Senin, 25 April 2016

BUPATI KARAWANG dr CELLICA MEMBUKA KEGIATAN SELEKSI SISWA GURU KEPALA SEKOLAH PENGAWAS BERPRESTASI TINGKAT KABUPATEN KARAWANG



Guna meningkatkan kompetensi Guru, Siswa, Kepala Sekolah dan Pengawas Pendidikan agar lebih Berprestasi Disdikpora Kabupaten Karawang menggelar seleksi Siswa, Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Berprestasi Tingkat Kabupaten Karawang. kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana. acara ini dimulai pada (25/4) digelar selama 3 hari bertempat di SMAN 1 Batujaya. Bupati Karawang hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga Kabupaten Karawang serta jajaran.

Dalam sambutannya Bupati Karawang mengatakan Program ini diyakini akan menjadi andalan sebagai ajang berlomba untuk dapat menjadi yang terbaik, dari peserta yang hadir saat ini adalah yang terbaik dari yang terbaik dari semua guru siswa Kepsek dan Pengawas Pendidikan yang ada. prestasi pada seseorang akan terlihat oleh semua pihak termasuk misalnya Kepala Sekolah yang awalnya memimpin Sekolah di pelosok setelah berhasil menjadikan sekolah itu bagus akan ada kesempatan untuk pindah memimpin Sekolah di kota. begitu juga pengawas. dan juga untuk guru dapat mendapat kesempatan menjadi kepala Sekolah. kriteria seleksi ini tidak serta merta subjektif. dilakukan juga secara objektif, Disdikpora dalam hal ini sebagai leading sector patut diapresiasi. karena keberhasilan dari program ini akan menjadi refrentasi seleksi di tingkat lebih atas yakni Provinsi Jawa Barat. tes atau seleksi yang dilakukan dari berbagai aspek pertama tes wawancara Tes Psychologi dan juga tes teori. keseluruhan itu semua harus menjadi satu kesatuan. disebut berprestasi harus miliki kepandaian dalam tiga aspek itu. Karawang sangat mebutuhkan banyak guru namun karena kebijakan Pemerintah Pusat yang juga terbatas memberikan formasi untuk Kabupaten Karawang. maka dengan potensi guru yang ada terus dilakukan seleksi agar seluruh guru juga termotivasi untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. untuk siswa dari ratusan ribu Siswa yang ada tunjukan bahwa di Kabupaten Karawang dapat menjadi yang terbaik karena pembangunan Kabupaten Karawang sebagai penduduk Karawang harus menjadi pelaku Pembangunan jangan menjadi penonton.

Kadisdikpora Dadan Sugardan melaporkan kegiatan ini dilaksanakan 3 hari 25-28 April 2016 bertempat di SMAN 1 Batujaya, kegiatan ini untuk lebih melatih para guru Siswa Kepsek Pengawas yang merupakan stakeholder Pendidikan dapat terus berprestasi dan lebih dapat berkontribusi di dunia Pendidikan khususnya di Kabupaten Karawang. kegiatan ini merupakan upaya Disdikpora untuk meningkatkan SDM Pendidikan yang output nya nanti dapat juga meningkatkan IPM kabupaten Karawang.

BUPATI KARAWANG dr CELLICA NURRACHADIANA HADIRI PADA PEMILIHAN WANITA INSPIRATIF KARAWANG 2016


Jajaran Galuhmas Setelah sukses menggelar acara Wanita Inspiratif Karawang (WIK) sejak tahun 2014, tahun ini kembali digelar dan rutin dilakukan tiap tahun 3 tahun berturut turut acara ini telah digelar dan menarik perhatian para pengunjung Mall untuk melihat track record keberhasilan seluruh para kandidat wanita Inspiratif.  WIK Tahun 2016 ini digelar pada Sabtu (25/4), dihadiri oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana bersama jajaran Bidang Pemberdayaan Perempuan BKBPP kab Karawang.
WIK bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada wanita-wanita Karawang yang telah memberikan kontribusi postif  besar kepada masyarakat Karawang, dengan kategori yang berbeda tiap tahunnya. Pada tahun 2015 WIK diperuntukan bagi para pendidik (guru)  yang telah berjasa mendedikasikan diri mereka di dunia pendidikan, berbagi ilmu untuk masyarakat Karawang. Sedangkan tahun ini WIK memberikan penghargaan kepada para pengusaha (entrepreneur) yang berjiwa sosial. Diharapkan melalui acara WIK, wanita entrepreneur ini dapat menjadi inspirasi wanita-wanita lain untuk dapat berbagi nilai baik, kerja keras, dan kesungguhan dalam berkarya pada masyarakat.
Dalam Sambutan singkatnya Bupati Karawang mengatakan Wanita Isnpiratif adalah wanita yang sukses dalam berkarir aktif di lingkungan social, berkarakter. Pada era saat ini Wanita tidak hanya bergelut sebagai ibu rumah tangga, namun banyak yang mengexplore diri menjadi yang terbaik di masyarakat, kalau boleh saya ucapkan Terimakasih saat ini saya pribadi Wanita terpilih sebagai Bupati Karawang, ada wanita lain menjadi Menteri saat ini, dan Mantan Presiden pernah di jabat oleh Wanita itu contoh karir Politik, ada juga karir lainnya yang di emban wanita. Namun kesuksesan wanita jga jangan lupa akan kodratnya tetap melakukan tanggungjawab sebagai ibu yang baik dalam keluarga. balik lagi ke ajang Wanita Inspiratif ini dari 7 kandidat ini pastinya pada masing masing pribadinya dapat menginspirasi kita semua khususnya bagi kaum wanita, para kandidat ini miliki prestasi tidak dalam waktu instan, semua dari nol jatuh bangun juga dirasakan. Ada peribahasa juga mengatakan di balik pria yang sukses ada wanita hebat dibelakangnya.
Menurut Corporate Promotion Manager PT. Galuh Citarum, Heru Mahad, WIK diharapkan menjadi ajang apresiasi wanita berskala nasional yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia.
Untuk mendapatkan 7 peserta dari puluhan nama yang direkomendasikan oleh banyak pihak, maka dilakukanlah   survei , pengumpulan data, dan  wawancara lapangan.  Setelah itu ke-7 profil peserta dikemas dalam format TVC yang akan dipresentasikan pada acara malam penghargaan WIK 2016. Acara ini rencananya digelar Sabtu, 23 April 2016 di atrium Mal Karawang Central Plaza. Dari 7 peserta akan diambil seorang peserta yang dinobatkan sebagai Wanita Inspiratif Kab. Karawang 2016, sedangkan 6 kandidat lainnya mendapat penghargaan kategori berbeda. Terpilih sebagai Wanita Inspiratif Karawang 2016 adalah Tarjiah Suryani, 48 tahun, seorang wirausahawan, kader Poponcol Kidul, sekaligus sebagai kader Pos Yandu, BKR, BKB, Pos Daya, UPPKS, pengasuh anak yatim, dan pengelola Majelis Taqlim Al Maun, Wanita Inspiratif Karawang 2016
Untuk Kandidat pemenang kategori lain antara lain adalah:
1.     Zerina Banu, 35 tahun, fashion designer brand clothing (WIK 2016 kategori Muda Berkarya)
2.     Farina Kristanto 46 tahun, dokter estetik dan pemilik/pendiri klinik kecantikan (WIK 2016 kategori Entepreneurship)
3.     Nurjanah 45 tahun, pengusaha kue kering (WIK 2016 kategori Pendidikan)
4.     Eva Nurul Hundani, 36 tahun, pemilik butik produk timur tengah, busana muslim & muslimah terlengkap di Karawang, (WIK 2016 kategori Inovatif)
5.     Dyah Ema Susanti, 43 tahun, pemilik salon muslimah Salia Salon Muslimah & Spa, (WIK 2016 kategori sosial)
6.     Tarjiah Suryani, 48 tahun, kader Poponcol Kidul, wirausahawan, sekaligus sebagai kader Pos Yandu, BKR, BKB, Pos Daya, UPPKS, pengasuh anak yatim, dan pengelola Majelis Taqlim Al Maun, Wanita Inspiratif Karawang 2016
7.     Luh Putu Ayu Prami Suardani,39 tahun, arsitek, interior designer, pemilik dan pendiri Buttercup & Cookies Karawang, (WIK 2016 kategori Entepreneurship)

GEBYAR PAUD KECAMATAN BATUJAYA



Salah satu upaya untuk mendukung Kreativitas dan Bakat Seni anak Usia Dini dan dunia  Pendidikan  HIMPAUDI, Kecamatan batujaya menggelar  Gebyar PAUD diantaranya beberapa PAUD  (Pendidikan Anak Usia Dini) se Kecamatan Batujaya.   acara tersebut  di hadiri sekaligus di buka oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana  yang berlokasi Plataran Museum Candi Jiwa Kecamatan Batujaya. Senin (25/4).
Menurut Bupati, Anak adalah amanah dari Allah SWT. sehingga sebagai orang tua wajib hukum nya untuk merawat, mengayomi dan melindungi anak-anak. Memasukan anak ke jenjang PAUD menurut nya sesuai dengan  ketentuan sebab PAUD. Memori anak-anak terbilang sangat tajam. atas kondisi demikian Beliau berharap agar anak-anak PAUD di ajak-ajak bermain dengan sistem yang terarah.’’jangan di berikan contoh yang tidak baik , karena akan mereka ikuti contohnya,’’ ujarnya 
Gebyar PAUD  itu juga di isi dengan berbagai lomba. Lomba untuk anak usia PAUD antara lain: menari,mewarnai,senam,baca do’a pendek. Sedang “bagi anak yang tidak memang lomba atau tak mendapat hadiah, jangan di marahi  orang tua nya. Tidak apa apa , tak juara juga,  anak sudah  memperlihat kan keberanian  mereka. Anak-anak ini harus tetap di sayang” 
Terakhir Beliau menambahkan, PAUD perlu di laksanakan kalangan anak-anak usia PAUD di Karawang ‘’ PAUD  merupakan tempat bermain dan juga belajar membentuk karakter. Karena itu kita harus mengarah kan anak-anak usia PAUD ke hal-hal yang baik’’, ungkapnya.
Sementara itu menurut Drs.H.Sahdi selaku Ketua penyelenggara, Gebyar PAUD ini diikuti  34 Lembaga PAUD sewilayah Kecamatan Batujaya

HUT KE 17 SLANKERS KAB KARAWANG DI HADIRI BUPATI KARAWANG TEH CELLICA



Sebagai pencinta Band Slank yang berkarya sejak puluhan Tahun, Slank Fans Club Kabupaten Karawang juga membuktikan eksistensinya, terbukti sejak Tahun 1999 terus berkiprah berkarya dan juga menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Karawang. Slankers Kabupaten Karawang pada tahun ini merayakan HUT nya ke 17, pada (24/4) bertempat di Food Fest Resinda. Mendapat perhatian dari Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana, Teh Cellica biasa akrab dipanggil beliau juga sebagai Pembina SFC (Slank Fans Club) Kabupaten Karawang.

Dalam Sambutan Singkatnya mengatakan Slankers Kabupaten Karawang  sangat berkontribusi pada program Pemkab Karawang terbuki dalam rangkaian hari jadi nya telah lakukan kegiatan Karawang bersih bersih yang juga sama menjadi program Prioritas 100 hari Kerja Bupati Wakil Bupati Karawang. Hal lain patut di apresiasi diadakan juga kegiatan social berupa Donor Darah. Itu semua dilakukan membuktikan kesolidan dari SFC ini, kepada seluruh pengurus serta anggota SFC terus lah berkarya untuk berikan partisipasi bagi pembangunan di Kabupaten Karawang ini, jadilah contoh dari sekian banyak komunitas pemuda, di usia 17 tahun ini buktikan kedewasaan dan kesantunan dari komunitas ini di manapun berada. Ini merupakan moment silahturahmi yang luar biasa. keberadaan suatu komunitas harus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Ketua Slankers Karawang Ivan mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Karawang Teh Cellica di tengah kesibukan beliau di agenda Bupati Karawang yang juga padat di akhir pekan ini. Kamisiap untuk terus eksis dan berkontribusi positif untuk Kabupaten Karawang. Terimakasih juga kepada semua pihak yang telah mensupport atas terselenggaranya kegiatan HUT ke 17 Slankers.

PRODI KEPERAWATAN STIKES KARISMA GELAR SEMINAR BAHAYA LGBT


Di Indonesia Sedang maraknya LGBT ( Lesbian Gay,Biseksual, Transgender ). itu sudah membuat resah para orangtua khususnyayang memiliki anak yang masih belum menikah, Dalam proses kehidupan, seseorang dituntut untuk melakoni aktifitas hidup yang tidak menyimpang. Hal ini dilakukan, agar kita sebagai manusia dapat diterima di lingkungan sosial. Salah satunya seperti menentukan identitas pribadi yang paling krusial. Identitas krusial yaitu bagian di mana manusia menggolongkan dirinya sebagai perempuan atau sebagai laki-laki, manusia diciptakan berpasangan laki laki dan wanita, atas dasar itu semua STIKES Karisma Karawang Prodi Keperawatan menggelar Seminar Kesehatan “Bahaya LGBT” pada Sabtu (23/4), kegiatan ini menarik perhatian Bupati Karawang dan menunjukan kepeduliannya dengan hadir pada seminar ini sekaligus membukanya secara resmi. Bertempat di aula Serbaguna Husni Hamid Kantor Bupati Karawang. Ratusan mahasiswa turut hadir untuk mengetahui materi tentang bahaya LGBT hadir pula Narasumber kondang Ibu Tika Bisono.
Pada kesempatan ini Mari bersama Memerangi bahaya LGBT agar kaum muda tidak terkena LGBT yang lebih diprioritaskan pada bahaya setelah melakukan yakni hal dapat menebar penyakit HIV Aids sebagai penyebab kematian, maka dengan fenomena maraknya LGBT ini Prodi Keperawatan Karisma adakan seminar tentang bahaya LGBT ini patut di apresiasi oleh kami atas nama Pemkab Karawang”ungkap dr Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang
Lebih lanjut Bupati menambahkan, melalui seminar ini disampaikan bahwa mengapa LGBT bisa marak makin lama, karena mereka membentuk komunitas dan terkadang ini terjadi karena factor lingkungan karena bila bicara orang yang ada di komunitas itu sebernarnya normal sebelumnya ya normal karena bergabung di komunitas jadi terbawa lingkungan bahkan ada yang sudah memiliki istri miliki suami bahkan sudah punya anak, perkembangan ini harus kita antisipasi  dari segala yang menimbulkan dampak negative, adik adik mahasiswa di STIKES Karisma ini jangan sampai teracuni, dengan ikuti seminar ini kita akan lebih tahu pengetahuan tentang kesehatan, jadi kita jangan minim ilmu, seharusnya juga ditambah ilmu agama karena di agama saja Manusia diciptakan untuk berpasangn adam dengan hawa jangan yang sama gender ini juga penyebab tinggi nya orang terkena HIV AIDS maka hindari perkumpulan yang menjurus pada dampak negative di himbau kepada adik adik ikuti seminar ini dengan sebaik baiknya harus banyak bertanya harus interaktif karena kesempatan ini jarang dilakukan oleh instansi Pendidikan” tuturnya.

Sabtu, 23 April 2016

KUNJUNGAN KERJA BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARAWANG KE PT.TMMIN KARAWANG KIIC




Sudah menjadi agenda rutin Pemkab Karawang untuk menertibkan dan menegakkan Perda Ketenagakerjaan dan seluruh aturan yang berkaitan dengan Industri, beberapa waktu dalam kurun waktu 3 minggu terakhir Wakil Bupati datangi beberapa Perusahaan, dan pada hari ini Kamis (21/4) giliran PT TMMIN Karawang yang di datangi, pada kesempatan ini Bupati Karawang turut serta bersama seluruh jajaran Pemkab Karawang.
rombongan di terima oleh Vice President Warih Endang

Pembahasan :
Ketenagakerjaan terapkan Perda No 1 Tahun 2011 Tentang Ketenagakerjaan dan Perbup No 8 Tahun 2016 Tenaga Kerja 60 % Asli Karawang 40 % luar Karawang

CSR laba perusahan pertahun harus ada dirasakan masyarakat berupa bentuk fisik yang direkomendasikan oleh Pemkab melalui Forum CSR

Pengelolaan Lingkungan

Angkutan Karyawan Plat T Karawang

Menerapkan untuk membantu Sosialisasi Kearifan Lokal Karawang

Hadir 
Vice President :  Warih Andang
Kadisnakertrans Karawang : HA Suroto
Kepala BPLH Karawang : Setya Dharma 
Tim Forum CSR Kabupaten Karawang

PEMKAB BERSAMA GOW KARAWANG PERINGATI HARI LAHIR RA.KARTINI KE 137 TAHUN 2016


Sebagai salah satu perkumpulan kaum wanita terbesar di Karawang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Karawang menyelenggarakan Peringatan Hari Kartini ke 137 Tahun 2016. Peringatan yang berlangsung Kamis (21/4). di Aula Husni Hamid tersebut turut dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadiana, Ketua PKK Karawang Ida Zamakhsyari, Wabub Karawang periode 2005-2010 Meli Amalia Priatna, Ketua Bhayangkari Gina Andi Moch. Dicky, Ketua Persit. Kartika Mardani Eka Wahyu Widodo, Ketua Dharma Wanita Imas Teddy Rusfendi, Wakil Ketua DPRD Sri Rahayu dan anggota organisasi wanita di Karawang.
Peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan GOW tersebut diikuti oleh ratusan wanita dari berbagai organisasi wanita yang tergabung dalam GOW. Mereka memakai pakaian kebaya tradisional yang merupakan wujud penghormatan mereka terhadap RA. Kartini, tokoh pejuang emansipasi wanita Indonesia.
Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya menyampaikan, perjuangan RA. Kartini patut menjadi contoh dan motivasi bagi kaum perempuan masa kini sebagai generasi penerus perjuangannya, sekaligus menjadi inspirasi bagi wanita untuk tetap bersahaja dan tidak ada kata menyerah dalam mensinergikan emansipasi wanita dalam segala aspek kehidupan, sehingga menjadi perempuan yang maju, cerdas dan terampil. Namun Cellica berpesan agar kaum wanita jangan melupakan kodratnya sebagai perempuan.
“Jangan salah kaprah mengartikan emansipasi wanita, setinggi apapun kedudukan jabatan di kantor pada karir pribadinya, peran kaum perempuan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat haruslah sesuai dengan kodratnya, baik sebagai ibu rumah tangga, maupun sebagai pelaku pembangunan dalam kehidupan rumah peran istri sangat penting, jadilah wanita yang memiliki kepribadian yang mulia berakhlakul karimah dan selalu berpenampilan sederhana” ujar Cellica.
Cellica berharap kepada kaum wanita agar dapat berkiprah di masyarakat, peka terhadap apa yang terjadi di sekeliling dan perduli kepada lingkungan. Hal ini  merupakan salah satu konstruksi sosial yang harus dimanfaatkan sebagai pendukung upaya meningkatkan keberdayaan kaum perempuan secara menyeluruh, sehingga usaha dalam menciptakan keadilan dan kesetaraan bagi kaum wanita. 

BUPATI KARAWANG HADIRI GRAND OPENING RESINDA HOTEL



Kabupaten Karawang telah alami perkembangan diberbagai sektor pada 3 tahun terakhir perkembangannya tergolong sangat pesat, terbukti telah hadir 7 Hotel sekaligus dan diresmikan di jarak waktu yang tidak begitu lama. pada hari ini Kamis ( 21/4) giliran Padma Group mendirikan Hotel dinamakan Resinda Hotel,  Karawang telah menjadi magnit investasi yang kuat bagi para investor untuk menanamkan modal dalam membangun fasilitas penunjang bagi para wisatawan dan pelaku bisnis.
Dalam persemian tersebut dihadiri oleh Bupati Karawang, Wakil Bupati Karawang, Wakil Ketua DPRD, serta Muspida Kabupaten Karawang, Kepala Disbudpar, Kepala Disnakertrans. serta para Anggota DPRD Kabupaten Karawang yang tergabung dalam komisi kerja kepariwisataan.

pada kesempatan ini terselip acara penyerahan Penghargaan Kartini Award untuk Cellica Nurrachadiana sebagai Wanita Penggerak Pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Award ini di selenggarakan oleh Karawang Bekasi Ekspress.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan bahwa, nilai investasi di Karawang kedua terbesar di Provinsi Jawa Barat. maka tidak aneh bila pembangunan proyek Nasional Pemerintah Pusat serta investasi-investasi yang ada di Karawang tentunya akan di ikuti dengan pembangunan dan fasilitas publik salah satunya ialah pembangunan hotel-hotel di Karawang. hotel hotel yang ada di Kabupaten Karawang ini sebagai penunjang keberadaan pembangunan Karawang di segala bidang, dalam 3 tahun terakhir peresmian hotel telah dilaksanakan kurang lebih 7 hotel.

Bupati Karawang juga menjelaskan, keberadaan hotel yang ada di Karawang harus perhatikan juga penyerapan tenaga kerja khususnya dilingkungan sekitar 60 % yang berdomisili di Kabupaten Karawang. dengan begitu keberadaan Resinda Hotel ini ikut mensejahterakan masyarakat sekitar. Karena pemerintah memiliki kebijakan Perda mengenai ketenagakerjaan Perda No 1 Tahun 2011 dilengkapi dengan Perbup No 8 Tahun 2016. pada Perbup ini juga dicantumkan Hotel ini perlu sosialisasikan kearifan lokal Karawang, sediakan etalase untuk oleh oleh asli Karawang seperti kue semprong, Sorabi, Boneka, kemudian para pegawai Hotel ini gunakan Batik asli Karawang minimal seminggu sekali. sekali lagi saya tekankan keberadaan hotel ini harus jadi refresentasi Pembangunan Karawang menuju Karawang yang terkenal kearifan lokal di Nasional maupun Internasional.

Satriya Dharmawan Manager Padma Hotel yang di Karawang dinamai Resinda Hotel menyampaikan bahwa, resinda Hotel merupakan hotel bintang empat dengan fasilitas bintang 5 yang hadir di Kabupaten Karawang, yang siap memenuhi kebutuhan wisatawan dan pelaku bisnis yang berada di kota industri terbesar di Jawa Barat, dengan waktu tempuh 10 menit dari tol Karawang Barat dan tidak jauh dari Kawasan Industri dan tidak jauh dari tempat wisata kuliner dan pusat kota Karawang, sehingga memudahkan para pebisnis maupun pengunjung yang datang dari luar kota.

Resinda Hotel memberikan fasilitas dan pelayanan baik, hotel ini memiliki 256 kamar berbagai type. Dengan fasilitas ballroom luas 1500 Meter2 dan tinggi mencapai 11 Meter dengan kapasitas 1500 Orang , jadi yang ingin adakan acara dengan skala hadirin 1000 lebih tidak perlu keluar kota. serta di lengkapi ballroom lain dengan kapasitas sekitar 500 orang dan juga restaurant dengan berbagai menu luar negeri dan Indonesia.

Kamis, 21 April 2016

TEH CELLICA MENDAMPINGI KUNKER KANG AHER KE DESA MEKARBUANA KECAMATAN TEGALWARU DALAM PROGRAM GUBERNUR NGAMUMULE LEMBUR


Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan Kunjungan kerja di Kabupaten Karawang tepatnya di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru pada Rabu (20/4), kegiatan ini di namai Gubernur Ngamumule Lembur, ini merupakan tahun ke 4 dilaksanakan berturut turut. mengapa desa Mekarbuana terpilih dan  menjadi perhatian yang sangat besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dijadikan Desa yang percontohan. Pria yang akrab disapa Kang Aher menjawab “karena desa ini memiliki potensi wisata yang sangat tinggi untuk mendukung itu semua aparatur Desa masyarakat sekitar di didik agar menjadientrepreneur, Mandiri, Adil dan Sejahtera istilah ini di sebut ( Desa Emas ).  Desa Mekar Buana menuju Desa Emas, tahun ini di tunjuk 50 Desa di Provinsi Jawa Barat menjadi Desa Emas salah satunya Desa Mekarbuana ini. untuk mendukung itu semua diperlukan Sumber Daya dan Kompetensi kapasitas Aparatur Pemdes melalui berbagai kegiatan serta pengelolaan penggunaan aplikasi dan teknologi Informasi. 8 tahun saya menjadi Gubernur baru mengetahui dan kunjungi desa ini sangat sangat indah asri dan sejuk yang terdapat di ujung Selatan Karawang. Dengan banyaknya curug banyak investor membangun villa itu harus juga disertai penduduk yang dapat menjadi pelaku perkembangan desa Mekar Buana ini.”ujar Aher
Kunjungan kerja Aher ini didampingi oleh beberapa OPD Pemprov Jabar terutama BPMD sebagai leading Sector, Bupati Karawang Teh Cellica turut hadir mendampingi dengan para kepala OPD Kabupaten Karawang dan Camat se-Kab Karawang.
Terakhir Aher juga menegaskan bahwa “kebijakan, program, dan anggaran untuk kemajuan di segala bidang. Tidak hanya di perkotaan, beliau juga memiliki pemikiran dan kebijakan untuk pembangunan desa dan perdesaan. Di daerah Jawa Barat seluruh desa yang ada di bari bantuan rata sebesar 100 juta Rupiah per desa sejak 2 tahun terakhir. Jangan melihat kecilnya angka karena Pemikiran dan kebijakan tersebut harus didukung secara nyata oleh segenap penyelenggara pemerintahan di Provinsi Jawa Barat. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi Jawa Barat harus mampu berkinerja yang tinggi agar dapat mewujudkan Jawa Barat maju. Target sebanyak 50 Desa EMAS di Jawa Barat tahun ini dicanangkan salahsatunya desa mekarbuana ini”ungkapnya
Dalam Sambutannya Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana mengatakan “ pertama tama kami ucapkan selamat Datang kepada Gubernur Jabar Kang Aher di Kabupaten Karawang, terimakasih telah terpilih Desa Mekar Buana yang akan dijadikan Desa EMAS diantara 50 Desa yang terpilih di Provinsi Jawa Barat Tahun ini, diketahui bersama potensi yang ada di daerah terutama di Karawang Selatan sangat  indah sejuk karena memiliki dataran tinggi dan persis berbatasan dengan Jatiluhur Purwakarta, banyak sekali investor untuk dapat membuat Vila untuk mendukung parisiwasata di daerah Karawang Selatan ini salah satu nya ada sudah terekspose Grand Canyon Karawang yang juga menerima bantuan dari Pemprov Jabar, kedepan bantuan dari Pemprov seperti pendukung infrastruktur dapat juga di realisasikan untuk Kabupaten Karawang, karena Karawang dengan proyeksi APBD nya menempatkan juga 4 besar untuk Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan, namun tetap memiliki keterbatasan dalam perbaikan diharapkan untuk jalan yang menjadi kewenangan Pemrpov agar diperbaiki sehingga masyarakat sekitar juga dapat rasakan, dan pada akhirnya dapat menunjang ekonomi kerakyatan juga bila jalan mulus. Balik lagi kepada Desa EMAS, desa mekarbuana dengan dilatih pemberdayaan masyarakatnya oleh BPMD Provinsi ini merupakan bentuk perhatian Pemprov Jabar, kedepan kemajuan yang ada di Kabupaten Karawang sebagai asli orang Karawang tidak menjadi penonton saja namun jadi pelaku maju nya Kabupaten Karawang, otomatis SDM yang ada menjadi lebih berkompeten dan dapat bersaing. Kepada pelaku UMKM juga dapat bantuan pinjaman dari Bank untuk dapat meningkatkan modal usaha. Ini merupakan program terobosan yang sangat baik dalam hal pemberdayaan masyarakat diharap juga pada tahun depan lebih banyak lagi desa di Kabupaten Karawang yang terpilih menjadi desa EMAS”Tuturnya
Dalam laporannya ketua Penyelenggara Gubernur Ngamumule Desa ini di jelaskan bahwa Kegiatan EMAS ini melakukan kegiatan diantaranya Penguatan Kapasitas Aparatur Pemdes ( SIMKEUDES, WEBSITE DESA, ICT/BLOG) kedua Penyuluhan Hulu Hilir Kopi Tegalwaru, Pembinaan Pengelolaan Wisata Desa Mekarbuana, Sosialisasi BUMDesa dan terakhir penandatanganan Kerjasama BPMD Provinsi dengan PR Institute. Kegiatan ini dilakukan 2 hari 19-20 April 2016, hari ini Rabu (20/4) merupakan puncak dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Kang Aher bersama jajaran Pemprov Jawa Barat.

Rapat Paripurna DPRD Kab. Karawang Dalam Penetapan Raperda dan Laporan LKPJ Bupati



Sebagaimana kita ketahui, salah satu kewajiban Pemerintah Daerah adalah menyelenggaraan pelayanan publik. Pemerintah Daerah berkewajiban melayani setiap masyarakat untuk memenuhi hak dan kebutuhan dasarnya dalam kerangka pelayanan publik yang merupakan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Sehingga ke depan dengan diberlakukannya Perda tentang penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Karawang dapat membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik.
Sebagai upaya untuk mempertegas hak dan kewajiban setiap masyarakat serta terwujudnya tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pelayanan publik, diperlukan norma hukum yang memberi pengaturan secara jelas, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik serta untuk memberi perlindungan bagi setiap masyarakarat dari penyalahgunaan wewenang di dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Mengingat hal tersebut, DPRD Kab. Karawang menyelenggarakan Rapat Paripurna yang bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kab. Karawang pada hari Selasa (19/4). Dalam Rapat Paripurna tersebut hadir Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, ketua DPRD Kab. Karawang, Wakil Ketua Dprd Kab. Karawang, beserta para anggota dewan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah beserta Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Dansubdenpom, Danyon 305 Karawang, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat, Kepala Desa / Lurah Serta para Tokoh Masyarakat, Pimpinan Parpol dan Pers.
Terdapat beberapa agenda dalam Sidang Paripurna tersebut yaitu agenda penetapan raperda tentang penyelenggaraan pelayanan publik; penetapan raperda tentang penyelenggaraan kepariwisataan; persetujuan LKPJ Bupati Karawang tahun 2015; pembentukan pansus raperda tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan toko modern; pembentukan pansus raperda tentang penyelenggaran pelayanan kesehatan dan pembentukan pansus raperda tentang jalan.
Selanjutnya, terkait dengan halnya raperda penyelenggaraan kepariwisataan, merupakan hal yang sangat penting mengingat potensi yang dimiliki Kabupaten Karawang dalam hal pariwisata sangatlah lengkap mulai dari wisata alam, wisata sejarah dan wisata religi, sehingga penyelenggaraan kepariwisataan ini sangat penting dan memerlukan regulasi khusus agar wisata-wisata yang ada di kabupaten karawang bisa dioptimalkan sesuai dengan asas-asas kepariwisataan yaitu : asas manfaat, asas kekeluargaan, asas adil dan merata, asas keseimbanngan, asas kemandirian, asas kelestarian, asas partisipatif, asas berkelanjutan, asas demokratis, asas kesetaraan dan asas kesatuan. kepariwisataan itu sendiri mempunyai fungsi untuk memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan intelektual setiap wisatawan dengan rekreasi dan perjalanan serta meningkatkan pendapatan asli daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. penyelenggaraan kepariwisataan yang dikelola dengan baik sesuai dengan asas dan fungsinya akan mempunyai manfaat yang sangat besar bagi pemerintah daerah diantaranya :  meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan kebudayaan, mengangkat citra daerah, menghapuskan kemiskinan dan mengatasi pengangguran.
Dalam sambutannya Cellica menyampaikan, “Saya secara pribadi serta atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Karawang menyampaikan ucapan “terima kasih” dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas upaya yang telah dilakukan oleh pansus-pansus DPRD serta tim dari pemerintah daerah, sehingga proses penetapan raperda serta pembentukan pansus-pansus dapat berjalan dengan baik”
Terakhir, dengan penetapan raperda-raperda yakni raperda tentang penyelenggaraan pelayanan publik dan raperda tentang penyelenggaraan kepariwisataan, Cellica  menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran DPRD Kabupaten karawang. tentunya keberadaan raperda tersebut diharapkan dapat semakin mengakselerasi pertumbuhan sumber daya manusia yang handal dan kreatif dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten karawang

36.565 PESERTA JAMKESDA KABUPATEN KARAWANG BERALIH KE KARTU INDONESIA SEHAT, SIMBOLIS KIS DISERAHKAN OLEH TEH CELLICA




Sebanyak 36 Ribu Peserta Jaminan Kesehatan Daerah ( Karawang Sehat ) Kabupaten Karawang  telah diintegrasikan ke menjadi peserta Kartu Indonesia Sehat, Proses integrasi Jamkesda sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Simbolis Kartu Indonesia Sehat diserahkan oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, pada Rabu (20/4) bertempat di Desa Duren Kecamatan Klari.

Dalam Sambutannya Bupati Karawang, menurut data yang didapat dari BPJS Kabupaten Karawang 70 % Penduduk Kabupaten Karawang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan atau program JKN ( Jaminan Kesehatan Nasional ). Diharapkan Masyarakat Kabupaten Karawang dapat mencapai 90 % lebih terdaftar sebagai peserta. Saat ini terdaftar 1,6 juta jiwa dari 2.3 juta jiwa yang ada itu dalam jangka waktu 2 tahun 3 bulan BPJS dibentuk. Kepada masyarakat yang hadir pada prosesi ini, ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Karawang yang masuk pada 100 hari Kerja Bupati Wakil Bupati Cellica Jimmy. Perlu diketahui badan JKN atau BPJS terkenalnya Lakukan pendataan ini menggunakan database yang akurat. Pelayanan Kesehatan di Karawang akan terus di tingkatkan, Pelayanan aparatur Desa semisal Kades yang tidak berikan mobil Pelayanan akan berhadapan dengan Bupati Karawang masyarakat dapat laporkan kemudian bila menemukan Rumah Sakit yang mempersulit juga dapat laporkan ke pemkab. Balik lagi mengenai kartu ini dengan adanya asuransi ini di himbau kepada masyarakat Kabupaten Karawang lakukan PHBS ( Pola Hidup Bersih dan Sehat ), sebanyak apapun harta semisal orang kaya bila sedang berusaha sembuh berobat akan habis dengan menjual asset. Maka hindari itu terjadi. Jaga kesehatan atur pola hidup dengan pola makan dan pola tidur olahraga rutin.

Lebih lanjut Teh Cellica mengatakan Pemerintah Daerah turut menyambut baik atas kegiatan ini. hal ini karena sangat relevan dengan keinginan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, maupun untuk meningkatkan penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas. terlebih  permasalahan di bidangkesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus menjadi salah satu indikator utama dalam pengembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Karawang.

Terakhir, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan “terima kasih” dan “penghargaan yang tinggi” kepada jajaran dinas kesehatanKabupaten Karawang, mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Karawang. Pada kesempatan ini juga kepada jajaran Puskesmas bahwa tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Karawang berikan pelayanan prima, perlahan sarana prasarana juga akan ditingkatkan maka harus disertai dengan kinerja yang baik, bila ada ditemuka pasien yang seperti di desa Kutanegara ma Wacih jangan ada kesan Pemkab kecolongan, Dinkes harus sigap melaporkan segala hal tentang kesehatan atau warga yang ada di Kecamatan daerah daerah pelosok. Dengan begitu Pemkab dalam hal ini Dinkes selalu berikan pelayanan dengan perhatian yang sungguh sungguh.

Bupati Karawang dalam kegiatan ini hadir bersama Kepala Dinkes Kabupaten Karawang,Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Disdukcatpil, Kepala BPJS Region V Jawa Barat dan para Camat se-Kab Karawang. Usai ceremony berakhir antara Bupati Karawang jajaran Pemkab Karawang dan Jajaran BPJS adakan press conference dengan media cetak dan Televisi digelar dengan konsep Tanya jawab dari masyarakat kepada Bupati Karawang mengenai berbagai keluhan pelayanan Kesehatan.

Sabtu, 16 April 2016

BUPATI KARAWANG MEMBUKA RAKERDA BIDANG PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA DISDIKPORA KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2016



Peningkatan taraf pendidikan merupakan salah satu kunci utama mencapai tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Melalui pendidikan akan tercipta masyarakat terpelajar, yaitu menjadi prasyarat terbentuknya masyarakat yang maju, mandiri, demokratis, sejahtera dan bebas dari kemiskinan.
             Ditegaskan dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 11 ayat (1), mengenai hal pendanaan pada pasal 46 ayat (1), serta Peraturan Pemerintah No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.
            Guna mensinergikan prioritas program dan kegiatan pembangunan hasil masukan kecamatan dengan rancangan Ranja SKPD serta memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai peraturan tersebut di atas, maka perlu dirumuskan dan disepakati kebijakan tahunan pembangunan pendidikn melalui Rapat Kerja Daerah Bidang Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga tahun 2016 yang dilaksanakan, pada Kamis (14/4) bertempat di Grama Tirta Jatiluhur Purwakarta dan dibuka langsung oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana.
            Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, dalam proses pendidikan ini bisa melahirkan sesuatu yang tampak dan terasa oleh anak-anak didik kita, “termasuk juga bagaimana caranya untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan, dimulai dari para guru-gurunya hingga ke anak didiknya”, Ujar Cellica.
            Maka dari itu agar semua pihak mempunyai pandangan yang sama terhadap dunia pendidikan yang nantinya berimplikasi pada kesejahteraan dan kemampuan masyarakat Kabupaten Karawang.
            Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang akan meningkatkan program-program unggulan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan dan meningkatkannya baik dalam perhotelan, industrialisasi, otomotif dan lain sebagainya. “Sehingga diharapkan anak-anak yang lulus sekolah dari SMA atau SMK bisa langsung diterima bekerja diseluruh kawasan-kawasan industi yang ada di Kabupaten Karawang”, Tegas Cellica
            Kadisdikpora Kabupaten Karawang Drs. H. Dadan Sugardan, M. Pd dalam laporannya menyapaikan bahwa, Rapat Kerja ini sebagai langkah konkret untuk menuntaskan program dan kegiatan bidang pendidikan, pemuda dan olahraga sampai tahun 2016 serta menyiapkan rancangan kebijakan kedepannya. Disamping itu Rakerda ini bertujuan untuk pemantapan upaya peningkatan aksebilitas, peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan, dan meningkatkan manajemen pelayanan pendidikan dalam sinergitas sumber daya pendidikan, pemuda dan olahraga.
            Adapun peserta yang mengikuti Rakerda ini berjumlah 135 orang yang melibatkan seluruh pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan, UPTD Paud dan SD Kecamatan, MKKS SMP SMA/SMK, Perwakilan pengawas dan Kepala SD, SMP, SMA/SMK, BPMS, Dewan Pendidikan, PGRI Kabupaten Karawang, Organisasi Kemitraan PNFI.
            Pada kesempatan ini dihadari pula oleh Kasubag Perencanaan dan Program Dinas Pendidikan Prov. Jawa Barat Nanang Wardhana, SE., MM, Para Narasumber (Inspektur, Kepala DPPKAD Kab. Karawang dan BAPPEDA Kab. Karawang), Dewan Pendidikan Kab. Karawang

Rabu, 13 April 2016

TIM PANJA PENGUPAHAN KOMISI IX DPR RI MELAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE KABUPATEN KARAWANG


Guna menindaklanjuti mengenai Peraturan Pemerintah No 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, Pantia Kerja Pengupahan komisi IX DPR RI bersama rombongan dari Kementrian Ketenagakerjaan RI dan seluruh stake holder yang terlibat, melakukan kunjungan kerja ke pemerintah daerah Kabupaten Karawang, pada Rabu (13/4) dengan dipimpin oleh Ketua Rombongan Panja Pengupahan Komisi IX DPR RI Dede Yusuf ME, S.IP., M.I.Pol dan diterima langsung oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
            Hal ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Panja Pengupahan Komisi IX DPR RI guna meninjau langsung permasalahan pengupahan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 78 tentang pengupahan, apakah akan dilanjutkan atau direvisi pelaksanaannya, dengan mendengarkan audiensi dari kalangan pengusaha, buruh serta pemerintah daerah itu sendiri.
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, Kabupaten Karawang yang dulu hanya terkenal sebagai lumbung padi sebagai pusat ketahanan pangan nasional, tetapi kini Kabupaten Karawang menjadi pusat industrialisasi.
            Berbicara tentang upah, Kabupaten Karawang beberapa kali menjadi UMK tertinggi diseluruh Indonesia, tentunya berkaitan dengan Peraturan Pemerintah No 78 tentang pengupahan, maka seyogyanya pemerintah daerah Kabupaten Karawang mematuhi dan mentaati apa yang menjadi harapan pemerintah pusat, untuk kedepannya sebagai representasi pembangunan berkelanjutan.
            Terakhir Bupati Karawang berharap bahwa, melalui diskusi ini kedepannya kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang tidak hanya pro dengan buruh, tetapi pro dengan pengusaha dan kebijakan berkeadilan, serta tentunya PP No 78 ini bisa ditaati dan dipatuhi oleh seluruh stake holder.
            Pada kesempatan tersebut, hadir pula Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag, Asisten Administrasi Setda Kabupaten Karawang, Kadisnaker Provinsi Jawa Barat, Kadisnaker Kabupaten Karawang, perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Karawang, serta perwakilan dari Serikat Pekerja (SP) Kabupaten Karawang.

BUPATI KARAWANG AMANAHKAN DINKES KABUPATEN KARAWANG INVESTIGASI DAN EVAKUASI PASIEN PENDERITA ASITES YANG MENYEBABKAN MEMBESAR DI RONGGA PERUT KE RSUD KARAWANG


Guna merespon laporan masyarakat, respon Cepat dilakukan Bupati Karawang, Bupati Karawang karena bersamaan menengok Irma Penyanyi Ular yang meninggal karena terpacok, untuk pasien penderita asites Bupati amanahkan Kepala Dinas Kesehatan bersama stakeholder Dinas Kesehatan (Dinkes) termasuk Humas Pemkab Karawang, Jawa Barat meng investigasi dan akan segera mengevakuasi ke RSUD pasien Mak Wacih,53 tahun seorang penderita asites (suatu kondisi medis yang ditandai dengan akumulasi cairan di rongga perut), yang kini tinggal ditengah hutan Kampung Cikeruh, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel.

Perlu waktu 2 Jam dari wilayah perkotaan menuju timur Karawang, rombongan Dinkes, Humas Pemkab dan insan Pers lainnya menuju rumah Wacih yang tinggal berdua bersama suaminya Ampan,70. Jalan yang lubang dengan tanah yang lengket menyebabkan beberapa kali mobil off road rombongan harus ditarik oleh seling yang ditempelkan kepada batang pohon. Jarak 5 km dari Kantor Desa Kutanegara harus ditempuh dengan 1 jam 30menit.

di perhutanan dekat kawasan industri rumah Wacih berada, namun karena kesulitan secara finansial Keluarga Ma Wacih yang suaminya hanya menjadi petani penggarap kebun biasa. Dikampung yang berpenghuni 30 rumah tersebut yang terpencar, Wacih hanya memiliki 3 tetangga ditengah bukit tinggi.

Sudah sekitar 4 tahun Wacih menderita dengan perut kembung yang menambah beratnya 3 kali lipat.
 "Saat ini kita melakukan investigasi untuk mengetahui kondisi Wacih,  dari hasil wawancara kita perkirakan perut Wacih mengalami kondisi asites. Berat normal Wacih sekitar 45 kg karena asetis saat ini mengalami 120 kg," ungkap Kepala Dinkes Karawang, Yuska Yasin.

Yuska menyebutkan kemungkinan besar Wacih menderita gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh perut dengan gejala awal hepatitis B. Tetapi kondisi saat ini sudah sangat parah dengan berat perut yang penuh cairan. "Biar tim medis yang melakukan pemeriksaan lanjut " kata dia.

Sejauh ini, menurut Yuska, Wacih masih bisa makan dan minum sampai kepada buang air pun normal rutin. Namun dia tidak bisa melakukan aktivitas seperti orang normal. Karena terasa sesak pada nafas karena ukuran badan besar karena penuh dengan air

Yuska memastikan akan mengevakuasi Wacih Selasa untuk dilakukan pengobatan ke RSUD Karawang. "Awalnya mau sekarang, tetapi melihat kondisi jalan seperti ini kita belum dapat melakukannya. Selain itu kita akan melakukan pemetaan jalur yang lebih aman buat Wacih operasional evakuasi nantinya terdiri dari jajaran Puskesmas Ciampel jajaran TKSK PSM dan jajaran aparatur Kecamatan Ciampel dan Desa Kutanegara akan partisipasi juga," terangnya.

Setelah di RSUD, Wacih akan diberikan pemeriksaan terlebih dahulu tentang kondisinya terus dilakukan perawatan. "Kebetulan dia merupakan Anggota  KIS, sehingga kita sangat mudah untuk melakukan rujukan," pungkasnya.

PERWOSI KAB KARAWANG GELAR SENAM SEHAT RATUSAN PESERTA PADATI LAPANG KARANGPAWITAN


Guna mewujudkan para wanita di kabupaten Karawang agar sehat dan bugar, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia ( Perwosi ) Kab Karawang gelar senam Sehat bersama. Ratusan Wanita baik dari usia Remaja hingga manula antusias mengikuti kegiatan senam sehat memadati lapangan serbaguna di Kecamatan Karawang Barat. Berlokasi di lapangan Karang Pawitan pada Minggu (10/4) Ratusan Peserta kompak berwarna seragam kuning dengan dikomandoi dengan instruktur Senam berpengalaman selama 90 menit bersenam Ria. Turut hadir Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana yang juga sebagai Ketua Umum Perwosi Kabupaten Karawang. 
Turut hadir organisasi lain seperti HIMPAUDI, PKK, Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari, ibu ibu majlis Talim dan seluruh organisasi yang terbagung pada GOW.
Bupati Karawang berpendapat pada kesempatan ini Perwosi adakan senam sehat untuk meciptakan mindset masyarakat agar dapat lakukan olahraga rutin minimal 30 menit sehari, olahraga itu banyak manfaat yang diperoleh. Harapannya dengan diadakan senam sehat saat ini, masyarakat khususnya wanita sadar akan pentingnya meluangkan waktu untuk berolahraga demi kebugaran dan kesehatan.

Selanjutnya dr. Cellica juga mengatakan bahwa kegiatan hari ini adalah Program Kerja Perwosi Kab. Karawang tahun 2016,  feedback dari masyarakat sangat bagus, kesadaran akan kesehatan dan kebugaran jasmani menjadi hal mutlak jika ingin mendapat kualitas hidup yang baik. Masyarakat era kini paham betul akan hal kesehatan bila tidak dibatas pendaftaran waktunya mugkin akan seribu lebih yang berpartisipasi mengingat karena sponsor hanya bisa sekitar 700-800 peserta maka saat ini hanya sebatas ini yang partisipasi di meriahkan juga dengan doorprise sepeda dan barang elektronik.

Atas nama Ketua Umum Perwosi, kami ucapkan terima kasih kepada para peserta yang ikut partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat yang hadir hari ini serta dari sponsor yang telah memberikan dukungan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dengan adanya acara ini Perwosi terus memelihara dan menularkan Mindset Masyarakat Olahraga Aktif 30 menit dalam sehari, khususnya untuk para wanita, baik itu ibu rumah tangga ataupun wanita karir. Olahraga itu sangat penting untuk kebutuhan jasmani kita yang sinkron juga pada rohani kita. Dengan banyaknya wanita sehat dan kuat maka peran wanita kuat itu sebagai penopang pelaku pembangunan di setiap daerah. Ada peribahasa yang mengatakan bahwa di balik lelaki yang sukses terdapat wanita yang kuat

BUPATI KARAWANG, MENGHADIRI PELANTIKAN PENGURUS IPPAT KABUPATEN KARAWANG MASA BHAKTI 2016-2019


Dalam era perkembangan global yang begitu pesat, pertanahan merupakan hal yang sangat strategis dan sensitif, yang memerlukan penanganan sangat serius, memiliki kepastian, ketegasan sekaligus kearifan, sehingga pengelolaan pertanahan tidak terlepas dari filosofis bangsa bahwa   bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sebagiamana telah diamanatkan dalam pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Guna meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam profesi PPAT, maka Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) melantik dan mengukuhkan kepengurusan IPPAT masa bhakti 2016-2019 pada Selasa (12/4) bertempat di Hotel Resinda dan dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
Dalam sambutan singkatnya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, keberadaan notaris memiliki peran yang sangat luar biasa, apalagi pertumbuhan ekonomi makro Kabupaten Karawang sedang tumbuh begitu pesat. Oleh kareina itu, ketika 15 tahun yang lalu Karawang hanya terkenal sebagai lumbung padi Jawa Barat sebagai pusat ketahanan pangan nasional, maka sekarang Karawang membuka pandangan masyarakat Indonesia bahwa Kabupaten Karawang sebagai pusat Industrialisasi.
Selanjutnya, keberadaan penunjang-penunjang pembangunan salah satunya adalah yang erat kaitannya dengan peran serta para IPPAT dan notaris yang berada di Kabupaten Karawang, hal ini memiliki peran yang sangat luar biasa bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang.
Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam rangka pembangunan yang luar biasa ini, seperti pembangunan jembatan, pembangunan jalan, peningkatan-peningkatan sumber daya manusia, peningkatan pendidikan dan kesehatan, semua ini memerlukan peran aktif dari seluruh jajaran IPPAT dan notaries di Kabupaten Karawang.
Pada kesempatan tersebut dihadiri pula oleh Ketua pengurus wilayah IPPAT Jawa Barat, Ketua Pengurus INI Kabupaten Karawang beserta seluruh jajaran pengurus baru MPD Kab. Karawang, perwakilan dari BPN Kabupaten Karawang, Kepala DPPKAD, perwaklian Polres Karawang

Bupati Resmikan Gedung Baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNSIKA



Pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam upaya membangun kesejahteraan masyarakat. Melalui pendidikan, masyarakat diharapkan dapat memiliki kualifikasi agar mampu bersaing di dunia global. Universitas Singaperbangsa Karawang, sebagai satu-satunya universitas negeri di Karawang memiliki peran penting dalam menciptakan lulusan yang unggul, sehingga kemudian dapat membangun karawang ke arah yang lebih baik.
Salah satu fakultas di Universitas Singaperbangsa Karawang , Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang tiap tahunnya mencetak sarjana ekonomi yang berkualitas terus meningkatkan kualitasnya. Dalam meningkatkan kenyaman pada kegiatan akademik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNSIKA meresmikan gedung baru yang beralamat di jl. HS. Ronggowaluyo, Teluk Jambe Timur.
Peresmian tersebut dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, ketua DPR Karawang H. Toto Suripto, Dekan Feb Unsika DR.H Sonny Hersona GW., MM dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan oleh dr. Cellica Nurrachadiana, beliau menyampaikan selamat kepada jajaran dosen dan para staf dari FEB Unsika yang telah meresmikan gedung barunya.  Cellica berpesan kepada para dosen maupun staf dan juga kepada mahasiswa yang harus turut mengawal pembangunan yang ada di kabupaten karawang melalui peningkatan pendidikan dengan mencetak sarjana yang unggul sesuai dengan kualifikasinya masing-masing .
Sebelumnya Sonny Hersona, selaku dekan FEB Unsika dalam laporannya menginformasikan bahwa pembangunan gedung tersebut dilakukan secara bertahap selama kurang lebih empat tahun yang total anggarannya menghabiskan 2,7 Milyar. Yang diikuti dengan kualitas bangunan yang kokoh dan kuat

Senin, 11 April 2016

TEH CELLI KANG JIMMY DATANGI ISTANA NEGARA UNTUK HADIRI RAPAT KERJA PEMERINTAH TAHUN 2016 YANG DIPIMPIN LANGSUNG OLEH PRESIDEN RI JOKOWI



Presiden Joko Widodo menggelar rapat kerja pemerintah tahun 2016 di Istana Negara, Jumat (8/4). Para kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati hingga wali kota dari seluruh Indonesia hasil Pilkada Tahun 2015 lalu hadir dalam rapat tersebut. termasuk Bupati dan Wakil Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana ( Teh Celli ) dan H. Ahmad Zamakhsyari ( Kang Jimmy ).

Pada kesempatan ini Presiden memberikan pengarahan langsung kepada kepala daerah tentang mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan efisien. Pemerintah pusat dan daerah pun harus sinergis. "Jangan sampai kebijakan atau program pemerintah pusat tidak dapat terlaksana dengan baik di daerah akibat tidak adanya pemahaman yang sama," ujar Kepala Pusat Kementerian Dalam Negeri Dodi Riyatmaji sebelum acara.

Setidaknya, ada dua poin penting yang disampaikan Presiden. Pertama, yakni ketepatan program kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah harus mengutamakan program-program yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. Kedua, yakni soal memangkas aturan atau regulasi yang menghambat proses pembangunan.

Dalam kesempatan itu, hadir 185 orang bupati beserta para wakilnya, 30 wali kota beserta wakilnya serta para gubernur termasuk yang baru saja dilantik hasil dari pemilihan umum kepala daerah beberapa waktu lalu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kepala daerah dan wakil kepala daerah tetap "mesra" hingga akhir masa jabatan. "Saya minta agar pimpinan daerah jadi satu kesatuan, jangan awal mesra, nanti di pertengahan hubungan tidak harmonis karena kepentingan Pilkada berikutnya mesra saja hingga 4 tahun 6 bulan 6 bulan terakhir saja bila ingin bertarung pilkada, jadi pecah kongsi jangan terjadi," kata Presiden Jokowi di Istana Negara

Presiden mengatakan kerja pemimpin daerah termasuk yang baru hasil Pilkada Serentak 2015 ditunggu oleh rakyat yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka.

Jokowi juga meminta agar para kepala daerah dan wakil kepala daerah merangkul lawan-lawan politiknya dalam pilkada. "Bertarung itu lima tahun sekali, jangan bertarung terus, nanti rakyat dapat apa," kata Presiden dalam acara yang juga dihadiri Wapres M Jusuf Kalla itu.


Jokowi pun meminta agar pejabat daerah yang dulu tidak mendukung saat pilkada tidak dimutasi ke tempat terpencil karena alasan itu.Dalam kesempatan itu Presiden juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan inflasi di daerah memengaruhi kondisi Nasional.

"Realisasi APBD akan mendorong ekonomi daerah, jangan pakai pola lama, kendalikan kepala dinas agar awal tahun anggaran sudah keluar sehingga Februari mulai dikerjakan," katanya. 


Terakhir orang nomor satu di Negara ini meminta agar pejabat daerah menjaga laju inflasi di daerah. "Cek terus harga bahan pokok seperti beras, cabai, jagung dan lainnya di agen dan distributor, tiap daerah harus ada TPID (Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah)," kata Jokowi 

Kamis, 07 April 2016

RAKERDA KARANG TARUNA TAHUN 2016


Salah satu forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi Karang Taruna adalah Rapat Kerja Daerah (RAKERDA). di forum ini, pengurus menjabarkan dan mengaplikasikan hasil-hasil TKD menjadi sebuah rumusan dan keputusan yang betul-betul harus optimal, representatif, akomodatif dan demokratis bagi komunitas pekerja dan relawan sosial dari kalangan generasi muda yang berada dibawah naungan Panji Karang Taruna.

Pengurus Karang Taruna Kabupaten Karawang Menggelar Kegiatan rakerda Pada Rabu (6/4) bertempat di salah satu hotel Komersil di kawasan Telukjambe Timur, Kegiatan yang ,megambil Tema Bekerja Berkarya untuk Kesejahteraan Sosial di Lumbung Padi dan Industri ini diikuti sekitar 500 anggota Pengurus Kabupaten hingga tingkat Kecamatan dan Desa, Selain unsur Karang Taruna, kegiatan ini juga dihadiri undangan dari instansi Pemerintah, swasta serta organisasi, parpol dan mitra lainnya.

Acara dibuka oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana ditandai dengan pemukulan gong. Cellica hadir bersama kang Jimmy Wakil Bupati Karawang serta Unsur Forkominda.

Dalam sambutannya, Ketua Karang Taruna Jawa Barat Ir Buddy Setiawan M.Si mengatakan bahwa Rakerda ini merupakan momentum yang tepat untuk menggelorakan kembali semangat ke-karang taruna-an yang belakangan dirasa kian melemah. Oleh karenanya, disamping menghadirkan pengurus kabupaten/kota, dirinya juga mengambil inisiatif untuk mengundang seluruh ketua dan sekretaris tingkat Kecamatan. "agar kita bisa merasakan kebersamaan yang merupakan modal bagi kekuatan karang taruna dalam memainkan peran sosialnya ditengah masyarakat" papar Buddy.

Bupati Karawang Teh Cellica dalam sambutannya berharap Semoga hasil-hasil rakerda yang telah dilaksanakan dapat memberikan nilai-nilai kepeloporan karang taruna sebagai organisasi yang berbasis generasi muda dengan memiliki etika, kecerdasan dan kesantunan dalam kehidupan bermasyarakat. "karena tidak bisa dipungkiri, generasi muda saat ini adalah generasi penerus bangsa" demikian pungkas Bupati yang dilanjutkan dengan pemukulan bedug sebagai tanda dibukanya kegiatan Rakerda Karang Taruna Kabupaten Karawang.

Sementara itu pada Rakerda ini juga diwarnai oleh event Karang Taruna Award 2016 diantaranya yang memperoleh penghargaan diantaranya yakni berikut para pemenang Award : 
Karang Taruna terbaik Bidang Kesejanteraan Sosial : Karang Taruna Desa Kamojing Kec Cikampek; Tokoh Masyarakat Peduli Lingkungan : Bapung; Tokoh Masyarakat Peduli Pendidikan : H. Walim;
Tokoh Wirausaha Peduli Pemuda : Edi Setiono, S Pd; Tokoh Peduli Budaya : Nace Permana; Karang Taruna Desa Kreatif  : Desa Kalangsari Kec Rengasdengklok; Perusahaan Peduli Perekrut Tenaga Kerja Lokal Karawang : PT Yamaha Motor; Kawasan Industri Peduli Karang Taruna : KIIC; Pembina Umum Terbaik tingkat Desa : Kepala Desa Kalangsari; Perusahaan Terbaik peduli Lingkungan Hidup : PT Pupuk Kujang.
Penghargaan diserahkan berupa Sertifikat dan Piala di serahkan oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana yang juga sebagai Pembina Utama.

SIDAK TATA KOTA



Memasuki hari kerja ke 49 Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana bersama Wakil Bupati H. Ahmad Zamakhsyari melakukan sidak kepada pedagang pool pasir batu yang beroperasi nakal yang merusak pemandangan keindahan kota, sidak ini dilakukan pada Rabu (6/4). Tujuannya ialah tidak lain yakni guna merealisasi program menata kota agar lebih indah. Bupati Karawang langsung turun berdiskusi dengan pedagangnya langsung, pendekatan secara persuasif dilakukan.

Dengan salah satu pengelola pool Pasir Bupati berdiskusi Bupati inginkan “Dalam waktu 3 hari dagangan pasir batu dan sejenisnya agar dikosongkan di sepanjang pinggir jalan ini karena sepanjang jalan Interchange Karawang Timur Ringroad Klari Tanjung Pura dan Interchange Karawang Barat akan kami tata dan dibuat indah karena ini bukan lahan untuk komersial berjualan. Mengenai alokasi untuk pindah tempat usaha masih dalam tahap pemikiran Bupati agar dapat berjualan dipindah dimana. Namun tenggat 3 hari harus dikosongkan karena program kami Bupati serta Wakil Bupati Karawang pada RPJMD itu ialah salah satunya menata kota.

Dalam kesempatan sama Bupati Karawang juga sidak perusahaan beton untuk infrastruktur gedung dan ruko yang dibangun permanen di tanah Negara ( Pengairan ),keseluruhannya di datangi dan di tegur. ruko dan proyek ini berlokasi di pinggir jalan Interchange Karawang Barat, ini guna menindaklanjuti keluhan masyarakat karena mobil proyek setiap keluar masuk menyebabkan kemacetan dan antisipasi agar tidak timbul masalah yang tidak di inginkan di kemudian hari.

Pada lokasi tersebut Bupati langsung menelepon owner proyek kepada pemilik proyek Cellica berkata “saya menelepon bapa agar yang kami inginkan bapa sowan datangi kantor kami untuk membahas mengenai izin penggunaan lahan ini untuk proyek apa dan ada indikasi kemacetan lalulintas di transportasi angkutan upaya awal agar diatur keluar masuk kendaraan proyek pada tengah malam saja” ungkapnya.

Bupati Karawang dan Wakil Bupati Karawang sidak bersama dengan Kepala BPMPT, Kasat Pol PP, Sekretaris Dishub, Sekretaris Dinas Binamarga Pengairan, Sekretaris Dinas Cipta Karya dan puluhan pasukan Pol PP dan Dishub. Rute diawali di Interchange Karawang Timur dilanjut menuju Ringroad (Jalan Baru) Klari Tanjung Pura kemudian berakhir di Interchange Karawang Barat.

BUPATI KARAWANG dr CELLICA NURRACHADIANA LAKUKAN PERCEPATAN MASA TANAM GUNA TERUS MENGGENJOT PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN KARAWANG



Kabupaten Karawang merupakan daerah penghasil padi kedua terbesar dalam skala nasional, “hal ini patut dibanggakan karena terbukti dari angka bahwa Karawang hasilkan 1 juta lebih gabah kering ini bahkan lebih baik dari Provinsi Bali yang merupakan Provinsi. sedangkan Karawang hanya Kabupaten ini hal yang sangat diapresiasi.”demikian dikatakan Staf Ahli Kementan RI Dr.Mad Syukur.

Dengan prestasi tersebut Karawang tidak cukup dengan hasil yang ada Karawang ingin terus genjot Produktivitas, atas dasar itu pada Rabu (6/4) Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Distanhutbunnak melakukan Percepatan masa Tanam guna lebih mengoptimalkan Ketahanan Pangan di Tingkat Nasional. Percepatan Masa Tanam ini dimulai secara resmi oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana dengan menabur benih di lahan sawah yang berlokasi di Desa PasirTalaga Kecamatan Telagasari tepatnya pada Kelompok Tani Sugih Mukti.

Turut juga lakukan simbolis nabur benih pada percepatan masa Tanam hadir Ketua DPRD Karawang, Dandim 0604 Karawang, Ketua HKTI, Staf Ahli Mentan RI, Wakil Bupati Karawang. Hadir mendampingi Kepala Distanhutbunnak Karawang Ir Kadarisman, Kepala BP4K Nachrowi.

Dalam Sambutannya Bupati Karawang berikan pandangannya tentang Karawang, Karawang selama ini berkurang lahan teknis Pertanian bukan karena Industri namun lebih kepada pendukung keberadaan Industri seperti Perumahan dan lain sebagainya, namun Pemkab akan terus berkomitmen bahwa Karawang akan terus pertahankan lahan Produktif yang ada, Perda LP2B diikuti dengan Perbup dibawahnya akan memprotek alih fungsi lahan, kepentingan Petani akan diutamakan pada Perda ini, kemudian saya ingin agar Kepala Distanhutbunnak inventarisir Kerusakan Infrastruktur Pertanian apa yang menjadi kewenangan Pemkab akan perlahan di perbaiki bila yang menjadi kewenangan Provinsi atau Pusat akan di kordinasikan agar dapat segera diperbaiki, kemudian mengenai kebutuhan Pupuk, di Karawang jangan sampai terjadi kelangkaan Pupuk, hal tersebut juga akan di inventarisir agar seluruh Kebutuhan Petani dapat di akomodir. karena Petani merupakan pahlawan pangan kami jajaran Pemkab menaruh hormat kepada kinerja Petani, apa yang dilakukan petani semua berkaitan dengan kepentingan penyediaan pangan untuk masyarakat Indonesia. mengenai harapan Petani agar harga jual gabah sendiri tidak murah Pemkab akan terus lakukan monitor agar harga jual juga stabil.

Lebih lanjut Bupati berpendapat Mengenai diadakannya Percepatan Masa Tanam ini merupakan upaya Pemkab Karawang untuk genjot produktivitas Karawang dibandingkan tahun 2014 pada Tahun 2015 saja naik sekitar 2%, kemarin terdapat aktivis orang Karawang bersama Prof Hariri mendatangi kantor ia miliki varietas Padi yang dapat setahun 4 kali Panen. Dan kualitas hasil produksi pun akan dapat bersaing. Uji sample ini akan dilakukan nanti di lahan kampung Budaya. Ketika  goal ini akan menjadi kebanggaan kita semua, tentunya Karawang akan menjadi daerah tertinggi peghasil Padi di tingkat Nasional. Yang saat ini merupakan kedua terbesar berdasar data update Tahun 2014 2015.
Terakhir Bupati Karawang juga menegaskan bahwa dengan datangnya Presiden Jokowi beberapa bulan lalu di Kabupaten Karawang itu untuk mempromosikan Varietas baru milik IPB  yang dapat hasilkan 8-9 ton perhektar itu juga dapat genjot produktivitas di Karawang, pada prinsipnya kepada penyuluh pertanian Petani yang hadir pada kegiatan ini Karawang akan selalu menjadi andalan dalam hal lahan Pertanian karena merupakan lumbung Padi Nasional dan pusat Ketahanan Pangan di Indonesia. 

Dalam Laporannya Kepala Distanhutbunnak Ir Kadarisman menjelaskan pada Tahun 2014 1.478.056 GKP pada tahun 2015 meningkat 2 % 1.507.789 GKP, percepatan masa tanam ini dilakukan agar hasil produktivitas lebih meningkat dari tahun tahun sebelumnya

PERESMIAN GEDUNG BARU BPJS KETENAGAKERJAAN



BPJS, sebagai Lembaga Negara yang bergerak dalam bidang asuransi sosial ketenagakerjaan merupakan pelaksana undang-undang jaminan sosial tenaga kerja yang sesuai dengan UU No: 24 tahun 2011 tentang BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan program pemerintah dalam satuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Upaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada para peserta BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan cabang karawang meresmikan gedung barunya yang beralamat di jalan Suroto Kunto, Pada hari Selasa (05/04).
Pada peresmian gedung kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Karawang ini dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, Asisten Daerah III H. Ramon Wibawa Laksana, M. Si., Direktur Umum dan SDM Naufal Mahfudz dan Direktur Perluasan Kepersertaan dan Hubungan Antar Lembaga (HAL) E. Ilyas Lubis serta Direktur Keuangan selaku Direktur Pembinan Wilayah Jawa Barat Amran Nasution.   Dan para Kepala OPD se-Kabupaten Karawang.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan oleh dr. Cellica Nurrachadiana, beliau menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus dan staf BPJS Ketenagakerjaan cabang Karawang yang telah meresmikan kantor baru yang diharapkan kedepannya mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada tenaga kerja yang ada di Kabupaten Karawang.
Dukungan pemerintah daerah sangat penting agar BPJS Ketenagakerjaan dapat melaksanakan fungsinya dalam melindungi seluruh pekerja. Naufal dalam sambutannya menjelaskan “Setiap kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan harus dapat menjalin kerjasama sinergitas yang optimal dengan pemerintah, kejaksaan negeri dan instansi terkait lainnya guna memastikan perlindungan kepada seluruh pekerja baik sektor formal dan sektor informal maupun proyek jasa konstruksi. Sehingga setiap pekerja dapat terlindungi dari resiko ekonomi serta dapat berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.”
Saat ini, jumlah perusahaan peserta yang terdaftar di Kantor Cabang Karawang telah mencapai 1.495 perusahaan dengan jumlah Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 223.000 orang, sedangkan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebanyak 3.546 orang serta untuk pekerja jasa kontruksi sebanyak 20.394 orang. pencapaian iuran kantor cabang karawang yang pada Februari 2016 telah mencapai Rp. 137,1 Milyar. Hal ini menunjukan bahwa Kantor Cabang Karawang memiliki kinerja yang baik di awal tahun 2016.

471 PNS NAIK PANGKAT SERTA 572 CPNS DISUMPAH MENJADI PNS SK DI SERAHKAN SECARA SIMBOLIS OLEH BUPATI KARAWANG CELLICA NURRACHADIANA



Sebagai upaya peningkatan etos kerja, peningkatan disiplin, dedikasi dan loyalitas yang tinggi serta agar lebih proaktif dalam melayani kepentingan masyarakat, PNS Kabupaten Karawang diberikan Kenaikan pangkat berkala dan kenaikan Status dari CPNSD menjadi PNSD hal tersebut dikatakan Bupati saat penyerahan SK kenaikan pangkat secara simbolis oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana penyerahan berlokasi di plasa kantor Bupati Karawang Senin (4/4) saat apel pagi. Hadir Sekda Kabupaten Karawang H, Teddy Rusfendi Para Staf Ahli Bupati Para Asisten Daerah dan kepala OPD se-Kab Karawang.
Lebih lanjut Bupati mengucapkan “Selamat” kepada para penerima SK kenaikan pangkat terlebih kenaikan pangkat ini, selain merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan PNS beserta keluarganya, karena dengan naik pangkat naik juga penghasilan,mengenai kinerja kita harus selalu berikan layanan prima karena berbeda jaman dahulu dengan saat ini masyarakat kritis maka dari itu layani dengan baik parameter keberhasilan kinerja kita semua ialah kepuasan masyarakat” ujarnya
Bupati berpendapat kenaikan pangkat ialah salah satu manifestasi dari upaya peningkatan pelayanan dibidang administrasi kepegawaian kepada para PNS. “Sasaran yang ingin dicapai dalam program kenaikan pangkat ini adalah tepat orangnya dan tepat gajinya, maka dari itu PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat ini sekaligus menerima kenaikan gaji berdasarkan pangkat yang baru di sandangnya, mengenai karir sendiri pada periode kepemimpinan Cellica Jimmy akan menerapkan Reward dan Funishment bila yang bekerja baik akan diberikan reward dan yang tidak baik akan diberikan funishment perlu diketahui seluruh program Pemkab Karawang berjalan ada kaitannya dalam program pusat karena Karawang sebagai pilot project Pemerintah Pusat maka dari itu para aparatur harus terus rapatkan barisan semangat dan disiplin dalam bekerja disertai dengan kesolidan kekompakan dan juga terus tingkatkan kinerja untuk Karawang yang sama sama kita cintai ini” imbuhnya.
Lebih lanjut Bupati  kepada para Penerima SK PNS juga  ucapkan Selamat, sekian lama ada yang dari tahun 2004, 2005 mengabdi hingga 10 tahun dan Alhamdulillah hari ini telah resmi menjadi PNS keseluruhan yang termasuk dalam Honor Kategori 2. Kepada kalian di himbau untuk dalam pelayanan masyarakat harus didasari  kesiapan fisik dan mental yang kuat, wajib memiliki kedisiplinan serta dedikasi yang sudah semestinya tetap melekat pada diri saudara-saudara sekalian, bahkan lebih ditingkatkan lagi, dan lebih jauh saudara-saudara juga dituntut untuk senantiasa menjaga citra dan nama baik Korps Pegawai Negeri Sipil di manapun saudara berada dan juga sudah sewajibnya saudara-saudara mensyukuri hal ini, tentunya disertai dengan niat dan itikad yang sungguh-sungguh untuk melanjutkan tugas saudara-saudara sebagai bagian dari aparatur pemerintah dan pelayan masyarakat.
Terakhir Bupati kembali menegaskan kepada penerima SK Kenaikan pangkat dan SK PNS karena semua sudah diIkrarkan kepada Alloh SWT pada apel ini maka kalian perlu dapat direalisasikan dalam tindakan kerja keras, berdisiplin, jujur dan tidak korupsi.
Sementara itu laporan dari Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kab Karawang Haryanto, MM menjelaskan “dari 471 PNS yang mengalami kenaikan pangkat rincian nya untuk Golongan III D ke bawah 371 orang dan Golongan IV A dan IV B 100 orang, terakhir untuk penerima SK PNSD sebanyak 572 Orang berdasar Keputusan Bupati 821/Kep.1589/Bkd/2016 Tanggal 14 Maret 2016 Tmt 01-01-2016 tujuan diadakannya kenaikan pangkat berkala kepada PNSD dan peningkatan status CPNSD menjadi PNSD untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya kepada negara

BUPATI PANTAU UJIAN NASIONAL


 Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyelenggarakan Ujian Nasional  (UN) sebagai ujian akhir para siswa – siswi di Indonesia dalam menempuh kelulusan. Dari tahun ke tahun, pembaharuan sistem dan teknis Ujian Nasional (UN) selalu diperbaharui. Salah – satunya ialah sistem ujian yang terkomputerisasi.
Ujian yang menggunakan sistem on-line tersebut diselenggarakan di 24 Sekolah Tingkat Menengah Atas (SMA) sederajat yang terdapat di Karawang. Tahun ini merupakan tahun pertama digelarnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Karawang. Segala kebutuhan kini tengah dipersiapkan, baik oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) ataupun pihak sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK.
Dalam rangka pengawasan pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana melakukan monitoring di sekolah – sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional (UN). Monitoring tersebut dilakukan di SMA N 1 Karawang dan SMA N 4 Karawang pada hari Senin (04/04).
Dengan di dampingi oleh Ketua PGRI Karawang, Cellica memonitoring kegiatan para siswa yang tengah melaksanakan kegiatan ujian nasional. Dalam sesi pengarahan yang diberikan kepada para guru,  Cellica berpesan agar para guru dan pihak, bersama-sama memantau kegiatan ujian nasional agar terlaksana dengan baik.
Terakhir, Cellica juga menyampaikan selamat kepada para guru yang telah membimbing anak-anak dalam menghadapi ujian. “ Dalam beberapa hari kedepan kita akan segera mengetahui hasil ujian nasional yang merupakan hasil kinerja kita bersama-sama. Bukan hanya hasil dari Dinas Pendidikan saja melainkan para tenaga pengajar yang telah bekerja dengan baik.” Ujar Cellica 

dr. CELLICA NURRACHADIANA RESMIKAN KANTOR KEPALA DESA


Peresmian Kantor Desa Ini sebagai upaya agar  dapat menumbuhkan suasana baru yang dapat mendorong gairah dan semangat kerja yang produktif disertai pengabdian yang berpihak kepada rakyat, karena betapapun megahnya Kantor Desa, tentunya tidak berarti apa-apa, apabila insan-insan didalamnya tidak memiliki disiplin dan mentalitas yang tinggi, baik dalam menjalankan roda pemerintahan Desa, peningkatan pembangunan Desa dan pembinaan masyarakat. Maka diresmikan kantor baru pemerintah Desa Pulokalapa, pada Sabtu (2/4) secara langsung oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, Desa Pulokalapa merupakan salah satu icon Kabupaten Karawang dengan wisata realiginya, dimana terdapat makom Syech Quro yang sering banyak dikunjungi oleh para peziarah dari luar kota, sehingga menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
Selanjutnya, prototype kantor Desa/kelurahan dan kecamatan yang ada diseluruh Kabupaten Karawang mempunyai prototype yang sama yang menjadi sebuah ciri atau design dari kantor pemerintahan Kabupaten Karawang.
Tujuan dalam hal pembangunan ini sebagai langkah dalam memberikan pelayanan yang baik oleh aparatur pemerintah desa kepada masyarakat, sehingga berbanding lurus dengan bangunan kantor Desa yang baik dan representatif. “Karena dengan bangunan yang bagus, maka semangat kerja dari Kepala Desa sampai ke jajaran aparatur desa yang lainnya harus makin baik, harus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dari pada sebelumnya”, tegas Cellica.
Terakhir Bupati Karawang berharap bahwa, mudah-mudahan dengan peresmian kantor Desa yang baru ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat, lebih dekat lagi dengan masyarakatnya dan mudah-mudahan apa yang diinginkan oleh masyarakat selama itu kebaikan dapat diadopsi dan diakomodir oleh seluruh aparatur pemerintah.
Pada kesempatan tersebut turut dihadiri pula oleh Camat Lemahabang, Kepala Desa Pulo Kalapa, serta perwakilan Muspika setempat.

GEBYAR PAUD KE 6 TINGKAT KECAMATAN KARAWANG BARAT TAHUN 2016



Menumbuhkembangkan serta mengaktualisasikan bakat, seni, kreatifitas serta potensi yang dimiliki para siswa, agar dapat mengapresisasi seni dan budaya lokal maupun nasional terhadap siswa, serta untuk menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dan jiwa nasionalisme kepada para siswa. Hal tersebut memberikan stimulus yang sangat baik bagi tumbuh kembang anak pada masa keemasannya, maka diselenggarakan Gebyar PAUD Ke 6 tingkat Kecamatan Karawang Barat Tahun 2016 pada Sabtu (2/4) di Sport Hall Gor Adiarsa Karawang dan dihadiri langsung oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
            Pada kesempatan tersebut, Bupati Karawang menyampaikan sambutannya bahwa, melalui minat dan bakat yang disenangi, mudah-mudahan menjadikan anak-anak yang membanggakan bagi kita semua, melalui pengarahan dari guru-guru serta orang tua yang sesuai dengan apa yang disenangi oleh anak-anak tersebut.
            Melalu pendekatan emosional atau pendekatan rasa, baik antara guru dengan murid ataupun orang tua dengan anaknya, karena dengan pendekatan rasa dapat mengetahui kelebihan dan keahlian yang terdapat pada seorang anak. Dengan potensi-potensi yang ada dalam seorang anak inilah yang harus mampu dimaksimalkan oleh guru dan orang tua.
            Dalam persaingan ekonomi di era globalisasi saat ini bukan hanya tertumpu pada pendidikan yang bersifat formal saja, tetapi tentunya harus mampu meraih prestasi khususnya keterampilan dan keahlian yang dimiliki.
            Selanjutnya, acara Gebyar PAUD ini merupakan ajang silaturahmi baik guru dengan orang tua siswa ataupun para siswa salah satu sekolah dengan para siswa sekolah lainnya. Semua stake holder yang terlibat harus bersinergi dan bekerjasama dalam membangun unsur dunia pendidikan, utamanya dalam upaya mencetak anak-anak usia dini khususnya sesuai dengan minat dan bakat mereka, tidak ada paksaan, justru lembaga ini yang dapat membuat mereka senang dan mudah menyerap apa yang diajarkan oleh guru. Sehingga pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan dalam dunia pendidikan khsusunya anak-anak usia dini ini mampu menjadi anak-anak yang luar biasa dan hebat kedepannya.
            Bupati Karawang juga menekankan bahwa, pendidikan moral menjadi salah satu point penting di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, hal ini bukan hanya menjadi tolak ukur dalam keberhasilan IPM dan pendidikan akademi saja, tetapi yang terpenting adalah pendidikan melalui proses budi pekerti yang harus kita jalankan bersama-sama.
            Terakhir Bupati Karawang berharap, pendidikan sangat penting dan dimulai dari anak-anak usia dini, karena itu menjadi kewajiban bagi semua stake holder yang terlibat untuk membangun dunia pendidikan.
            Dalam acara tersebut turut hadir pula Kadisdikpora Kabupaten Karawang Drs. H. Dadang Sugardan, M.Pd, Ketua Himpaudi Kabupaten Karawang, Camat Karawang Barat dan Muspika, Kepala UPTD PAUD SD Kec. Karawang Barat, para penilik dan pengawas, serta para sponsor yang mendukung acara Gebyar PAUD Ke 6 Tingkat Kecamatan Karawang Barat.