Rabu, 13 April 2016

BUPATI KARAWANG AMANAHKAN DINKES KABUPATEN KARAWANG INVESTIGASI DAN EVAKUASI PASIEN PENDERITA ASITES YANG MENYEBABKAN MEMBESAR DI RONGGA PERUT KE RSUD KARAWANG


Guna merespon laporan masyarakat, respon Cepat dilakukan Bupati Karawang, Bupati Karawang karena bersamaan menengok Irma Penyanyi Ular yang meninggal karena terpacok, untuk pasien penderita asites Bupati amanahkan Kepala Dinas Kesehatan bersama stakeholder Dinas Kesehatan (Dinkes) termasuk Humas Pemkab Karawang, Jawa Barat meng investigasi dan akan segera mengevakuasi ke RSUD pasien Mak Wacih,53 tahun seorang penderita asites (suatu kondisi medis yang ditandai dengan akumulasi cairan di rongga perut), yang kini tinggal ditengah hutan Kampung Cikeruh, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel.

Perlu waktu 2 Jam dari wilayah perkotaan menuju timur Karawang, rombongan Dinkes, Humas Pemkab dan insan Pers lainnya menuju rumah Wacih yang tinggal berdua bersama suaminya Ampan,70. Jalan yang lubang dengan tanah yang lengket menyebabkan beberapa kali mobil off road rombongan harus ditarik oleh seling yang ditempelkan kepada batang pohon. Jarak 5 km dari Kantor Desa Kutanegara harus ditempuh dengan 1 jam 30menit.

di perhutanan dekat kawasan industri rumah Wacih berada, namun karena kesulitan secara finansial Keluarga Ma Wacih yang suaminya hanya menjadi petani penggarap kebun biasa. Dikampung yang berpenghuni 30 rumah tersebut yang terpencar, Wacih hanya memiliki 3 tetangga ditengah bukit tinggi.

Sudah sekitar 4 tahun Wacih menderita dengan perut kembung yang menambah beratnya 3 kali lipat.
 "Saat ini kita melakukan investigasi untuk mengetahui kondisi Wacih,  dari hasil wawancara kita perkirakan perut Wacih mengalami kondisi asites. Berat normal Wacih sekitar 45 kg karena asetis saat ini mengalami 120 kg," ungkap Kepala Dinkes Karawang, Yuska Yasin.

Yuska menyebutkan kemungkinan besar Wacih menderita gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh perut dengan gejala awal hepatitis B. Tetapi kondisi saat ini sudah sangat parah dengan berat perut yang penuh cairan. "Biar tim medis yang melakukan pemeriksaan lanjut " kata dia.

Sejauh ini, menurut Yuska, Wacih masih bisa makan dan minum sampai kepada buang air pun normal rutin. Namun dia tidak bisa melakukan aktivitas seperti orang normal. Karena terasa sesak pada nafas karena ukuran badan besar karena penuh dengan air

Yuska memastikan akan mengevakuasi Wacih Selasa untuk dilakukan pengobatan ke RSUD Karawang. "Awalnya mau sekarang, tetapi melihat kondisi jalan seperti ini kita belum dapat melakukannya. Selain itu kita akan melakukan pemetaan jalur yang lebih aman buat Wacih operasional evakuasi nantinya terdiri dari jajaran Puskesmas Ciampel jajaran TKSK PSM dan jajaran aparatur Kecamatan Ciampel dan Desa Kutanegara akan partisipasi juga," terangnya.

Setelah di RSUD, Wacih akan diberikan pemeriksaan terlebih dahulu tentang kondisinya terus dilakukan perawatan. "Kebetulan dia merupakan Anggota  KIS, sehingga kita sangat mudah untuk melakukan rujukan," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar