Minggu, 20 Maret 2016

BUPATI KARAWANG MENGHADIRI PEMBUKAAN MUSYAWARAH DAERAH MUHAMMADIYAH KE 7 DAN ‘AISYIYAH KE 6 KABUPATEN KARAWANG



Musyawarah daerah, konferensi atau apapun namanya, dalam suatu organisasi merupakan salah satu agenda kegiatan yang sangat penting artinya bagi kelangsungan kehidupan organisasi yang bersangkutan, baik dalam rangka mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan maupun untuk merumuskan program kerja yang akan dijalankan kedepan.
            Sebagaimana yang telah diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) suatu organisasi mengenai amanat musyawarah daerah, dalam hal ini organisasi Muhammadiyah. Maka pembukaan musyawarah daerah Muhammadiyah ke 7 dan ‘Aisyiyah ke 6 berlangsung pada Sabtu (19/3) bertempat di Islamic Center Muhammadiyah Jl. Interchange Tol Karawang Barat, hadir pula pada kesempatan tersebut Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
            Pada kesempatan tersebut Bupati Karawang menyampaikan bahwa, musyawarah ini sebagai ajang silaturahmi satu sama lain, bertukar pikiran, bertukar pandangan, visi dan misi untuk membangun suatu bangsa, untuk membangun Kabupaten Karawang melalui Muhammadiyah. Sehingga siapapun pimpinannya nanti harus mampu membawa perubahan-perubahan untuk kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang.
            Selanjutnya, apapun yang menjadi pilar-pilar, visi dan misi Muhammadiyah, akan senantiasa dapat bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Terdapat 4 program yang pertama pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan isu-isu strategis sosial yang tentunya pengembangan akhlak dan budi pekerti. Pemerintah daerah Kabupaten Karawang akan mengadakan pengajian setiap kliwonan yang akan dimulai dari masjid Al-Jihad Kabupaten Karawang, Makom Syech Quro, Makam Adipati Singaperbangsa, lalu keliling ketempat yang sudah dijadwalkan dan yang terakhir di Rumah Dinas Bupati Karawang, karena hal ini merupakan pendekatan sosial culturan pemkab Karawang, pendekatan secara agamis, pendekatan yang memang harus dilaksanakan agar seyogyanya apa yang diharapakan dapat menjadi anak-anak yang berbudi pekerti luhur, akhlak yang baik dan memiliki kecerdasan secara intelektual, emosional, serta menghormati orang tua dan gurunya.
            Terakhir Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana berharap bahwa, organisasi Muhammadiyah mampu mengutamakan kepentingan khalayak banyak yang lebih luas lagi, dibanding dengan kepentingan kelompok dan golongan. Serta berharap agar yang menjadi pimpinan nanti dapat menjadi mitra yang baik dengan pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pengurus Muhammadiyah dimisioner telah menjadi mitra yang baik bersama pemerintah daerah Kabupaten Karawang dengan memberi saran yang konstruktif bagi pemerintah daerah Kabupaten Karawang, sehingga kedepannya nanti Bupati dan Wakil Bupati Karawang dapat mewujudkan Kabupaten Karawang yang toyibatun warobun ghofur, yang dapat mensejahterakan dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
            Pada kesempatan tersebut selain Bupati Karawang, turut hadir pula Ketua PDM Karawang masa bakti 2010-2015 Drs. Maman Kosman, MM beserta seluruh jajarannya, Ketua PWM Jawa Barat Dr. H. Zulkarnain, SH., M.Hum, para pimpinan cabang Muhammadiyah se-Kab. Karawang, perwakilan dari Polres Karawang, serta ditutup oleh tausyiah oleh Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag.
            Dalam laporannya Ketua Panitia Wahyono, S.Pd.I melaporkan bahwa, musda kali ini mengusung tema “Gerakan Pencerahan Menuju Karawang Berkemajuan”. Agenda musda yang akan berlangsung ini adalah melaporkan pertanggungjawaban PDM masa bakti 2010-2015, menetapkn program kerja PDM 2015-2020, serta menetapkan dan memilih pimpinan daerah Muhammadiyah (PDM) periode 2015-2020.


0 komentar:

Posting Komentar