Kamis, 07 April 2016

BUPATI KARAWANG dr CELLICA NURRACHADIANA LAKUKAN PERCEPATAN MASA TANAM GUNA TERUS MENGGENJOT PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN KARAWANG



Kabupaten Karawang merupakan daerah penghasil padi kedua terbesar dalam skala nasional, “hal ini patut dibanggakan karena terbukti dari angka bahwa Karawang hasilkan 1 juta lebih gabah kering ini bahkan lebih baik dari Provinsi Bali yang merupakan Provinsi. sedangkan Karawang hanya Kabupaten ini hal yang sangat diapresiasi.”demikian dikatakan Staf Ahli Kementan RI Dr.Mad Syukur.

Dengan prestasi tersebut Karawang tidak cukup dengan hasil yang ada Karawang ingin terus genjot Produktivitas, atas dasar itu pada Rabu (6/4) Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Distanhutbunnak melakukan Percepatan masa Tanam guna lebih mengoptimalkan Ketahanan Pangan di Tingkat Nasional. Percepatan Masa Tanam ini dimulai secara resmi oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana dengan menabur benih di lahan sawah yang berlokasi di Desa PasirTalaga Kecamatan Telagasari tepatnya pada Kelompok Tani Sugih Mukti.

Turut juga lakukan simbolis nabur benih pada percepatan masa Tanam hadir Ketua DPRD Karawang, Dandim 0604 Karawang, Ketua HKTI, Staf Ahli Mentan RI, Wakil Bupati Karawang. Hadir mendampingi Kepala Distanhutbunnak Karawang Ir Kadarisman, Kepala BP4K Nachrowi.

Dalam Sambutannya Bupati Karawang berikan pandangannya tentang Karawang, Karawang selama ini berkurang lahan teknis Pertanian bukan karena Industri namun lebih kepada pendukung keberadaan Industri seperti Perumahan dan lain sebagainya, namun Pemkab akan terus berkomitmen bahwa Karawang akan terus pertahankan lahan Produktif yang ada, Perda LP2B diikuti dengan Perbup dibawahnya akan memprotek alih fungsi lahan, kepentingan Petani akan diutamakan pada Perda ini, kemudian saya ingin agar Kepala Distanhutbunnak inventarisir Kerusakan Infrastruktur Pertanian apa yang menjadi kewenangan Pemkab akan perlahan di perbaiki bila yang menjadi kewenangan Provinsi atau Pusat akan di kordinasikan agar dapat segera diperbaiki, kemudian mengenai kebutuhan Pupuk, di Karawang jangan sampai terjadi kelangkaan Pupuk, hal tersebut juga akan di inventarisir agar seluruh Kebutuhan Petani dapat di akomodir. karena Petani merupakan pahlawan pangan kami jajaran Pemkab menaruh hormat kepada kinerja Petani, apa yang dilakukan petani semua berkaitan dengan kepentingan penyediaan pangan untuk masyarakat Indonesia. mengenai harapan Petani agar harga jual gabah sendiri tidak murah Pemkab akan terus lakukan monitor agar harga jual juga stabil.

Lebih lanjut Bupati berpendapat Mengenai diadakannya Percepatan Masa Tanam ini merupakan upaya Pemkab Karawang untuk genjot produktivitas Karawang dibandingkan tahun 2014 pada Tahun 2015 saja naik sekitar 2%, kemarin terdapat aktivis orang Karawang bersama Prof Hariri mendatangi kantor ia miliki varietas Padi yang dapat setahun 4 kali Panen. Dan kualitas hasil produksi pun akan dapat bersaing. Uji sample ini akan dilakukan nanti di lahan kampung Budaya. Ketika  goal ini akan menjadi kebanggaan kita semua, tentunya Karawang akan menjadi daerah tertinggi peghasil Padi di tingkat Nasional. Yang saat ini merupakan kedua terbesar berdasar data update Tahun 2014 2015.
Terakhir Bupati Karawang juga menegaskan bahwa dengan datangnya Presiden Jokowi beberapa bulan lalu di Kabupaten Karawang itu untuk mempromosikan Varietas baru milik IPB  yang dapat hasilkan 8-9 ton perhektar itu juga dapat genjot produktivitas di Karawang, pada prinsipnya kepada penyuluh pertanian Petani yang hadir pada kegiatan ini Karawang akan selalu menjadi andalan dalam hal lahan Pertanian karena merupakan lumbung Padi Nasional dan pusat Ketahanan Pangan di Indonesia. 

Dalam Laporannya Kepala Distanhutbunnak Ir Kadarisman menjelaskan pada Tahun 2014 1.478.056 GKP pada tahun 2015 meningkat 2 % 1.507.789 GKP, percepatan masa tanam ini dilakukan agar hasil produktivitas lebih meningkat dari tahun tahun sebelumnya

0 komentar:

Posting Komentar