Sabtu, 05 Maret 2016

PEMERINTAH KABUPATEN KARAWANG GELAR KARAWANG DEVELOPMENT EXPO 2016 YANG DIJADIKAN SEBAGAIRANGKAIAN KEGIATAN MUSRENBANG KABUPATEN KARAWANG




Pemkab Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan ( Bappeda ) Kabupaten Karawang menggelar Karawang Development Expo (KDE) ke III Tahun 2016 selama dua hari yakni Rabu dan Kamis Tanggal 2 sampai dengan 3 Maret 2016 bertempat di halaman Kantor Bupati, pembukaan secara diresmi telah dilakukan oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana sejak Rabu (2/3) pagi. acara ini terbuka untuk Umum dan tidak ada dikenakan biaya tiket masuk “KDE 2016 diadakan yang merupakan rangkaian Musrenbang Kabupaten Karawang, pada evant ini ditampilkan Pameran pembangunan sebagai sarana promosi, edukasi, dan promosi  atas kinerja Pemerintah Daerah yang akan ditampilkan  oleh SKPD, masing masing yang ada di Kabupaten Karawang. Progres pembangunan di Kabupaten Karawang beberapa tahun terakhir akan dipamerkan pada event ini, agar masyarakat mengetahui. Pada hari kedua Kamis (3/3) digelar akan Musrenbang Tk Kabupaten dan malam harinya malam puncak disertai penutupan Karawang Development Expo” demikian Ujar Kepala Bappeda Kabupaten Karawang Eka Sanatha.

Lebih lanjut Kepala Bappeda memaparkan “Selain Pameran terdapat juga hiburan seni budaya seperti rampak gendang, Wayang Golek, Seni Angklung, Lomba Marawis, Lomba Nyanyi antar pegawai OPD se-Kab Karawang, tampilan Foto Bupati Karawang dari masa ke masa, galeri kegiatan Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana serta pelantikan Bupati Wakil Bupati terpilih dr Cellica Nurrachadiana dengan H. Ahmad Zamakhsyari yang tersaji di Stand Sekretariat Daerah Bagian Humas, capaian Kinerja dan perencanaan program Pemerintah untuk kedepan seluruhnya terdapat di gelaran Karawang Development Expo ini, mari kita sukseskan acara ini bersama agar seluruh pengetahuan atau informasi yang selama ini tidak sampai ke masyarakat, dengan sendirinya masyarakat menjadi tahu. Maka mari datang berbondong bondong bersama rekan sejawat serta keluarga mendatangi Karawang Development Expo ini diramaikan juga dengan kuis Interaktif yang berada di beberapa stand terdapat hadiah menarik termasuk di Stand Bappeda Kabupaten Karawang.

Mengenai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang akan digelar pada hari ini Kamis (3/3) telah menjadi istilah populer dalam penyelenggaraan perencanaan pembangunan dan penganggaran di daerah, bersamaan dengan penerbitan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Musrenbang merupakan arena formal bagi para pemangku kepentingan dalam membahas prioritas kegiatan pembangunan di daerah yang akan menjadi bahan penyusunan APBD. dasar lain adalah Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang SPPN Pasal 1 Ayat (21) menyatakan bahwa Musrenbang adalah forum antar pelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah.

Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Karawang disusun sebagai upaya menjabarkan salah satu amanat dari peraturan pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan Evaluasi Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Penyelenggaraan Musrenbang.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan dilaksanakan dengan format Talkshow dengan tema ”Kabupaten Karawang Menyongsong Pembangunan Berskala Nasional Menuju Masyarakat Yang Mandiri, Maju,  Adil dan Makmur” serta pembacaan kesepakatan prioritas program kegiatan Kabupaten Karawang Tahun 2016. Musrenbang tersebut bertempat di aula Husni Hamid Kantor Bupati Karawang.juga sebagai ajang Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Karawang Tahun 2005-2025.Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan Musrembang Kabupaten Karawang ini, yaitu Deputi Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas RI, Bupati Karawang, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Karawang. acara akan di bawakan oleh artis kondang Soraya Haque.

Maksud dan Tujuan diselenggarakannya Musrenbang adalah penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap rancangan RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2016 yang mencakup prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten/Kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Provinsi, usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah Kabupaten/Kota pada musrenbang RKPD Kabupaten/Kota di Kecamatan dan/atau sebelum Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota dilaksanakan,indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah Kabupaten/Kota, prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerahdan sinergi dengan RKP dan RKPD provinsi. Serta penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan Desa/Kelurahan, yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah Kecamatan.

Musrenbang Kabupaten Tahun 2016 berdasarkan masukan pada Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2017, Rancangan Rencana Kerja (RENJA) OPD Tahun 2017, Hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tahun 2016, Hasil dari Forum Diskusi OPD Tahun 2016, dan Hasil dari Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan  Per Derah Pemilihan (Pra Musrenbang Dapil). pada gelaran ini juga akan hadir pula Kepala Bappeda dari Kabupaten Subang dan Bekasi guna menselaraskan atau sinergitas program lintas kota. Kepala Badan Koordinasi Pembangunan Wilayah II Purwakarta, Para Bupati/ Walikota Kabupaten/Kota yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang, Ketua DPRD Karawang beserta anggota DPRD Karawang, para Kepala OPD se-Kab. Karawang, Staf Ahli Bupati, Muspida Kabupaten Karawang dan delegasi dari tingkat Kecamatan serta wakil dari kelompok-kelompok masyarakat di Karawang.

                        Penyusunan dokumen rencana tahunan tersebut dilakukan melalui proses koordinasi antar instansi pemerintah dan proses partisipasi seluruh pelaku pembangunan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Rencana Kerja Pembangunan Daerah tahun 2015 merupakan pedoman bagi penyusunan APBD 2016 yang akan ditetapkan secara bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah. RKPD mempunyai fungsi pokok sebagai: (1) Acuan bagi seluruh pelaku pembangunan dalam menjabarkan seluruh kebijakan publik, (2) Pedoman dalam penyusunan APBD sesuai dengan arah kebijakan pembangunan nasional satu tahun, dan (3) Jaminan kepastian kebijakan sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Pembangunan tahun 2016 masih difokuskan dalam rangka pemenuhan pelayanan dasar yang meliputi sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan infrastruktur fisik yang didukung dengan peningkatan kualitas kerja aparatur yang handal serta harmoni kehidupan sosial masyarakat yang agamis dan dinamis.

0 komentar:

Posting Komentar