi dengan baik, karena sulit bila bekerja tanpa ada dukungan dari beberapa pihak. dasar diadakan Sidang Istbath karena Akta nikah merupakan persyaratan utama dalam administrasi kependudukan dan wajib dimiliki. Masih banyak masyarakat kita yang masih belum memiliki akta nikah namun dengan ada upaya ini bisa mengurangi dan semuanya juga dilakukan dengan jemput bola mendata. Untuk itu kedepannya akan kita usahakan keseluruhan masyarakat yang sudah nikah namun belum memiliki buku nikah maka segera untuk melakukan itsbat nikah.

BUPATI KARAWANG TERIMA ROMBONGAN DIKLAT KEPEMIMPINAN PROVINSI MALUKU


Dalam sistem manajemen kepegawaian, pejabat Struktural Eselon IV memainkan peranan yang sangat menentukan dalam menjabarkan Visi Misi Instansinya. Tugas ini menuntut Pejabat Struktural Eselon IV memiliki kompetensi kepemimpinan operasional yaitu kemampuan dalam melaksanakan kegiatan instansi dan kemampuan mempengaruhi serta memobilisasi bawahan dan steakholder strategisnya dalam melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan.
Untuk dapat membentuk sosok Pejabat Struktural Eselon IV seperti tersebut diatas, Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Maluku selenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan VII bagi PNS lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Buru Selatan (Provinsi Maluku) dan Kabupaten Halmahera Tengah (Provinsi Maluku Utara), salah satu mata diklat dalam agenda merancang perubahan dan membangun Tim adalah  “Banchmarking ke Best Practice” yang dilaksanakan di Kabupaten Karawang.
Kedatangan rombongan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV  Angkatan VII PNS lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Buru Selatan (Provinsi Maluku) dan Kabupaten Halmahera Tengah (Provinsi Maluku Utara)  tersebut diterima langsung oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana didampingi Asisten Pemerintahan Samsuri.S.Ip. dilantai III Gedung Singaperbangsa Komplek Pemkab Karawang.
Kepala Bandiklat Provinsi Maluku ir.Syuryadi Sabirin.M.Si dalam sambutannya menyampaikan, bahwa benchmarking  dimaksudkan untuk melihat dan mengamati langsung kegiatan yang merukapan inovasi-inovasi atau kelebihan-kelebihan yang dilakukan oleh SKPD/ Badan,Dinas, Kantor dan Lembaga lainnya untuk memajukan daerahnya yang dikaitkan dengan sejauh mana inovasi yang dilakukan sejalan dengan Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan, Integritas, Pengembangan Potensi Diri bagi SDM di jajaran SKPD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang sebagai Bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perbedaan Benchmarking ke Best Practice dengan Orientasi Lapangan (OL) adalah: Bahwa Benchmarking dilakukan oleh Peserta Diklat tidak untuk mencari kekurangan suatu SKPD sebagai bagian dari Pemerintah daerah, tetapi justru untuk melihat mengamati dan mengadopsi (mengaplikasi dan mengimplementasikan) kelebihan tersebut di daerah asal masing-masing hal-hal yang bisa ditiru dan diterapkan (berupa inovasi-inovasi). Sedangkan pada Diklat yang terdahulu OL dimaksudkan untuk mencermati Badan/Dinas/Kantor, menemukan kekurangan dan memberikan rekomendasi untuk jalan keluar/solusi atas temuan peserta Diklat demi kemajuan suatu Badan/Kantor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ditambahkannya, “Bagi Kami, Pemerintah Kabupaten Karawang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat sebagai contoh dibidang pertanian, Kabupaten Karawang mendapat Prestasi Nasional urutan ke-12 terbaik dalam Pendidikan dan keterampilan pelaku utama petani, sehingga menjadi alasan Kami memilih Kabupaten Karawang sebagai Lokasi kegiatan Banchmarking ke Best Practice peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV “, ungkapnya.
Sementara itu Bupati Karawang dalam sambutannya menyampaikan, Karawang kedepan merupakan Kabupaten yang akan menjadi Pilot Project  dalam pembangunan Bandara Internasional dan Pelabuhan,  tapi disisi lain dengan pesatnya laju pembangunan terlebih untuk Kawasan Industri, Karawang berkomitmen untuk tidak merubah alih fungsi lahan pertanian, dimana Karawang salah satu daerah pemasok Pangan Nasional. Karawang terkenal kaya dengan Gas, hasil Bumi dan hasil laut.
Beliau merasa senang atas dijadikannya Karawang sebagai Lokasi kegiatan Bachmarking ke Best Practice oleh Pemerintah Provinsi Maluku, tentunya dengan kegiatan ini menurut Beliau akan menjadi sarana yang baik untuk saling tukar ilmu ataupun ajang Silaturahmi. “Apa yang baik di Kabupaten Karawang silahkan diadopsi, tapi sebaliknya jika ada hal – hal yang kurang baik, kami mengharapkan masukan dari para Bapak/Ibu sekalian kepada dinas terkait Kami”, tandasnya.

Minggu, 20 Maret 2016

BUPATI KARAWANG MENGHADIRI PEMBUKAAN MUSYAWARAH DAERAH MUHAMMADIYAH KE 7 DAN ‘AISYIYAH KE 6 KABUPATEN KARAWANG



Musyawarah daerah, konferensi atau apapun namanya, dalam suatu organisasi merupakan salah satu agenda kegiatan yang sangat penting artinya bagi kelangsungan kehidupan organisasi yang bersangkutan, baik dalam rangka mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan maupun untuk merumuskan program kerja yang akan dijalankan kedepan.
            Sebagaimana yang telah diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) suatu organisasi mengenai amanat musyawarah daerah, dalam hal ini organisasi Muhammadiyah. Maka pembukaan musyawarah daerah Muhammadiyah ke 7 dan ‘Aisyiyah ke 6 berlangsung pada Sabtu (19/3) bertempat di Islamic Center Muhammadiyah Jl. Interchange Tol Karawang Barat, hadir pula pada kesempatan tersebut Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
            Pada kesempatan tersebut Bupati Karawang menyampaikan bahwa, musyawarah ini sebagai ajang silaturahmi satu sama lain, bertukar pikiran, bertukar pandangan, visi dan misi untuk membangun suatu bangsa, untuk membangun Kabupaten Karawang melalui Muhammadiyah. Sehingga siapapun pimpinannya nanti harus mampu membawa perubahan-perubahan untuk kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang.
            Selanjutnya, apapun yang menjadi pilar-pilar, visi dan misi Muhammadiyah, akan senantiasa dapat bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Terdapat 4 program yang pertama pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan isu-isu strategis sosial yang tentunya pengembangan akhlak dan budi pekerti. Pemerintah daerah Kabupaten Karawang akan mengadakan pengajian setiap kliwonan yang akan dimulai dari masjid Al-Jihad Kabupaten Karawang, Makom Syech Quro, Makam Adipati Singaperbangsa, lalu keliling ketempat yang sudah dijadwalkan dan yang terakhir di Rumah Dinas Bupati Karawang, karena hal ini merupakan pendekatan sosial culturan pemkab Karawang, pendekatan secara agamis, pendekatan yang memang harus dilaksanakan agar seyogyanya apa yang diharapakan dapat menjadi anak-anak yang berbudi pekerti luhur, akhlak yang baik dan memiliki kecerdasan secara intelektual, emosional, serta menghormati orang tua dan gurunya.
            Terakhir Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana berharap bahwa, organisasi Muhammadiyah mampu mengutamakan kepentingan khalayak banyak yang lebih luas lagi, dibanding dengan kepentingan kelompok dan golongan. Serta berharap agar yang menjadi pimpinan nanti dapat menjadi mitra yang baik dengan pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pengurus Muhammadiyah dimisioner telah menjadi mitra yang baik bersama pemerintah daerah Kabupaten Karawang dengan memberi saran yang konstruktif bagi pemerintah daerah Kabupaten Karawang, sehingga kedepannya nanti Bupati dan Wakil Bupati Karawang dapat mewujudkan Kabupaten Karawang yang toyibatun warobun ghofur, yang dapat mensejahterakan dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
            Pada kesempatan tersebut selain Bupati Karawang, turut hadir pula Ketua PDM Karawang masa bakti 2010-2015 Drs. Maman Kosman, MM beserta seluruh jajarannya, Ketua PWM Jawa Barat Dr. H. Zulkarnain, SH., M.Hum, para pimpinan cabang Muhammadiyah se-Kab. Karawang, perwakilan dari Polres Karawang, serta ditutup oleh tausyiah oleh Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag.
            Dalam laporannya Ketua Panitia Wahyono, S.Pd.I melaporkan bahwa, musda kali ini mengusung tema “Gerakan Pencerahan Menuju Karawang Berkemajuan”. Agenda musda yang akan berlangsung ini adalah melaporkan pertanggungjawaban PDM masa bakti 2010-2015, menetapkn program kerja PDM 2015-2020, serta menetapkan dan memilih pimpinan daerah Muhammadiyah (PDM) periode 2015-2020.


Kamis, 17 Maret 2016

BUPATI KARAWANG MEMBUKA PERTEMUAN LINI LAPANGAN PLKB, PLKB NON PNS, POS KB DAN STAFF BKBPP SE KABUPATEN KARAWANG



Salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan  daerah, adalah terwujudnya keberdayaan masyarakat dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan hidupnya, baik sebagai individu, keluarga maupun masyarakat.
            Program KB di Kabupaten Karawang dari tahun ke tahun sudah menunjukan keberhasilan. Demikian halnya dengan keberhasilan penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang pada prinsipnya memiliki keterkaitan erat dengan keberhasilan penyelenggaraan program Keluarga Berencana.
            Demi meningkatkan koordinasi dan keberhasilan program Keluarga Berencana menuju Karawang yang maju, mandiri, adil, makmur dan sejahtera. BKBPP Kabupaten Karawang menyelenggarakan Pertemuan Lini Lapangan dengan seluruh stake holder BKBPP Kabupaten Karawang di Aula Husni Hamid Kompleks Pemkab Karawang, pada Rabu (16/3) dan secara resmi dibuka oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
            Dalam kesempatan tersebut Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan bahwa, Kabupaten Karawang sekarang bukan lagi menjadi Kota transit namun menjadi kota tujuan utama bagi para pendatang, hal ini dikarenakan apabila mengenai proyek pembangunan Bandara Internasional dan kereta api cepat dilaksanakan, menjadikan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Karawang menjadi meningkat.
            Hal ini tentunya menjadikan fokus bagi semua komponen bukan hanya BKBPP, tetapi Disdukcapil ikut memberikan program-program yang tepat guna menahan laju pertumbuhan penduduk ini, agar apa yang menjadi misi Bupati dan Wakil Bupati Karawang menuju Karawang yang maju, mandiri, adil, makmur dan sejahtera dapat tercapai.
            Terakhir Bupati Karawang menyampaikan bahwa, pemerintah Kabupaten Karawang memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran KB yang telah memberikan waktu dan tenaganya serta pengabdiannya, serta apa yang menjadi masukan yang diberikan kepada pemerintah kedepannya agar bisa menghasilkan kebijakan-kebijakan yang bermanfaat dan tepat bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
            Pertemuan Lini Lapangan ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag, perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Barat Drs. Sugilar, Kepala BKBPP Kabupaten Karawang Dr. Drs. Banuara N, MM beserta seluruh stake holder KB se-Kabupaten Karawang, dan perwakilan dari Bappeda Kabupaten Karawang.


Rabu, 16 Maret 2016

BUPATI KARAWANG MEMBUKA PEKAN KREATIVITAS SISWA SERTA PENCANANGAN ANAK GEMAR MENABUNG OLEH UPTD PAUD-SD KARAWANG BARAT




Menumbuhkembangkan serta mengaktualisasikan bakat, seni, kreatifitas serta potensi yang dimiliki para siswa, agar dapat mengapresisasi seni dan budaya lokal maupun nasional terhadap siswa, untuk menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dan jiwa nasionalisme kepada para siswa, serta mensosialisasikan gemar menabung kepada peserta didik, pendidik dan orang tua siswa.
Hal diatas merupakan tujuan utama diselenggarakannya kegiatan tersebut, maka UPTD PAUD-SD Kecamatan Karawang Barat, menggelar Pekan Kreativitas Siswa sekaligus Pencangangan Anak Gemar Menabung di Lapangan Karangpawitan, pada Selasa (15/3) dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
Dalam sambutannya Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan bahwa, seorang anak dengan mempunyai basis-basis kreativitas dalam dirinya, seperti contoh dalam hal teknologi, maka akan dapat menghasilkan pendapatan yang begitu besar serta dapat membantu negaranya bahkan dirinya sendiri.
Contoh tersebut berawal dari sebuah kreativitas yang tidak mungkin menjadi mungkin, oleh karena itu Kabupaten Karawang dengan begitu banyak sumber daya alam dan potensinya yang luar biasa, serta guru-guru yang hebat dan handal harus dapat melahirkan anak-anak yang mempunyai kreativitas dan jiwa seni yang tinggi agar menjadi pedoman bagi hidupnya.
Selanjutnya, pemerintah daerah Kabupaten Karawang akan bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Pemudan dan Olahraga Kabupaten Karawang untuk melahirkan pendidikan-pendidikan yang aktif, seperti halnya yang akan mengembangkan pariwisata sebagai ikon Kabupaten Karawang dengan banyak berdiri pula hotel-hotel di Kabupaten Karawang, maka dari itu pemerintah akan membuat sekolah-sekolah yang berbasis kepariwisataan dan perhotelan di Kabupaten Karawang, dan yang tentunya dengan dukungan-dukungan yang berbasis keterampilan.
Terakhir Bupati Karawang menyampaikan ucapan terima kasih kepada bank yang menjadi mitra penyelenggara kegiatan gemar menabung, sehingga anak-anak dapat belajar untuk menabung dan menghemat dengan system perbankan yang utuh guna mengajarkan nilai belajar untuk menghemat. Sehingga dapat mengajarkan anak nilai belajar untuk menghemat, nilai untuk menghargai uang, nilai untuk belajar menabung bukan nilai nominal yang terdapat pada uang tersebut.
Pada Kegiatan Kreatifitas Siswa dan Pencangan Anak Gemar Menabung ini dihadiri oleh KadisDikPora Kabupaten Karawang, perwakilan dari Kapolres Karawang, perwakilan dari kodim 0604 Karawang,  Ketua PGRI Kabupaten Karawang, Camat Karawang Barat, dan Lurah se-Kecamatan Karawang Barat. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 15-16 Maret 2016, peserta yang mengikuti kegiatan ini ada 1 PAUD, 1 TK dan 47 SD Negeri maupun Swasta yang berlangsung di Lapangan Karawangpawitan

BUPATI KARAWANG MENGHADIRI SOSIALISASI BUKU PANDUAN BHABINKAMTIBMAS DAN PENYULUH AGAMA KAB. KARAWANG TENTANG BAHAYA TERORISME DAN RADIKALISME AGAMA



Radiklasime muncul dari paham agama tertutup. Kaum radikal selalu merasa kelompok mereka yang paling memahami ajaran Tuhan, karenanya mereka suka mengkafirkan orang lain atau menanggap orang lain sesat.  Dilihat dari sejarahnya, radikalisme terdiri dari dua wujud, radikalsime dalam pikiran, yang sering disebut juga fundamentalisme dan radikalisme dalam tindakan atau terorsime.
            Terorisme tidak selalu menentang globalisasi, namun terorisme juga memanfaatkan globalisasi untuk kepentingannya. Jaringan terorisme memanfaatkan teknologi dan komunikasi untuk menyebarkan ideologinya. Penyampaian pemberitaan dan pesan dapat cepat terkirim kemasyarakat global maupun kelompoknya melalui media massa, baik cetak maupun elektronika. Tujuan dari kelompok teroris dalam pemanfaatan media massa antara lain penyebaran pesan atas rasa takut, ancaman, ideologi, perekrutan dan mengembangkan sel-sel terornya secara luas.
            Salah satu cara menangkal, membatasi, mencegah bahkan meluruskan faham yang menyesatkan, maka Polres Karawang mensosialisasikan Buku Panduan Bhabinkamtibmas dan Penyuluh Agama Kab. Karawang Tentang Bahaya Terorisme Dan Radikalisme Agama yang berlangsung di Hotel Grand Karawang Indah, pada Selasa (15/3).
            Dalam Kesempatan tersebut Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan bahwa, oknum-oknum yang mengatasnakan Islam dengan jihadnya dengan pemahaman-pemahaman radikalnya tidak boleh ada, dan harus dipahami bersama bahwa pendidikan dasar agama yang terpenting adalah keluarga.
            Sesungguhnya peran orang tua, guru, dan para pemimpin diwilayahnya mempunyai tugas dan kewajiban penting, bahwa sistem terorisme itu salah dan tidak boleh terjadi lagi di Kabupaten karawang, sehingga kedepannya Kabupaten Karawang menjadi pionir penggerak deradikalisme yang ada di Indonesia.
             Sehubungan dengan hal tersebut, Kepala Kemenag Wilayah Karawang mengajak kepada seluruh komponen masyarakat harus bekerjasama untuk melakukan pencegahan dengan dialog-dialog untuk memperluas wawasan keislaman. Karena ini semua merupakan tugas kita semua para cendikiawan, ulama, profesional dan komponen masyarakat yang lain untuk mengatasi berkembang biaknya paham radikalisme tersebut.
            Melalui buku panduan inilah salah satu upaya dari Kementrian Agama dalam mengcover perkembangan ideologi radikalisme dan terorisme yang ada di Kabupaten Karawang. Serta akan terus berperan aktif melalui penyuluh-penyuluh agama , dalam hal ini untuk menjaga kestabilan Kabupaten Karawang dan mempertahankan NKRI.
            Pada acara sosialisasi buku panduan ini dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, Ketua DPRD Kab. Karawang, Kapolres Karawang, perwakilan dari kodim 0604 Karawang, Ketua MUI Kabupaten Karawang,  para penyuluh agama Islam 30 orang, Kalapas Kelas 2A, Kajari, seluruh Kapolsek resor Karawang. Sosialisasi buku panduan tentang terorisme dan radikasilme agama disampaikan oleh Humas Kemenag Wilayah Karawang.

Selasa, 15 Maret 2016

BUPATI KARAWANG HADIRI PERESMIAN GEDUNG BARU KOMPLEK TERPADU AN-NUR JATISARI


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana hadiri peresmian gedung/bangunan baru Kompleks Terpadu An-Nur di Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari, Jumat (11/03).  Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh donatur Qatar Charity Syeikh Muhammad Jassim Ali-Kawary,  didampingi oleh Duta Besar Qatar, Asisten Daerah bidang Kesra Pemprov Jabar, Bupati karawang, serta Direktur Qatar Charity Indonesia Syech Karam Z,Aly

Kompleks Terpadu An-Nur berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektar. Kompleks tersebut memiliki 100 unit rumah berukuran 48 meter persegi dengan luas tanah 75 meter persegi. Selain rumah, dalam kompleks tersebut terdapat fasilitas umum berupa masjid, sekolah, klinik kesehatan, taman bermain, serta tempat parkir dan fasilitas olahraga bulutangkis, voli, dan basket.
Kompleks tersebut merupakan bantuan dari lembaga sosial internasional Qatar Charity Indonesia, dimana fasilitas-fasilitas yang ada di kompleks tersebut dapat dipergunakan oleh masyarakat luas. Qatar Charity Indonesia melaksanakan secara penuh proses pembangunan kompleks tersebut, sedangkan pengelolaannya, kompleks tersebut diserahkan kepada Yayasan Al-Hasanat sebagai muwakif (pemberi wakaf) tanah dari kompleks tersebut.
Bupati Karawang pada kesempatan tersebut menyampaikan, “Harapan kita semua tentunya dengan hadirnya pesantren al-quran di Kabupaten Karawang akan lebih menarik minat masyarakat untuk terus berupaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi dan kandungan al-quran agar hidup dan kehidupan kita menjadi lebih bermakna bagi kemaslahatan dunia dan kebahagiaan di akhirat,”ungkapnya.
Ditambahkannya, kepedulian dari para donatur dalam membantu meringankan beban pemerintah dalam pembangunan, khususnya pembangunan mental spiritual, sangat mendukung terhadap proses pembangunan manusia seutuhnya, jasmani dan rohani, jiwa dan raga, sesuai dengan pesan founding father bangsa yang diabadikan dalam lagu indonesia raya, bangunlah jiwanya bangunlah badannya.
Terakhir, Beliau secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan “selamat” kepada jajaran panitia pelaksana, atas diresmikannya gedung ini, semoga keberadaannya ini menjadi bagian terpenting dalam upaya mencerdaskan anak bangsa yang berkualitas, cerdas, terampil, berbudaya dan berakhlak mulia, sekaligus mengaktualisasikan potensi manusianya secara utuh dan optimal agar mampu berperan dalam dinamika kehidupan global

PELANTIKAN ANGGOTA BARU SISPAMDU ZHADOEL ANGKATAN X



Bupati Karawang dr.Cellica Nurarachadiana, Minggu (13/03) hadiri sekaligus menyematkan tanda anggota pada pelantikan anggota Sispamdu Zhadoel Karawang angkatan X yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Swiss Bellin karawang.

Anggota baru yang dilantik pada saat itu sebanyak 55 orang, terdiri dari berbagai kalangan yang tergugah untuk menjadi satu kesatuan dalam pelayanan sosial tanpa pamrih, mulai dari Wiraswasta, Buruh Pabrik, Pers, sampai PNS didalamnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Kesbangpolinmas, pengurus Orari, Rocketbaya, Rafi, serta undangan lainnya.
Diawal sambutannya Bupati menyampaikan, Dengan berbagai kepedulian yang telah dilakukan oleh Sispamdu Zhadoel, Beliau optimis peran dan fungsi sispamdu zhadoel akan selalu dibutuhkan dalam kapasitasnya sebagai mitra kepolisian dalam melkasanakan ketertiban masyarakat, khususnya dalam bidang sosial.
Ditambahkannya, komunitas zadoel juga diharapkan senantiasa selalu peka  terhadap berbagai permasalahan dilingkungan, karena Sispamdu Zhadoel merupakan bagian dari masyarakat karawang, oleh karena itu keluarga besar Sispamdu Zhadoel tidak bisa melepaskan diri dari berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama turut membantu aparat kepolisian dalam upaya penanganan penyakit sosial masyarakat seperti ; penyalahgunaan narkoba, penanganan hiv/aids, prostitusi/seks bebas, miras, premanisme, curanmor,  kenakalan remaja dll.
Menurut Bupati, hal ini perlu Beliau kemukakan, mengingat perilaku masyarakat saat ini cenderung lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompoknya, sehingga sifat-sifat anarkis sudah menjadi pemandangan keseharian yang sangat memprihatinkan. oleh karena itu kiranya perlu disikapi oleh seluruh komponen masyarakat yang punya kepedulian terhadap terciptanya suasana karawang kondusif yaitu : aman, tenteram, tertib dan damai.
Disisi lain, momentum kegiatan ini, hendaknya dimanfaatkan oleh keluarga besar Sispamdu Zhadoel, melalui langkah-langkah konsolidasi secara intensif, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas diri para anggota, mengingat hal tersebut akan menjadi eksis apabila mengacu pada tiga pilar kekuatan utama yaitu ; profesional, integritas dan solidaritas,
Terakhir,  kepada anggota sispamdu zhadoel yang baru dilantik, Beliau secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan “selamat bertugas”, semoga kepercayaan dan amanah ini dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi perkembangan organisasi dan kesejahteraan para anggota serta dapat menggalang kerjasama yang baik dengan institusi kepolisian khususnya polres karawang serta Pemerintah Daerah

BUPATI HADIRI PELANTIKAN DAN PENGUKUHAN DISTRIK DAN RAYON AMS KABUPATEN KARAWANG PERIODE 2016 - 2021


Sebagai bentuk rasa solidaritas serta kemitraan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dengan salah satu Ormas (Organisasi Masyarakat), Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana hadiri prosesi pelantikan dan pengukuhan Distrik dan Rayon Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Kabupaten Karawang yang digelar di Aula RM Alam Ceria,  Jl.Surotokunto Rawagabus, Minggu (13/03).
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, kegiatan seperti ini hendaknya dipandang sebagai ungkapan rasa syukur kita atas berbagai nikmat yang telah kita terima, serta dimanfaatkan sebagai alat ukur bagi kita, khususnya mengenai kemajuan-kemajuan dan keberhasilan yang telah kita raih, serta seberapa besar peran yang telah kita berikan dalam kehidupan di tengah masyarakat”, ungkapnya.
Ditambahkannya, terlebih lagi bagi AMS yang merupakan salah satu organisasi pengembangan nilai-nilai kejuangan, diharapkan dapat lebih meningkatkan kegiatannya melalui berbagai aktivitas yang akan turut menunjang pelestarian dan pengembangan nilai-nilai kejuangan tersebut, khususnya di kalangan generasi muda Kabupaten Karawang, hal tersebut dimaksudkan agar generasi penerus sebagai pewaris nilai-nilai kejuangan, tetap mempertahankan dan mengembangkannya menjadi suatu perangkat nilai kejuangan yang bulat dan kokoh, meresap dan menyatu dalam hati sanubari, sehingga melahirkan jiwa dan kekuatan sebagai modal perjuangan bangsa indonesia di masa mendatang.
Menurut Bupati, sebagai salah satu cara dan upaya  dalam mewujudkan generasi muda yang diharapkan, adalah melalui upaya penggalian kembali nilai-nilai sejarah dan potensi lainnya, sehingga  diharapkan akan muncul kesadaran berpikir mereka akan kewajibannya sebagai generasi muda dalam mengisi dan menjalani kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,  salah satu nilai operasional yang harus dipertahankan dan dikembangkan adalah nasionalisme dan patriotisme, sebagai sumber dari jiwa kesetiakawanan, senasib sepenanggungan, kekeluargaan, kegotong-royongan dan kebersamaan. selain itu, nasionalisme dan patriotisme merupakan dasar, daya dorong dan motivasi yang kuat dalam tahap perjuangan untuk mengisi kemerdekaan serta pelaksanaan pembangunan di segala bidang.
Bupati menambahkan, nilai operasional lainnya yang harus tetap ditumbuh kembangkan adalah nilai idealisme yang tinggi, yang didorong oleh jiwa dan semangat kemerdekaan sehingga pada gilirannya akan  memotivasi nilai-nilai kejuangan yang lain, yang pada akhirnya tumbuh jiwa persatuan dan kesatuan serta tekad memantapkan diri sebagai bagian dari kekuatan moral bangsa kita.
terakhir, Bupati atas nama pemerintah, “kepada pengurus Angkatan Muda Siliwangi (AMS) distrik dan rayon yang dilantik semoga amanah dari Allah SWT serta kepercayaan dari para anggota dapat dibuktikan dengan kinerja yang baik dan berkualitas dari semua personil AngkatanMuda Siliwangi (AMS) Kabupaten Karawang”, ujarnya.

BUPATI HADIRI MUSCAB IV DPC PKB KABUPATEN KARAWANG



Bupati Karawang dr,Cellica Nurrachadiana  hadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Karawang di Ballroom Hotel Mercure Galuh Mas Karawang, Jumat (11/03/2016).
Muscab IV PKB dihadiri Jajaran Forkominda Kabupaten Karawang, Pemuka agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan penting lainnya.
Bupati Karawang  dalam sambutannya bahwa Beliau selaku Pemerintah Kabupaten Karawang menyambut baik acara kegiatan pada hari itu,  Beliau berharap dengan adannya kegiatan ini, PKB kabupaten Karawang akan lebih meningkatkan partisipasinya dalam pembangunan Kabupaten Karawang sesuai fungsinya, baik sebagai sarana komunikasi politik yaitu proses penyampaian informasi politik dari pemerintah kepada masyarakat dan sebaliknnya serta fungsi lainnya yaitu sosialisasi politik, serta rekrutmen politik.
beliau juga mengucapkan selamat atas pelaksanaan Muscab yang diselenggarakan oleh DPC  PKB Karawang. Semoga  berjalan sukses sesuai harapan serta ke depan PKB semakin Berjaya dalam membangun Kab. Karawang bersama dengan Pemerintah Daerah

BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARAWANG HADIRI PELANTIKAN BPC HIPMI KAB KARAWANG PERIODE 2016-2019


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati H.Ahmad Zamakhsyari,S.Ag.  Hadiri pelantikan Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Indonesia Kab Karawang Periode 2016-2019 di Ballroom Hotel Britsh Grand Taruma Karawang, Sabtu (12/03).
Prosesi pelantikan, menghasilkan kepengurusan baru untuk masa bhakti 2016-2019. Pengurus sendiri di lantik oleh Ketua DPD HIPMI Jawa Barat. Organisasi ini merupakan wadah para Pengusaha.
Sementara itu Bupati Karawang dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi HIPMI merupakan wadah para pengusaha muda yang siap mengoptimalisasikan peran pengusaha muda untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Karawang, terutama pembangunan yang diprioritaskan ke dalam empat bidang pembangunan yaitu ; pembangunan bidang pendidikan,  pembangunan bidang kesehatan, pembangunan bidang ekonomi kerakyatan serta bidang infrastruktur.
Menurut Beliau keempat prioritas pembangunan tersebut perlu mendapat perhatian kita bersama, sehingga dapat memberikan gambaran riil terhadap arah pembangunan daerah ke depan, sekaligus mensinergikan program-program dan kegiatan indikatif pembangunan pada tahun berikutnya. dengan demikian visi Kabupaten Karawang yaitu : “karawang yang mandiri, maju, adil dan makmur”, benar-benar dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat secara merata dan menyeluruh.
Ditambahkannnya, untuk itu, organisasi HIPMI ini Beliau sambut baik dan  gembira, hal ini karena dengan melihat sekilas saja, Beliau dapat mengetahui bahwa organisasi memiliki tujuan yang jelas serta manfaatnya dapat dirasakan baik oleh para anggotanya maupun oleh masyarakat luas. Beliau berharap organisasi ini mampu mengembangkan potensi dirinya, khususnya dalam rangka menggelorakan semangat kebangsaan, kesetiakawanan sosial, kualitas kerja dalam mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat sekaligus mempunyai rasa memiliki dan mencintai karawang sebagai tempat berpinjak, berteduh dan beraktifitas.
terakhir, Beliau berpesan kepada para anggota HIPMI diharapkan untuk dapat bersaing secara sehat dengan organisasi yang ada di Kabupaten Karawang dalam segi kualitas maupun kuantitas pekerjaan, terlebih sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pembangunan di kota yang kita cintai ini merupakan tugas kita semua saya juga berharap agar seluruh anggota HIPMI dalam menjalankan tugasnya selaku pengusaha jangan hanya memikirkan keuntungan semata, akan tetapi kita tetap menjaga mutu dan kualitas pekerjaan sehingga pekerjaan yang di kerjakan oleh anggota HIPMI dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Karawang

BUPATI KARAWANG HADIRI PERESMIAN GEDUNG BARU KOMPLEK TERPADU AN-NUR JATISARI


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana hadiri peresmian gedung/bangunan baru Kompleks Terpadu An-Nur di Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari, Jumat (11/03).  Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh donatur Qatar Charity Syeikh Muhammad Jassim Ali-Kawary,  didampingi oleh Duta Besar Qatar, Asisten Daerah bidang Kesra Pemprov Jabar, Bupati karawang, serta Direktur Qatar Charity Indonesia Syech Karam Z,Aly

Kompleks Terpadu An-Nur berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektar. Kompleks tersebut memiliki 100 unit rumah berukuran 48 meter persegi dengan luas tanah 75 meter persegi. Selain rumah, dalam kompleks tersebut terdapat fasilitas umum berupa masjid, sekolah, klinik kesehatan, taman bermain, serta tempat parkir dan fasilitas olahraga bulutangkis, voli, dan basket.
Kompleks tersebut merupakan bantuan dari lembaga sosial internasional Qatar Charity Indonesia, dimana fasilitas-fasilitas yang ada di kompleks tersebut dapat dipergunakan oleh masyarakat luas. Qatar Charity Indonesia melaksanakan secara penuh proses pembangunan kompleks tersebut, sedangkan pengelolaannya, kompleks tersebut diserahkan kepada Yayasan Al-Hasanat sebagai muwakif (pemberi wakaf) tanah dari kompleks tersebut.
Bupati Karawang pada kesempatan tersebut menyampaikan, “Harapan kita semua tentunya dengan hadirnya pesantren al-quran di Kabupaten Karawang akan lebih menarik minat masyarakat untuk terus berupaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi dan kandungan al-quran agar hidup dan kehidupan kita menjadi lebih bermakna bagi kemaslahatan dunia dan kebahagiaan di akhirat,”ungkapnya.
Ditambahkannya, kepedulian dari para donatur dalam membantu meringankan beban pemerintah dalam pembangunan, khususnya pembangunan mental spiritual, sangat mendukung terhadap proses pembangunan manusia seutuhnya, jasmani dan rohani, jiwa dan raga, sesuai dengan pesan founding father bangsa yang diabadikan dalam lagu indonesia raya, bangunlah jiwanya bangunlah badannya.
Terakhir, Beliau secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan “selamat” kepada jajaran panitia pelaksana, atas diresmikannya gedung ini, semoga keberadaannya ini menjadi bagian terpenting dalam upaya mencerdaskan anak bangsa yang berkualitas, cerdas, terampil, berbudaya dan berakhlak mulia, sekaligus mengaktualisasikan potensi manusianya secara utuh dan optimal agar mampu berperan dalam dinamika kehidupan global

Sabtu, 12 Maret 2016

BUPATI KARAWANG BUKA SEMINAR NASIONAL PERTANIAN


Karawang sangat bangga dengan keberadaan Universitas yang belum lama disahkan statusnya menjadi Negeri. Maka saya himbau terus adakan kegiatan positif untuk terus membawa nama harum Universitas Negeri Singaperbangsa ini secara khusus dan Kabupaten Karawang secara umum.
Saya atas nama Pemkab apresiasi BEM Unsika  gelar seminar ini, kedepan banyak bahasan untuk kita bisa meningkatkan skill kita masing masing dan meningkatkan SDM Kab Karawang secara menyeluruh. Ini semua di persiapkan untuk menyongsong MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Hal demikian ditekankan oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana saat memberikan arahan pada pembukaan seminar Nasional dan musyawarah kerja wilayah II ikatan senat mahasiswa pertanian Indonesia ke X dan BEM fakultas pertanian Unsika  di gelar pada Kamis (10/03) berlokasi di Aula Unsika Karawang.
Lebih lanjut  Bupati memberikan pendapatnya mengenai Seminar tersebut,   bahwa sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah dan nasional. Peranan sektor pertanian bukan saja memberikan andil khususnya ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh, baik menyangkut pendapatan petani itu sendiri, pendapatan daerah, maupun penyerapan tenaga kerja, kesemuanya itu sangat sejalan dengan tema yang pada hari ini kita seminarkan yakni “meninjau kebijakan pemerintah terhadap kedaulatan pangan nasional”.
Bupati menambahkan, sejalan dengan hal di atas, maka pembangunan bidang pertanian merupakan salah satu prioritas utama yang di laksanakan di Kabupaten Karawang. hal ini telah kami lakukan melalui beberapa program, baik bersifat lokal kabupaten, maupun melalui program-program yang berasal dari pemerintah propinsi dan pemerintah pusat. dalam hal ini, berdasarkan potensi yang ada maka pembangunan pertanian di Kabupaten Karawang  dititik-bertakan pada sub sektor tanaman pangan (padi dan palawija), hortikultura, perikanan serta peternakan.
Namun demikian menurut Bupati, penitik-beratan pembangunan pertanian sebagaimana tersebut di atas tidak terlepas dari potensi lahan pertanian yang Karawang miliki yakni luas baku lahan sawah mencapai 94.311 hektar dengan jumlah produksi sebesar 1.435 juta ton gkp. hal ini merupakan modal dasar yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, yang kesemuanya merupakan penunjang Kabupaten Karawang sebagai lumbung padi Jawa Barat dan Nasional.
Masih menurut Bupati, adapun instrumen yang dapat digunakan untuk mencapai target produksi tersebut yaitu program peningkatan produksi beras nasional (p2bn), diantaranya adalah peningkatan produktivitas persatuan luas serta rekayasa teknologi dan sosial melalui optimalisasi lahan, peningkatan indeks pertanaman, penggunaan varietas unggul, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, teknologi pasca panen dan pemasaran hasil produksi.
selanjutnya pemerintah berkewajiban memfasilitasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian melalui berbagai upaya, diantaranya melalui gerakan penyuluhan mulai dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat kelompok tani.
pada kesempatan tersebut Bupati juga mengajak kepada semua pihak agar melaksanakan hal-hal sebagai berikut ; Selaraskan persepsi dan komitmen kita terhadap pentingnya penyuluhan pertanian melalui komunikasi dan dialog serta meningkatkan harmonisasi kerja antar instansi, Susun konsep kebijakan dan strategi pembangunan pertanian yang lebih bersifat partisipatif, Laksanakan gerakan penyuluhan di setiap tingkatan yang dapat mendukung sistem agribisnis, Serta tingkatkan sinergitas dan koordinasi pelaksanaan program P2BN secara efektif bagi semua pihak yang tergabung dalam tim pelaksana P2BN di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa

DINKES KARAWANG GELAR IMUNISASI POLIO



Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang  menggelar kegiatan Imunisasi Polio pada Pekan Imunisasi Nasional Polio ke-52 tahun 2016 di Lapang Kantor Camat Karawang Timur,  Selasa (8/3/2016).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Karawang Toto Suripto,  Kepala Dinas Kesehatan dr.Yuska Yasin, Kepala Puskesmas Karawang Timur, Organisasi Profesi (IDI,IDAI, IBI, PPNI)  serta masyarakat.
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan, Program imunisasi merupakan kegiatan yang paling cost effective dilakukan, karena dapat menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (pd3i) yaitu tubercolosis, difteri, tetanus, meninghitis, hepatitis, pertusis, campak, pnemonia dan salah satunya adalah penyakit polio.
selain itu menurut Beliau, PIN merupakan upaya yang dilaksanakan serentak secara nasional untuk mempercepat pemutusan siklus kehidupan virus polio importasi dengan cara memberikan vaksin polio kepada setiap balita termasuk bayi baru lahir tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.
disisi lain Beliau menambahkan, kegiatan ini merupakan program untuk mempersiapkan generasi penerus yang lebih baik dimasa datang sekaligus di maksudkan agar anak-anak terbebas dari berbagai jenis penyakit. berkenaan dengan hal itu, kiranya saya perlu menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada resiko apapun terhadap anak untuk diberi imunisasi, asalkan anak tersebut dalam kondisi sehat, hal ini dimaksudkan agar  anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga diharapkan dapat menjalani kehidupannya dimasa depan yang lebih sehat dan produktif. apalagi dengan adanya imunisasi pentavalen yang tergolong program  imunisasi dasar  pemerintah sebagaimana imunisasi dasar lainya seperti bcg, polio dan campak yang wajib diberikan kepada semua bayi di indonesia sesuai usia. vaksin ini disediakan oleh pemerintah dan diberikan melalui puskesmas, posyandu, dokter praktek, bidan dan sarana kesehatan lainnya. yang memiliki beberapa keunggulan.
untuk itu, Beliau menyambut baik kegiatan ini, karena merupakan bukti betapa besar rasa tanggung jawab pemerintah daerah khususnya dinas kesehatan Kabupaten Karawang untuk turut mengambil bagian dalam menyukseskan program imunisasi pada khususnya. inilah yang menjadi tujuan kita ke depan dalam mensukseskan pembangunan bidang kesehatan. Serta kegiatan ini seyogyanya dilakukan secara terpadu berkesinambungan dengan melibatkan seluruh instansi dan lembaga terkait sehingga bisa menjangkau semua lapisan masyarakat kabupaten karawang.
Terakhir Beliau berharap, mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini program imunisasi di Kabupaten Karawang maupun di tingkat nasional dapat berjalan dengan baik dan lancar serta sukses demi melindungi generasi penerus yang sehat, produktif dan memiliki masa depan yang baik.  terlebih imunisasi, sebagaimana yang tertuang dalam  milenium development goal’s (mdgs) yaitu goal yang ke 4, merupakan salah satu faktor penting dalam upaya menurunkan angka kematian anak dan melindungi generasi penerus kita.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr.Yuska Yasin dalam laporannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Karawang memiliki sasaran balita (0-59 bulan)sebanyak 226.116 balita (proyeksi), dan sasaran Riil 195.327 balita (Riil) dengan tenaga pelaksana PIN yaitu ; Vaksinator sebanyak 1.381 orang, Kader sebanyak 6.900 orang serta Superpisor sebanyak 752 orang.
Dalam persiapan pelaksanaan PIN menurutNya Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang telah menyusun beberapa rangkaian kegiatan antara lain ; Surat edaran Bupati tentang pelaksanaan PIN ke seluruh OPD, Pembentukan Pokja PIN Kabupaten, Sosialisasi lintas program, lintas sektor melalui pertemuan formal dan informal radio spot dan media masa, Melakukan pelatihan kader Posyandu sebanyak 6.900 Kader serta melakukan pelatihan petugas Vaksinator dilapangan oleh Puskesmas sebanyak 1.381 orang.
Masih menurut Kadinkes, pelaksanaan PIN tanggal  8-15 Maret 2016 dilaksanakan di Pos PIN dengan jumlah 2.300 Pos PIN yang tersebar diseluruh wilayah Karawang termasuk di Statsiun, terminal dan Pasar.
Terakhir Kadinkes menyampaikan, pada pelaksanaan PIN akan dilakukan monitoring dan evaluasi oleh Tim Pokja PIN sesuai tupoksi masing – masing dan seluruh jajaran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang” paparnya.

BUPATI KARAWANG dr.CELLICA HADIRI PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK 2567 / 2016 M DI KAWASAN KOMERSIAL KOMP GALUH MAS



Menunjukan kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Karawang dan juga untuk mewujudkan kerukunan antar umat Beragama, akhir pekan pada minggu malam (6/3), Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana bersama Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari hadiri Perayaan Imlek yang dipusatkan pada Kawasan Komersial di Timur Karawang Komp Galuh Mas. bedug khas Cina mengiringi Bupati Karawang serta Wakil Bupati datang hingga pada panggung utama. antusias masyarakat begitu tinggi ratusan masyarakat hadir memadati lokasi acara dengan dominan berwarna merah, kegiatan perayaan ini di adakan oleh Panitia gabungan se-Kab Karawang yang memilih tempat di kawasan komersial ini.

Dalam sambutannya  Bupati Karawang menyampaikan agar perayaan Gong Xi Fat Cai ini mampu memberikan pencerahan bagi kehidupan bermasyarakat yang penuh dengan kebersamaan. oleh karena itu marilah kita secara bersama-sama membangun masa depan bangsa, dengan dijiwai semangat dan nilai-nilai kerukunan umat beragama. karena tidak ada satu agamapun yang mengajarkan kekerasan, permusuhan dan kebencian, akan tetapi semua agama mengajarkan umatnya untuk saling pengertian, saling menghormati dan saling mengasihi tanpa membeda-bedakan suku,ras, golongan dan status sosialnya” ungkapnya.

Masih menurut Bupati “walaupun kita semua  menyadari bahwa indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama islam, namun telah mempelopori pluralisme agama yang tertuang dalam falsafah Pancasila dan UUD Tahun 1945 hingga lahirlah konsep : “Tri Kerukunan Umat Beragama” yaitu (1) kerukunan intern umat beragama, (2) kerukunan antar umat beragama, (3) kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah” ujar Bupati.

Namun demikian Bupati  berharap kepada semua jajaran dibawahnya,  untuk senantiasa memberikan pelayanan publik yang sama kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk masyarakat Tionghoa, dan termasuk penganut agama khong khu chu,  “marilah kita bangun masa depan bangsa, dengan semangat persatuan dan persaudaraan yang dilandasi semangat kerukunan umat beragama serta raihlah kehidupan yang lebih baik” Harapnya.

Menurutnya, yang menarik dari Gong Xi Fat Cai di Karawang ini yang kedua setelah saya hadir di jalan tuparev saat akhir bulan lalu, perayaan ini adalah perpaduan suku yang ada di dunia "ini adalah kegiatan spritual yang tidak hanya milik Konghucu semangat bhineka Tunggal Ika dibangun" puji Bupati.

Terakhir, Bupati mengucapkan “selamat atas perayaan Imlek ini” kepada umat Khong Khu Chu dan Masyarakat Tionghoa, dan juga tidak menutup kemungkinan umat kristiani dan umat lainnya yang juga merayakan Imlek, semoga perayaan Cap Go Meh 2567/2016 M ini membawa kebahagiaan, kedamaian, pengharapan, dan kesejahteraan. perayaan ini, merupakan refleksi nilai-nilai keagamaan untuk membangun sikap dan perilaku sosial yang lebih baik. perayaan ini juga dapat memperkokoh persatuan dan kebersamaan untuk bersama-sama membangun karya bagi kemajuan bangsa dan negara yang sama-sama kita cintai, karena membangun bangsa Kabupaten Karawang didalamnya termasuk tidak hanya tanggung jawab pemuka agama, tidak hanya Pemerintah, tidak hanya DPRD, atau masyarakat  maka dari itu  bila secara khusus saya ingin mengajak Hayu babarengan bangun Karawang jiwa saya rasa saya cinta saya juga untuk Kabupaten Karawang 

Terakhir pada kesempatan ini saya ucapkan terimakasih karena saya bersama Kang jimmy terpilih dan mendapat kepercayaan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk yang hadir saat ini. patut disyukuri karena di Kabupaten Karawang berjalan kondusif dalam pagelaran Pilkada dan akan masuk dalam nominasi Pilkada aman dengan Calon 6 pasang penghargaan tersebut akan didapatkan dalam waktu dekat. dengan terpilihnya Teh Cellica dengan Kang Jimmy semoga kami dapat mengemban amanah pilihan rakyat kami sangat menunggu inputan dari berbagai pihak karena pembangunan tidak dapat berjalan sendiri tanpa ada dukungan” tegas Bupati. 

sementara itu Ketua Panitia Hartono menyampaikan perayaan kali ini berasaskan Bhineka Tunggal Ika karena seluruh suku etnis berkumpul disini, tidak hanya Tiong Hoa, ini rutin kami selenggarakan setiap tahun datang juga dari umat daerah tetangga, terakhir kami ucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana beserta Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari. semoga pemimpin kita semua saat ini dapat bersama  mengemban amanah memimpin Karawang 5 tahun kedepan

PERESMIAN PABRIK MESIN BARU TOYOTA INDONESIA


PT.Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Senin (07/03) secara resmi memulai operasi Pabrik Mesin baru di Karawang. Acara tersebut dihadiri oleh Mentri Perindustrian Repulblik Indonesia Saleh Husein, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) Franky Sibarani, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, Senior managing Officer (SMO) Toyota Motor Corporation (TMC) K.Saga dan M,Kawai, Presiden Direktur PT.Toyota Astra Motor (TAM) dan TMC Managing Officer (MO) H.Fukui, Presiden Direktur TMMIN M.Nonami, dan Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono. Pabrik baru Toyota Karawang memproduksi mesin bensin aluinium bertipe R-NR untuk mobil penumpang dengan kapasitas produksi sebesar 216.000 unit pertahun. Toyota menanamkan investasi sebesar 2.3 triliun Rupiah (USD 170 Juta) untuk pembangunan dan pengoperasian pabrik ini.
Dlm kesempatan tersebut,dilakukan pula seremonial ekspor mesin RNR oleh Toyota ke 5 negara Asia dengan total 79 ribu mesin pada 2016.
Sesaat setelah usai acara peresmian, Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana saat dimintai tanggapannya oleh Tim Humas Setda menyampaikan,  Dirinya tidak dapat memungkiri bahwa pelaksanaan berbagai proses pembangunan khususnya dalam sektor industri di sisi lain telah menimbulkan ekses yang kurang menguntungkan khususnya bagi kelestarian lingkungan hidup. “Dalam hal ini masih terdapat perusahaan yang tidak memperhatikan dampak negatif dari pengelolaan limbah yang tidak sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.
Untuk itu, Dirinya mengharapkan agar manajemen perusahaan yang berada di wilayah Kab. Karawang, termasuk PT.TMMIN  dapat memperhatikan serta mengelola limbah dengan baik dan benar sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. “Saya sendiri yakin dan percaya, bahwa jajaran manajemen PT. TMMIN  akan mampu memenuhi harapan tersebut dengan senantiasa peduli terhadap aspek kelestarian lingkungan hidup dalam setiap aktivitas bisnisnya,” tuturnya.
Bupati juga berharap agar dalam hal perekrutan tenaga kerja, PT. TMMIN  dapat lebih memprioritaskan masyarakat Karawang khususnya yang berdomisili disekitar lokasi pabrik, tentunya disesuaikan dengan kualifikasi yang dibutuhkan sehingga keberadaan PT. TMMIN  dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kab. Karawang. “Selain tentunya juga melakukan berbagai kegiatan lainnya yang menyangkut pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility atau kewajiban sosial perusahaan,” imbuhnya.
Kemudian ada acuan lain sebagai dasar hukum yaitu dengan diterbitkannya Perda No. 1 Tahun 2011 tentang “Penyelenggaraan Ketenagakerjaan,” Bupati berharap, PT. TMMIN  dapat menjadikan perda tersebut sebagai acuan dalam proses rekrutmen tanaga kerja. “Termasuk dalam program CSR di masing-masing perusahaan, yang hendaknya dapat disinergikan dengan arah pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah daerah,” tambahnya.

OPEN HOUSE DAN SEMINAR PARENTING YAYASAN PENDIDIKAN MENTARI ILMU


Pemkab Karawang sangat mendukung keberadaan Yayasan Mentari Ilmu karena sekolah ini memiliki  metode pengajaran yang bagus maka banyak diminati kalangan masyarakat karena memiliki metode pembelajaran yang menekankan pada penguatan imtak dan penguasaan iptek. Demikian dikatakan Bupati Karawang, dr Cellica Nurrachadiana pada acara Open House dan Seminar dengan tema  “Membumikan nilai nilai ketauhidan dalam menanggulangi Degradasi Moral”, acara dilaksanakan pada Sabtu (5/3), bertempat di Ball room Salah satu Hotel ternama di Karawang.
Pada Kesempatan tersebut hadir mendampingi Bupati Karawang yakni Camat Telukjambe Timur, Camat Karawang Timur yang merupakan lokasi dimana keberadaan sekolah Yayasan Pendidikan Mentari Ilmu baik itu SDIT , SMP IT maupun SMA IT.
 Selanjutnya  Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana mengatakan, kehadiran  Pimpinan  Daerah  dalam kegiatan yang bertujuan untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan di Kabupaten Karawang  sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap  dunia Pendidikan.  
Pada kesempatan itu  Bupati juga memberi apresiasi kepada jajaran guru dan pengajar di yayasan Mentari ilmu yang  telah mempersiapkan anak anak didiknya agar  dapat memiliki kecerdasan secara akademik dan juga dapat aplikasikan di lapangan serta memiliki ahlak dan budipekerti yang luhur berdasarkan landasan agama, agar pembangunan ke depan dilakukan oleh generasi penerus  yang memiliki tanggung jawab secara moril, profesional dan hasilnya dapat  dirasakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Terakhir saya sebagai kepala daerah juga memberikan pesan kepada orangtua semua yang hadir saat ini baik orang tua Murid maupun calon Orangtua Murid yang akan daftar pada open house ini agar didiklah anak sebaik mungkin, keberhasilan anak tergantung dari apa metode yang di terapkan oleh Orangtua, saya disini berhasil karena keberhasilan orangtua mendidik saya pribadi. Terimakasih kepada seluruh orang tua yang ada dan jajaran guru pengajar anak anak yang ada saat ini selain asset di mata keluarga juga asset bagi Pemkab Karawang.
Hadir dan menjadi Narasumber antara lain Muhammad Fauzil Adhim penulis buku Segenggam Iman Anak Kita. Seminar Parenting ini di gelar oleh Yayasan Pendidikan Mentari Ilmu Sebagai agenda rutin Open House tahunan untuk mensosialisasikan bagaimana dan apa saja yang ada pada Yayasan

Sabtu, 05 Maret 2016

BUPATI PERINTAHKAN WAKIL BUPATI BERSAMA SEKDA KAB KARAWANG UNTUK EVALUASI TERUS KINERJA APARATUR




Guna membentuk Kesolidan dan sebagai ajang silahturahim antar pegawai yang ada di seluruh Pemerintah Kabupaten Karawang, Pemkab Karawang agendakan olahraga bersama setiap Jumat bertempat di Lapang Karangpawitan, khususnya pada Jumat minggu pertama Jumat (4/3). pegawai sampai kepada aparatur Pemerintah Kecamatan sampai Pemerintahan Desa pun diwajibkan hadir kecuali Jumat Minggu ke 2 hingga akhir hanya Pegawai Dinas dinas OPD saja.

Dalam arahannya Wakil Bupati Karawang mengatakan “Setelah dilantik beberapa minggu yang lalu Bupati Teh Celli bersama saya kan Jimmy sudah membagi tugas secara proporsional, agar dapat menjalankan Visi dan Misi Kabupaten Karawang 5 tahun kedepan, khususnya untuk meningkatkan Kinerja Aparatur Negara di lingkup Pemkab Karawang, Bupati Karawang perintahkan saya Wabup bersama Sekda untuk intens terus evaluasi Kinerja aparatur. karena ini masuk dalam program 100 hari Kerja Cellica Jimmy dan tertuang dalam salah satu Misi yakni Mewujudkan kualitas aparatur pemerintah Kabupaten Karawang, bermoral, beretika, berbudaya dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila”ungkapnya

Lebih lanjut Kang Jimmy mengatakan “perlu diingatkan kembali juga Pada Rapat Paripurna yang agendanya penting terutama pembentukan Perda, apalagi yang erat kaitannya dengan pembahasan seperti APBD itu sangat penting, maka Pejabat Eselon II dan III agar hadir termasuk Camat dan Kepala Desa, hal lain juga Wakil Bupati akan mendatangi seluruh OPD yang ada di Kabupaten Karawang termasuk seluruh Kecamatan untuk menjamin seluruh layanan berjalan sesuai dengan aturan”ujarnya

Pada kesempatan ini juga diserahkan Piala Juara 1 Pemilihan Bentang Jaipong Jawa Barat 2015/2016 dari Bupati Karawang kepada penari berprestasi tersebut Lomba tersebut dilaksankan pada medio Bulan Februari lalu bertempat di Hotel Santika Bandung, piala diserahkan langsung oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari bersama Sekda Kabupaten Karawang H.Teddy Rusfendi. hadir pula mendampingi Kepala Disbudpar Kab Karawang Okih Hermawan

MUSRENBANG TK KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2016 BERLANGSUNG MERIAH


Musrenbang merupakan arena formal bagi para pemangku kepentingan dalam membahas prioritas kegiatan pembangunan di daerah yang akan menjadi bahan penyusunan APBD. dasar lain adalah Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang SPPN Pasal 1 Ayat (21) menyatakan bahwa Musrenbang adalah forum antar pelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang dilaksanakan dengan format Talkshow dengan tema ”Kabupaten Karawang Menyongsong Pembangunan Berskala Nasional Menuju Masyarakat Yang Mandiri, Maju,  Adil dan Makmur” serta pembacaan kesepakatan prioritas program kegiatan Kabupaten Karawang Tahun 2016. Musrenbang tersebut bertempat di aula Husni Hamid Kantor Bupati Karawang. Pada hari Kamis (3/3) dibuka secara langsung oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana. Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan Musrembang Kabupaten Karawang ini, yaitu Deputi Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas RI, Bupati Karawang, Ketua DPRD Kabupaten Karawang. acara di bawakan oleh artis kondang Soraya Haque. pada gelaran ini juga akan hadir pula Kepala Bappeda dari Kabupaten Subang dan Bekasi guna menselaraskan atau sinergitas program lintas kota

Pada Kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, Ketua DPRD jajaran Muspida, Kepala Bakorwil II Prov Jabar Ir.Dedi Mulyadi, dari aktivis pendidikan hadir Rektor Unsika Karawang jajaran legislatif juga hadir para wakil Ketua DPRD para ketua Komisi Komisi DPRD Kab Karawang beserta segenap jajaran anggota DPRD Kab Karawang, dari jajaran Pemkab Karawang hadir Sekda Kab Karawang Para Asisten Daerah Staf Ahli Bupati serta para kepala OPD se-Kab Karawang.

Dalam Sambutannya Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana mengatakan selama usai masa jabatan abis pada akhir tahun lalu sebagai Plt Bupati 27 Desember hingga persiapan pelantikan Bupati terpilih 17 Februari sekitar 2 bulan lamanya kami selaku Bupati bersama Wakil Bupati terpilih melakukan koordinasi dengan Kementrian Kementrian yang ada, Kementrian yang memiliki program yang ada kaitannya dengan Pemerintah Kabupaten Karawang di kunjungi langsung dan atas rekomendasi juga dari berbagai pihak. Banyak mimpi dan rencana pembangunan yang akan di terapkan di Kabupaten  Karawang salah satunya dengan adanya banyak Industri jajaran Pemkab Karawang akan mengetuk para pengusaha untuk dapat partisipasi CSR nya sehingga program berjalan tidak hanya mengandalkan APBD. Karena APBD yang ada sudah terdapat floating sesuai bidangnya termasuk seperti penataan taman karena dalam bidang tersebut hanya terbatas APBD tersedianya. pada 5 tahun kedepan juga kami atas nama masyarakat Karawang ingin membuat bangga kepada daerah nya yakni kami akan mengubah Karawang dari setiap penjuru masuknya Karawang dari berbagai kota/Kab tetangga maupun dari Akses tol karena wajah indahnya suatu kota akan terpancar saat pengunjung memasuki perbatasan Kabupaten Karawang, tujuan utama seperti di Interchange Karawang Barat dan Karawang Timur akan di tata, kami akan membuat tim terpadu untuk membahas segala program termasuk program tersebut agar tidak terjadi konflik sosial dikemudian hari. Seperti juga Musrenbang, acara ini merupakan wadah atau ruang untuk membicarakan seluruh kebutuhan masyarakat. Karena Pembangunan sendiri tidak dapat bila hanya dilakukan sendiri butuh juga inputan termasuk dari kepala daerah termasuk kepala Desa yang hadir seluruhnya pada Musrenbang. Floating anggaran seperti perbaikan Infrastruktur agar lebih cepat maka perbaikan atau biaya pemeliharaan tidak pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang, namun pada UPTD ditiap Wilayah yang dapat dengan cepat kordinasi dengan Kepala Desa, sehingga seperti jalan bolong dapat dengan cepat diperbaiki.

Lebih lanjut pada moment ini saya memberikan info mengenai program kerja 100 hari pertama dr Cellica Nurrachadiana dan H. Ahmad Zamakhsyari antara lain akan melakukan pencanangan goyang Karawang bersih bersih tujuannya agar seluruh masyarakat Kabupaten Karawang sadar untuk dapat menciptakan kebersihan dilingkungan masing masing, dan secara tidak langsung partisipasi masyarakat akan terus tercipta di berbagai program baik itu Pendidikan Kesehatan Ekonomi Kerakyatan maupun Infrastruktur kemudian program kedua yakni Reformasi Birokrasi seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Karawang akan di perintahkan untuk rubah Mindset nya yakni Birokrat harus dapat melayani Masyarakat dengan cara datang jemput bola tidak hanya Masyarakat yang datang ke kantor.  Karena dari kondisi geografis Karawang sangat luas. Kemudian program lain kami akan terus pantau penyerapan anggaran system yang ada akan diterapkan online. Dengan ada prioritas kerja itu maka program yang ada juga akan berjalan sesuai dengan target. Dan perlu diketahui juga secara seksama bahwa IPM Kabupaten Karawang dengan sistem perhitungan baru yang dilakukan Badan Pusat Statistik Karawang dari 27 Kab/Kota Kabupaten Karawang menempati peringkat 16. Itu semua patut dibanggakan. Bila kembali bicara Program Pemerintah baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi di harap jangan sampai tumpang tindih,seluruh isi yang ada pada Visi Misi Kabupaten Karawang 2016-2021 dominannya sinkron dengan program pusat ataupun Provinsi.

       Terakhir Bupati juga menyampaikan Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat melalui proses yang mengusung semangat Participatory Planning And Budgeting. semangat dari pelaksanaan Musrenbang sejatinya sejalan dengan Demokrasi Deliberatif. secara sederhana, demokrasi Deliberatif ditandai dengan adanya ruang untuk curhat, usul, atau kritik bagi seluruh elemen masyarakat, tanpa pandang bulu, dan pada moment ini juga kepada yang hadir disini ingin mengajak saudara semua, dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, Untuk Memberikan Masukan, Rumusan Dan Solusi Yang Terbaik guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah kabupaten karawang ditengah begitu semaraknya gerak pembangunan di Kabupaten Karawang yang saat ini menghadapi program-program prestisius nasional yang akan dilaksanakan di wilayah Karawang, mengajak saudara semua untuk bekerja sekuat tenaga, berlari bersama lebih cepat lagi mulai tahunini 2016, 2017 dan 5 tahun ke depan dengan prinsip Together is Power Don’t Run Alone, karena tantangan ke depan yang kita hadapi semakin berat dan kompleks.

Dalam Laporannya Kepala Bappeda Eka Sanatha menjelaskan Maksud dan Tujuan diselenggarakannya Musrenbang adalah penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap rancangan RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2016 yang mencakup prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten/Kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Provinsi, usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah Kabupaten/Kota pada musrenbang RKPD Kabupaten/Kota di Kecamatan dan/atau sebelum Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota dilaksanakan, indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah Kabupaten/Kota, prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah dan sinergi dengan RKP dan RKPD provinsi. Secara statistic IPM Kabupaten Karawang bila menggunakan format perhitungan baru oleh BPS, Karawang nilai IPM nya yakni peringkat 16 dari seluruh Kota dan Kab yang ada di Kabupaten Karawang. Seluruh proyek Strategis yang di miliki Pemerintah Pusat seperti Kereta Cepat Jakarta Bandung salah satu Statsiunnya terletak di KM 42 Kecamatan Telukjambe Barat untuk menunjang itu semua nanti akan dibuat Jalan lingkar Luar Karawang pada simpang Disnaker ujung jalan baru di Klari akan dibuat menjadi Perempatan yang tembus ke Perum Bintang Alam sehingga akses ke Statsiun Kereta Cepat lebih mudah diakses.

PEMERINTAH KABUPATEN KARAWANG GELAR KARAWANG DEVELOPMENT EXPO 2016 YANG DIJADIKAN SEBAGAIRANGKAIAN KEGIATAN MUSRENBANG KABUPATEN KARAWANG




Pemkab Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan ( Bappeda ) Kabupaten Karawang menggelar Karawang Development Expo (KDE) ke III Tahun 2016 selama dua hari yakni Rabu dan Kamis Tanggal 2 sampai dengan 3 Maret 2016 bertempat di halaman Kantor Bupati, pembukaan secara diresmi telah dilakukan oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana sejak Rabu (2/3) pagi. acara ini terbuka untuk Umum dan tidak ada dikenakan biaya tiket masuk “KDE 2016 diadakan yang merupakan rangkaian Musrenbang Kabupaten Karawang, pada evant ini ditampilkan Pameran pembangunan sebagai sarana promosi, edukasi, dan promosi  atas kinerja Pemerintah Daerah yang akan ditampilkan  oleh SKPD, masing masing yang ada di Kabupaten Karawang. Progres pembangunan di Kabupaten Karawang beberapa tahun terakhir akan dipamerkan pada event ini, agar masyarakat mengetahui. Pada hari kedua Kamis (3/3) digelar akan Musrenbang Tk Kabupaten dan malam harinya malam puncak disertai penutupan Karawang Development Expo” demikian Ujar Kepala Bappeda Kabupaten Karawang Eka Sanatha.

Lebih lanjut Kepala Bappeda memaparkan “Selain Pameran terdapat juga hiburan seni budaya seperti rampak gendang, Wayang Golek, Seni Angklung, Lomba Marawis, Lomba Nyanyi antar pegawai OPD se-Kab Karawang, tampilan Foto Bupati Karawang dari masa ke masa, galeri kegiatan Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana serta pelantikan Bupati Wakil Bupati terpilih dr Cellica Nurrachadiana dengan H. Ahmad Zamakhsyari yang tersaji di Stand Sekretariat Daerah Bagian Humas, capaian Kinerja dan perencanaan program Pemerintah untuk kedepan seluruhnya terdapat di gelaran Karawang Development Expo ini, mari kita sukseskan acara ini bersama agar seluruh pengetahuan atau informasi yang selama ini tidak sampai ke masyarakat, dengan sendirinya masyarakat menjadi tahu. Maka mari datang berbondong bondong bersama rekan sejawat serta keluarga mendatangi Karawang Development Expo ini diramaikan juga dengan kuis Interaktif yang berada di beberapa stand terdapat hadiah menarik termasuk di Stand Bappeda Kabupaten Karawang.

Mengenai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang akan digelar pada hari ini Kamis (3/3) telah menjadi istilah populer dalam penyelenggaraan perencanaan pembangunan dan penganggaran di daerah, bersamaan dengan penerbitan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Musrenbang merupakan arena formal bagi para pemangku kepentingan dalam membahas prioritas kegiatan pembangunan di daerah yang akan menjadi bahan penyusunan APBD. dasar lain adalah Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang SPPN Pasal 1 Ayat (21) menyatakan bahwa Musrenbang adalah forum antar pelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah.

Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Karawang disusun sebagai upaya menjabarkan salah satu amanat dari peraturan pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan Evaluasi Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Penyelenggaraan Musrenbang.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan dilaksanakan dengan format Talkshow dengan tema ”Kabupaten Karawang Menyongsong Pembangunan Berskala Nasional Menuju Masyarakat Yang Mandiri, Maju,  Adil dan Makmur” serta pembacaan kesepakatan prioritas program kegiatan Kabupaten Karawang Tahun 2016. Musrenbang tersebut bertempat di aula Husni Hamid Kantor Bupati Karawang.juga sebagai ajang Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Karawang Tahun 2005-2025.Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan Musrembang Kabupaten Karawang ini, yaitu Deputi Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas RI, Bupati Karawang, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Karawang. acara akan di bawakan oleh artis kondang Soraya Haque.

Maksud dan Tujuan diselenggarakannya Musrenbang adalah penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap rancangan RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2016 yang mencakup prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten/Kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Provinsi, usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah Kabupaten/Kota pada musrenbang RKPD Kabupaten/Kota di Kecamatan dan/atau sebelum Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota dilaksanakan,indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah Kabupaten/Kota, prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerahdan sinergi dengan RKP dan RKPD provinsi. Serta penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan Desa/Kelurahan, yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah Kecamatan.

Musrenbang Kabupaten Tahun 2016 berdasarkan masukan pada Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2017, Rancangan Rencana Kerja (RENJA) OPD Tahun 2017, Hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tahun 2016, Hasil dari Forum Diskusi OPD Tahun 2016, dan Hasil dari Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan  Per Derah Pemilihan (Pra Musrenbang Dapil). pada gelaran ini juga akan hadir pula Kepala Bappeda dari Kabupaten Subang dan Bekasi guna menselaraskan atau sinergitas program lintas kota. Kepala Badan Koordinasi Pembangunan Wilayah II Purwakarta, Para Bupati/ Walikota Kabupaten/Kota yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang, Ketua DPRD Karawang beserta anggota DPRD Karawang, para Kepala OPD se-Kab. Karawang, Staf Ahli Bupati, Muspida Kabupaten Karawang dan delegasi dari tingkat Kecamatan serta wakil dari kelompok-kelompok masyarakat di Karawang.

                        Penyusunan dokumen rencana tahunan tersebut dilakukan melalui proses koordinasi antar instansi pemerintah dan proses partisipasi seluruh pelaku pembangunan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Rencana Kerja Pembangunan Daerah tahun 2015 merupakan pedoman bagi penyusunan APBD 2016 yang akan ditetapkan secara bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah. RKPD mempunyai fungsi pokok sebagai: (1) Acuan bagi seluruh pelaku pembangunan dalam menjabarkan seluruh kebijakan publik, (2) Pedoman dalam penyusunan APBD sesuai dengan arah kebijakan pembangunan nasional satu tahun, dan (3) Jaminan kepastian kebijakan sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Pembangunan tahun 2016 masih difokuskan dalam rangka pemenuhan pelayanan dasar yang meliputi sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan infrastruktur fisik yang didukung dengan peningkatan kualitas kerja aparatur yang handal serta harmoni kehidupan sosial masyarakat yang agamis dan dinamis.