Rabu, 25 Mei 2016

PERESMIAN GEDUNG BARU KANTOR IMIGRASI KELAS II KARAWANG


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana Hadiri Peresmian Gedung Baru Kantor Imigrasi Kelas II Karawang yang diresmikan langsung penggunaannya dengan ceremony pengguntingan pita oleh Mentri hukum dan hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Selasa (24/05) dilingkungan Kantor Imigrasi Karawang.
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi  kepada segenap keluarga besar Kantor Imigrasi Karawang yang telah mendukung semua aktifitas dan program pemerintah Kabupaten Karawang, sehingga program-program di Kabupaten Karawang dapat berjalan dengan baik. langkah yang telah ditempuh dalam rangka peningkatan pelayanan keimigrasian, dan untuk mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat serta untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Kabupaten Karawang. dalam hal ini terutama yang terkait dengan layanan pembuatan paspor yaitu dengan diresmikannya gedung pelayanan paspor yang cukup representatif, “sehingga percepatan pembuatan paspor lebih terjamin dan masyarakat lebih mudah lebih nyaman dan lebih cepat untuk mendapatkan pelayanan kebutuhan paspor,”ungkapnya.
Ditambahkannya,  keberadaan sekretariat Tim Pora (tim pengawas orang asing) sangat diperlukan karena keberadaan orang atau warga negara asing yang melakukan beragam kegiatan di wilayah hukum indonesia perlu mendapat perhatian semua pihak. oleh karena itu menurut Beliau, koordinasi antar instansi terkait dalam rangka menyamakan persepsi  dalam hal pengawasan kegiatan orang asing di daerah sesuai dengan bidang tugas masing-masing mutlak dilakukan.
Namun demikian menurut Beliau, dilihat dari posisi yang sangat strategis sebagai tujuan maupun transit lalu lintas orang asing dan barang maka sangat potensial disusupi oleh kepentingan lain secara ilegal dan tidak bertanggung jawab, misalnya perdagangan manusia (human trafficking), penyelundupan manusia, lalu lintas barang terlarang (narkoba, psikotropika) serta kepentingan bernuansa politik, ekonomi, sosial budaya yang dapat mengancam stabilitas negara dan daerah. satu hal yang menjadi kebanggaan kami adalah kantor imigrasi karawang memiliki konsep kinerja ‘pasti’ yaitu akuntabel, sinergitas, transparan dan inovatif. mudah-mudahan dengan semangat yang “pasti” tersebut pelayanan kantor imigrasi karawang akan semakin meningkat kualitasnya.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam sambutannya, Beliau meminta agar semua jajaran kantor imigrasi kelas II A Karawang terus melakukan perbaikan diri dan kinerja, mengingat Masyarakat sekarang sudah semakin kritis dan mudah menyampaikan ketidakpuasannya melalui media sosial.
Ditambahkannya,  semua aparatur harus melayani mesyarakat dengan baik dan terbuka. Lebih dari itu, seorang petugas imigrasi harus mampu menciptakan kreasi yang inovatif agar masyarakat terlayani dengan baik.
Namun demikian masih menurut Beliau, bertepatan dengan momentum kebangkitan nasional, kantor keimigrasian di seluruh Indonesia menerapkan kebangkitan pelayanan publik. Semua aparatnya wajib memberikan kepastian layanan dan kepastian waktu kepada pemohon paspor dan pemohon dokumen keimigrasian lainnya.
Menurut Beliau, peningkatan layanan  telah dilakukan di sejumlah kantor imigrasi seperti di Jakarta Selatan dan Cirebon. "Di Jakarta Selatan ada penambahan waktu pelayanan hingga sore. Sementara di Cirebon diterapkan layanan drive thru," imbuhnya.
Di sisi lain, terkait pengawasan orang asing oleh aparat keimigrasian tetap harus dilakukan dengan secara ketat, namun tidak menyampingkan etika kesopanan menyangkut diberlakukannya MEA, akan semakin banyak orang asing yang masuk ke Indonsia, termasuk ke Kabupaten Karawang. Oleh karena itu, petugas imigrasi harus lebih waspada dalam mengawasi orang asing.
Dalam laporannya, Kepala Kantor Wilayah Keimigrasian Jawa Barat, Susi Susilawati menyampaikan, saat ini di wilayah Karawang dan Purawakarta terdata sekitar 2000 lebih warga negara asing yang bekerja terlebih disektor industri. Maka dari itu pula pihaknya membangun ruangan Sekretariat Tim Pengawasan Orang Asing. Keberadaan gedung tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi saat dijumpai permasalahan terkait dengan orang asing.
Pembangunan gedung baru di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II A Karawang menurutnya bertujuan untuk menghadirkan aparatur negara di tengah-tengah masyarakat sebagai fasilitator percepatan ekonomi masyarakat serta memberi kenyamanan bagi pemohon Pasport, "Gedung ini dilengkapi dengan ruang bermain anak, raung ibu menyusui, juga ruang khusus para penyandang difabel agar mereka nyaman sambil menunggu pelayanan," imbuhnya

PENGUKUHAN PENGURUS KADIN KARAWANG


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana beserta jajaran Forkominda hadiri pengukuhan pengurus dan Rapat Pimpinan  Kabupaten I Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Karawang. Seluruh Pengurus tersebut secara resmi dikukuhkan oleh Ketua Kadin Jawa Barat Agung Suryamas Sutrisno di Hotel SwissBell In Karawang, Selasa (24/05).
Dalam Sambutannya Ketua Kadin Karawang, Fadludin Damanhuri,  Beliau mengumpamakan persepakbolaan liga Inggris club Leicester City itu klub kecil yang tidak pernah di perhitungkan, akan   tapi sekarang klub tersebut menjadi juara liga inggris. “Kadin Karawang juga diharapkan mampu membawa perubahan perekonomian dan bisnis di Kabupaten Karawang menjadi lebih berkembang dan maju,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Kadin Jawa Barat Agung Suryamas Sutrisno, Beliau berharap agar di Kabupaten Karawang di buat kantor Kadin yang representatif. “Semoga di Karawang kantor kadin yang representatif dapat terwujud,” imbuhnya.
Sebab,  menurut Beliau Karawang  sudah menjadi salah satu pusat perekonomian di Indonesia. Beliau  harap kadin Karawang dapat menjadi mitra kerja pemerintah agar dunia Usaha dan bisnis di Karawang menjadi meningkat,” jelasnya.
Masih ditempat yang sama, Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadiana menyampaikan dalam sambutannya,  supaya Visi dan Misi Kadin serta Visi dan Misi Pemkab Karawang dapat bersinergi dalam memajukan perekonomian di Karawang. “Karawang salah satu yang memiliki potensi yang sangat luar biasa,” tandasnya.
Ditambahkannya,  soal permintaan kantor Kadin yang reperesentatif, Pemkab berupaya  akan menyumbang 30 persen dari total anggaran yang ada. “Kalau kita patungan dalam membangun kantor kadin yang representatif Insyaalloh bisa terwujud. Kami dari pemkab akan bantu 30 persen, sisanya Kadin 70 persen,” ujarnya

Senin, 23 Mei 2016

PRAMUKA KWARTIR CABANG KARAWANG GELAR MUSCAB KE - X


Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Karawang kembali menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke X, Senin (23/5), di Aula RM.Lebak Sari Inter Change Karawang Barat. Kegiatan yang rutin digelar lima tahun sekali itu,  mengagendakan pertanggungjawaban Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Karawang 2010-2015. Sekaligus memilih dan menyusun kepengurusan Kwarcab Gerakan Pramuka Karawang masa bhakti 2016-2021.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat dan sejumlah pengurus Kwarcab Kabupaten Karawang. Yakni Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana sebagai Majelis Pembimbing Kwartir Cabang (Mabincab) Kabupaten Karawang,  Serta sejumlah utusan dari  Kwartir Ranting (Kwaran) se Kabupaten Karawang.
Dalam Sambutannya Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana sekaligus sebagai Mabincab Karawang menyampaikan, bahwa kegiatan Musyawarah Cabang ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan evaluasi kinerja gerakan Pramuka dalam menjalankan misi yang telah ditempuh selama ini.
Bupati juga meminta agar momentum Muscab ini digunakan semaksimal mungkin guna merumuskan langkah-langkah strategi bagi panduan di masa yang akan datang.
Selain itu, Beliau meminta Kepada Ketua Kwartir Ranting di masing-masing kecamatan bertanggung jawab membantu Kwartir Cabang untuk menggerakkan kegiatan-kegiatan Pramuka. “Agar kuantitas gerakan pramuka semakin baik,” katanya.
Beliau berpesan kepada siapun yang nantinya ditugaskan kembali menjadi Ketua Kwarcab Karawang beserta segenap pengurus dalam Muscab kali ini, agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kewenangannya serta dapat bersinergi dengan program Pemerintah Daerah.(

RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN KARAWANG MENETAPKAN TIGA RAPERDA DAN PEMBENTUKAN PANSUS RAPERDA


 DPRD Kabupaten Karawang menggelar rapat paripurna dengan agenda penetapan tiga Raperda, pembentukan Pansus Raperda serta penyampaian perubahan alat kelengkapan dewan, hal tersebut disampaikan oleh pimpinan sidang Ketua DPRD Kabupaten Karawang Toto Suripto, pada Jum’at (20/5).
            Penetapan tiga Raperda tersebut tentang Penataan Dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, Dan Toko Swalayan, Raperda tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan, Raperda tentang Jalan dan Pembentukan Pansus Raperda tentang Irigasi, tentang Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin dan tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Terpadu.
            Pemerintah Kabupaten Karawang berkewajban melayani setiap dan memenuhi hak serta kebutuhan dasarnya masyarakat dalam kerangka pelayanan publik yang merupakan amanat Undang-undang Dasar 1945.
            “Sebagaimana kita ketahui, salah satu kewajiban pemerintah Kabupaten Karawang adalah menyelenggarakan pelayanan publik transparan dan akuntable”, ujar Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana saat menyampaikan Pidato di Rapat Paripurna.
            Tentu kedepannya dengan diberlakukannya Perda tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kabupaten Karawang akan semakin baik sesuai harapan masyarakat guna meningkatkan kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik yang dilakukan pemerintah.
            Pemerintah Kabupaten Karawang senantiasa meningkatkan sinergitas kinerja antara legislatif dengan eksekutif agar kinerja yang laksanakan benar-benar mencerminkan bukan sekedar apa yang diinginkan tetapi apa yang dibutuhkan oleh masyrakat.
“Semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang dilaksanakan pemerintah, maka akan meningkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus akan mudah bgai pemerintah dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan”, lanjut Cellica.
Terkait setelah penetapan Raperda menjadi Perda, Bupati Karawang menginstruksikan kepada SKPD terkait agar segera membuat peraturan turunannya berupa Peraturan Bupati dan Keputusam Bupati sebagai landasan operasional dari perda tersebut.
“Kedepannya tidak diharapkan adanya perda-perda yang mandul dan tidak memberi kontribusi dalam upaya peningkatan kemakmuran masyarakat kabupaten karawang”, pungkas Cellica.
Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD terkait, para Camat dan Kepala Desa serta Lurah, perwakilan dari Kodim 0604, perwakilan dari Kapolres, perwakilan dari Kajari Karawang, turut hadir pula tamu undangan dari mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang.

PERINGATAN HARKITNAS DAN HUT KODAM III SILIWANGI TK KABUPATEN KARAWANG


Mengukir makna Kebangkitan Nasional dengan mewujudkan Indonesia yang bekerja nyata, mandiri dan berkarakter. Hal itulah yang diangkat menjadi tema pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 108 dan dipadukan dengan HUT Kodam III Siliwangi tingkat Kabupaten Karawang tahun 2016, Jum’at (20/5).
            “Dengan tema ini kita ingin menunjukan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter”, ujar Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana saat menjadi Inspektur Upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI.
            Pada peringatan Harkitnas kali ini, komitmen terhadap NKRI sangat penting menegaskan bahwa sekian lama berdiri sebagai sebuah bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut.
             “Tantangan baru yang muncul di depan kita memiliki dua dimensi terpenting, yaitu kecepatan dan cakupan”, lanjut Cellica. Tentunya hal ini harus di jaga jangan sampai terlambat mengantisipasi kecepatan dan meluasnya ancaman, sehingga dapat dengan cepat mengambil sikap.
            Sejalan dengan semangat peringatan Harkitnas, pada peringatan HUT Kodam III Siliwangi ini pun Bupati Karawang mengajak kepada seluruh prajurit guna mempertahankan kedaulatan NKRI serta secara bergotong royong melakasanakan berbagai program pembangunan guna mensejahterkan masyarakat melalui TNI Manunggal Membangun Desa.
            “Semoga semakin memantapkan tekad kita untuk lebih menjadikan kemanunggalan antara tni dengan masyarakat sebagai salah satu faktor pendukung  dominan bagi kelancaran dan keberhasilan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat”, pungkas Cellica.
               Hal ini sudah seharusnya menjadi perhatian semua pihak guna menjaga keutuhan NKRI, karena sejak diproklamirkannya kemerdekaan, sebagai bangsa Indonesia telah berjanji dan berketetapan hati bahwa NKRI adalah harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar lagi dalam kondisi dan keadaan apapun.
            Pada kesempatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, Sekda Kabupaten Karawang, Ketua DPRD Karawang, Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, Dansubdenpom Karawang, Kajari Karawang, para asisten dan staf ahli, seluruh kepala OPD, para camat dan Kepala Desa.

LOMBA DESA TINGKAT PROVINSI


Pemerintah Kabupaten Karawang mengapresiasi dengan adanya perlombaan Desa/Kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat. Hal ini dapat terlihat dengan ikutsertanya pada perlombaan baik Lomba Kelurahan yang diwakili Kelurahan Karawang Wetan pada selasa yang lalu dan Lomba Desa yang diwakili oleh Desa Cariumulya, pada Kamis (19/5) bertempat di Kantor Desa Cariumulya.
            Pada kesempatan tersebut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Karawang, Ketua DWP Kab. Karawang, Ketua BPMPD Provinsi Jawa Barat sekaligus ketua romobongan tim penilai lomba Desa, Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Karawang, Camat Telagasari, seluruh kepala OPD.
Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan bahwa, desa memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembangunan, karena desa memiliki berbagai potensi yang bias dikembangkan untuk memajukan pembangunan di desa, seperti yang dimiliki oleh  Desa Cariumulya yang memiliki aneka ragam potnsi yang bias dikembangkan termasuk bidag seni yang tentunya dapat menjadi representasi dari inovasi yang dilakukan desa dan bisa menjadi contoh bagi desa lainnya yang ada di Kabupaten Karawang untuk menunjukan prestasi dan kinerjanya.      
Desa Cariumulya ini merupakan salah satu desa yang direkomendasikan untuk mengikuti lomba desa ditingkat Provinsi Jawa Barat. “Mudah-mudahan ini adalah doa kita semua, Cariumulya bisa berhasil ditingkat Kabupaten Karawang dan ke depan memperoleh penilaian menjadi desa terbaik dan menjadi juara ditingkat Provinsi Jawa Barat”, Ujar Cellica.
            Indikator penilaian lomba desa tercermin dalam Permendagri No 81 Tahun 2015 bahwa indikator penilaian meliputi pemerintahan, kemasyarakatan dan kewilayahan. “Tentunya hal itu menjadi pedoman bagi 297 desa di Kabupaten Karawang, agar dapat meningkatkan pelayanan publik sebagai parameter keberhasilan desa tersebut”, Tegas Cellica.
            Hal tersebut dipertegas pula oleh Kepala BPMPD Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa, “Proses penilaian lomba desa ini melibatkan seluruh unsur masyarakat desa baik pemerintah maupun non pemerintah disetiap tingkatan guna memperliatkan sinergitas satu sama lain”, Ujar Ir. Kusmayadi Tatang.
            Selanjutnya Kepala BPMPD menekankan “Namun yang terpenting terobosan atau inovasi oleh desa dalam rangka pemecahan permasalahan yang dihadapi”. Hal itu sejalan pula dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Karawang “Inovasi yang sudah dilakukan oleh desa Cariumulya ini sebagai salah satu contohnya ibu-ibu PKKnya dapat memainkan alat musik gamelan dan terlihat langsung bahwa hal tersebut merupakan sebuah inovasi dalam bidang kesenian”, ujar Cellica.
            Melalui perlombaan kelurahan/desa tingkat provinsi Jawa Barat ini dapat melahirkan sebuah terobosan atau inovasi yang baik oleh Desa bagi peningkatan pelayanan publik sehingga dapat mensejahterkan seluruh masyarakat khsusunya Kabupaten Karawang.

PENILAIAN LOMBA KELURAHAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT


Kelurahan Karawang Wetan Kabupaten Karawang menjadi satu-satunya perwakilan Kelurahan yang maju pada perlombaan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (17/5), bertempat di Kantor Kelurahan Karawang Wetan.
Hal ini merupakan kebanggaan, karena dari 19 Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat, hanya Kabupaten Karawang yang mampu dan berani mengikut sertakan salah satu Kelurahan untuk diperlombakan selain sisanya dari 7 Kota yang ada di Jawa Barat.
            Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan bahwa, Kelurahan di Kabupaten Karawang tidak kalah bersaing dengan Kelurahan di Kota yang ada di Provinsi Jawa Barat. “Satu-satunya Kabupaten yang berani mengikuti lomba Kelurahan adalah Kabupaten Karawang,” ujar Cellica.
            Hal ini tentunya menjadi harapan semua pihak agar kedepannya menjadikan perubahan menuju kearah yang lebih baik lagi, khususnya bagi Kelurahan Karawang Wetan. “Besar harapan kami bahwa apa yang kurang mudah-mudahan menjadi pemicu kami untuk melakukan pelayanan yang lebih optimal lagi, yang lebih sinergi lagi yang mampu membawa kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang”, Tegas Cellica.
            Ada beberapa indikator penilaian dalam perlombaan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat, hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Penilai dari provinsi Jawa Barat. “Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam RI Negeri No. 13 Tahun 2007 terdapat 9 Indikator dalam penilaian lomba ini”, Ujar Drs. MA. Affiandi, MT
            Salah satu indikator yang menjadi penilaian adalah terobosan atau inovasi yang dilakukan oleh Kepala Desa atau Lurah dalam mengatasi permasalahan kewilayahan, hal ini dipandang perlu untuk mendorong setiap Kepala Desa atau Lurah berkompenten dalam meningkatkan pelayanan publik.
            Pada kesempatan tersebut turut hadir Bupati Karawang dr. Cellica Nurracadiana, Ketua TP PKK Kabupaten Karawang, Asisten I Setda Kabupaten Karawang, Ketua Penilaian Perlombaan Desa atau Keluarahan beserta team penilai dari provinsi Jawa Barat, Camat Karawang Timur, serta Lurah Karawang Wetan

Selasa, 17 Mei 2016

GERAK JALAN SEHAT HARDIKNAS TAHUN 2016


Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2016, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang selenggarakan kegiatan Gerak Jalan Sehat yang diikuti oleh insan pendidikan se-Kabupaten Karawang, acara tersebut dihadiri dan dilepas oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana,  di Halaman Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (14/5).
Dalam sambutannya sesaat sebelum melepas para peserta Bupati menyampaikan, sejalan dengan Visi Kabupaten Karawang Tahun 2016–2021, yaitu “Karawang yang mandiri, maju, adil dan makmur”, dengan salah satu misi-nya yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Karawang yang berdaya saing tentunya diperlukan beberapa kriteria untuk memenuhi harapan tersebut antara lain harus cerdas, berakhlak mulia dan memeiliki kesehatan yang prima, untuk itu pemerintah akan terus mendorong masyarakat meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan secara serius, salah satunya dengan memperbanyak olah raga yang sesuai dengan kebutuhan  fisik dan psikis kita.
Lanjutnya, “untuk itu marilah kita budayakan “tiada hari tanpa olah raga”, manfaatkan waktu setengah sampai satu jam setiap hari untuk melakukan olah raga agar badan kita tetap bugar, sehat dan prima untuk melakuka berbagai aktifitas yang positif, bermanfaat dan menunjang proses pembangunan yang sedang kita galakan, karena  pemerintah daerah saat ini terus  berupaya melakukan akselerasi pembangunan di berbagai bidang, dimana salah satu bidang yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Karawang saat ini adalah pendidikan”ungkapnya.
Terkait dengan bidang pendidikan di Kabupaten Karawang, menurut Bupati prioritas pembangunan diarahkan antara lain untuk penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak; meningkatkan cakupan dan akses pendidikan; serta meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, baik dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dari segi moralitas dan spiritual.
Masih menurut Bupati,  pemerintah daerah turut melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang dalam rangka penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta peralatan praktek dan pelatihan bagi sekolah-sekolah kejuruan yang ada di Kabupaten Karawang.
Ditambahkannya, beragam upaya yang telah diselenggarakan oleh pemerintah daerah tersebut tentunya tidak akan berarti apa – apa, bila tidak didukung oleh seluruh masyarakat Kabupaten Karawang, termasuk PGRI dan komunitas pendidikan lainnya. untuk itu, pada kesempatan ini, Beliau mengajak seluruh jajaran insan pendidikan Kabupaten Karawang, maupun komunitas pendidikan lainnya dan segenap masyarakat Kabupaten Karawang, untuk bersama-sama mensukseskan berbagai program pembangunan bidang pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, sehingga pada akhirnya, dapat tercipta sistem pendidikan yang baik, yang dapat mengarahkan generasi muda Kabupaten Karawang untuk berprestasi maksimal, serta mampu membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dan menjadikan Kabupaten Karawang sebagai daerah yang “Baldatun thoyibbatun wa robbun ghofur”.
Terakhir, kepada seluruh jajaran dinas pendidikan kabupaten karawang, Beliau menyampaikan ucapan selamat memperingati hari pendidikan nasional. “Mudah-mudahan semakin meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Karawang” tandasnya.

Minggu, 15 Mei 2016

PEMKAB GELAR PERINGATAN ISRA MI`RAJ 1437 H


Memaknai kembali hikmah dari peristiwa Isra dan Miraj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Peringatan Isra Miraj Tingkat Kabupaten Karawang 1437 H / 2016 Masehi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang tersebut dengan tema “DENGAN PERINGATAN ISRA MI`RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1437 H, KITA TINGKATKAN TALI SILATURAHMI DAN KEBERSAMAAN UNTUK MEWUJUDKAN KABUPATEN KARAWANG YANG MANDIRI, MAJU, ADIL DAN MAKMUR” . Diikuti oleh para aparatur sipil Negara dari berbagai dinas/instansi di lingkungan Pemkab Karawang, Rabu (11/5).
Selain mengagendakan doa bersama, shalawat, serta tausiah agama dari Drs.Undang munawar.M.Pd. Kepala Kantor Kemenag  Kabupaten Kuningan.  Kegiatan peringatan Isra Miraj tersebut turut diwarnai oleh pendistribusian zakat, infaq dan shodakoh yang dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Karawang, dengan nilai total mencapai Rp. 314.000.000.
Zakat, infaq, dan shodakoh tersebut didistribusikan untuk bantuan renovasi rumah tidak layak huni 2 rumah x 9 Kecamatan sebesar 144.000.000, bantuan modal 5 kelompok usaha kecil (50 orang x 400.000) sebesar Rp. 24.500.000;  Bantuan bagi 30 merbot masjid x 6 Kecamatan sebesar Rp. 63.000.000; Bantuan bagi 70 siswa SD, SMP, dan SMA sebesar Rp. 45.000.000; Bantuan 50 orang penunggu pasien miskin yang dirawat sebesar Rp. 17.500.000; bantuan bagi 9 panti asuhan sebesar Rp. 24.500.000.
Bupati dr.Cellica Nurachadiana  dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan yang Kita laksanakan hari ini sesungguhnya memiliki makna yang hakiki, dalam hal ini peringatan hari-hari besar Islam merupakan media bagi seluruh kaum muslimin agar selalu menyadari akan keberadaan diri sebagai hamba Allah SWT, yang senantiasa berupaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya, di samping yang juga tidak kalah penting adalah senantiasa bersyukur, atas segala nikmat yang telah dilimpahkan-nya kepada kita sekalian”.tuturnya.
Bupati, kepedulian kita terhadap syiar Islam sebagaimana yang dilakukan dengan menyemarakkan peringatan isra miraj diharapkan dapat lebih menyadarkan diri kita bahwa betapa sangat kecilnya amal yang telah kita lakukan, baik untuk agama maupun bangsa dan negara. oleh penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat turut memberikan implikasi terhadap terbangunnya sikap dan perilaku kesalehan sosial, khususnya bagi para aparatur Pemerintah Daerah.
Bupati sendiri turut mengingatkan kembali bahwa  peringatan isra mi’raj ini diharapkan dapat berimplikasi terhadap terbangunnya sikap dan perilaku kesalehan sosial bagi aparatur pemerintah khusus dalam lingkup kepemerintahan daerah, melalui daerah, karena  bila kita maknai secara lebih mendalam, maka kata mi’raj ini sesungguhnya mengingatkan kita untuk melakukan hijrah rohani bukan hanya dalam masalah keagamaan akan tetapi juga dalam konteks pelaksanaan tugas dan kewajiban kita selaku aparatur pemerintah daerah dan pelayan masyarakat. dalam hal ini, keluhuran pribadi nabi besar muhammad saw, yang senantiasa penuh keikhlasan, ketulusan, tanggung jawab serta komitmen tinggi   terhadap segala titah sang khalik yang dibebankan kepadanya selaku rasul dan pemimpin ummat, hendaknya kita jadikan suri tauladan” pesannnya.
Oleh karena itu, Bupati  kembali mengajak kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Karawang untuk menegakkan ibadah sholat, agar hikmah-hikmah yang terkandung di dalamnya dapat diiplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, sekaligus memperbanyak aktifitas dan komunikasi sosial melalui aksi-aksi nyata dalam membangun kebersamaan, membangun sarana dan prasarana untuk memudahkan masyarakat dalam beraktifitas dalam upaya mempercepat proses mensejahterakan masyarakat. hal ini demi terwujudnya visi dan misi kabupaten karawang yakni ”Karawang yang mandiri, maju, adil dan makmur. serta misi pembangunan yang kesembilan yakni ”mewujudkan masyarakat Karawang yang berkualitas, berahklak mulia, bermoral, beretika, berbudaya dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila.


Workshop Pengembangan SDM Pengelola Kepegawaian Di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Karawang Tahun 2016




Guna menciptakan aparatur pemerintahan daerah yang bersih dan beribawa dalam mendukung pelaksanaan RPJMD kabupaten karawang, pemerintaha kabupaten karawang mengadakan kegiatan Workshop Pengembangan SDM Pengelola Kepegawaian Di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Karawang Tahun 2016, yang dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, Wakil Bupati karawang Ahmad Zamakhasary, S. Ag, Sekda Kabupaten Karawang Teddy Rusfendy Sutisna dan para Asisten Daerah Kabupaten Karawang beserta para pejabat eselon IV sampai eselon I yang bertempat di Aula Husni Hamid pada Kamis (12/5).
Berdasarkan laporan ketua pelaksana yang dibacakan oleh Drs. Hariyanto, MM menyampaikan tentang maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta berkaitaan dengan  pemetaan strategi dan penyeempurnaan manajemen kinerja pemkab karawang. Mencegah tindak korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah, menanamkan jiwa kepemimpinan dan pembentukan tim munuju reformasi birokrasi serta menumbuhkan motivasi kepada para peserta worlshop agar lebih meningkatkan kinerja dan integritas.
Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya mengepresiasi kegiatan tersebut sebagai ajang silahturahmi dan penambahan pengetahuan baru kepada aparat di lingkungan kepemerintahan karawang agar dapat menjadi lebih baik.
“Kegiatan ini sangat penting bagi saya pribadi, maupun para jajaran kepemerintahan daerah lainnya karena melalui kegiatan ini, kita semua dapat lebih memiliki tambahan pengetahuan dan motivasi tentang apa yang akan kita lakukan kedepannya” ujar Cellica.
Pada kesempatan tersebut hadir narasumber dari kedeputian bidang pencegahan KPK dan PROSPERO majemen yang memberikan materi kepada para peserta mengenai motivasi dan peran kepemimpinan di lingkungan sehari-hari yang dapat diaplikasikan dalam pekerjaan. Acara tersebut ditutup oleh penampilan grup angklung dari SMP N 1 karawang yang memberikan hiburan bagi para peserta workshop.

Jambore Kader Posyandu Tahun 2016


Posyandu, sebagai Pos Pelayan Terpadu bagi masyarakat memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran pada masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan. Peningkatan kualitas kinerja kader posyandu berperan penting dalam meningkatkan fungsi posyandu agar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat, yakni menjadi pos pelanan terpadu dan utama bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, sebagai dinad yang menangani bidang kesehatan seperti posyandu, mengadakan kegiatan Jambore Kader Posyandu Tahun 2016, yang diadakan di Gedung Olahraga Sport Hall Adiarsa pada hari Kamis (12/5).
Berdasarkan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Drg. Nanik Jodjana, MKM menginformasikan bahwa kegiatan jambore kader posyandu ini dihadiri oleh 600 kader yang berasal dari kurang lebih 550 posyandu se-Kabupaten Karawang.
Dalam sambutannya,  Cellica berpesan kepada para kader dan pengurus dinas terkait untuk dapat mengoptimalkan kinerja posyandu sebagi pos pelayanan pertama bagi masyarakat, selain itu Cellica memberi masukan kepada dinas kesehatan agar kedepan dapat menyelenggarakan kegiatan ini dua kali setahun.
“Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas para kader posyandu, saya berpesan kepada dinas kesehatan Kabupaten Karawang agar dapat menyelenggarakan kegiatan ini tidak hanya satu kali setahun, tetapi dua kali. Hal ini dilakukan agar para kader posyandu se-kabupaten karawang dapat saling bersilahturahmi dan sharing pengelaman juga pengetahun demi terwujudnya kader posyandu yang lebih baik lagi kedepannya” ujar Cellica

Selasa, 10 Mei 2016

LEPAS SAMBUT KALAPAS KLAS II A KARAWANG



Bupati Karawang, dr.Cellica Nurrachadiana hadiri acara Pisah Sambut pimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II a Kabupaten Karawang . dari pejabat lama Abdul Aris kepada pejabat baru Zaenal Arifin, Pejabat Baru ini sebelumnya bertugas di  Lapas Wiragunan Jogjakarta, pejabat Lama Abdul Aris  sendiri dipromosikan ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan. Prosesi lepas sambut kedua pejabat lama dan baru tersebut berlangsung di Gedung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas II a beralamat di Warung Bambu Kec Karawang Timur Kabupaten Karawang , Kamis (9/1).
Turut hadir bersama Bupati Jajaran dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Kab. Karawang  Selain itu, beberapa pejabat terkait di daerah di lingkungan Pemerintah Kab. Karawang terlihat menghadiri kegiatan tersebut.
Bupati dalam kesempatan tersebut mengatakan pembangunan di bidang hukum merupakan sektor yang harus mendapat perhatian sangat serius, karena sebagaimana dimaklumi bersama bahwa prioritas bidang hukum sebagai salah satu inti pembangunan nasional kita, dengan arah kebijakannya yang antara lain untuk mengembangkan budaya sadar hukum di semua lapisan, baik aparatur maupun masyarakat demi terciptanya kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan, maka darii tu Kepada Lapas Kab Karawang di harapkan bisa bekerja semaksimal mungkin sesuai tugas pokoknya dan juga bisa bersinergi dengan kami Jajaran Pemkab Karawang dan Forkominda lainnya” tutur Beliau.
Lebih lanjut  Bupati Kab Karawang menyampaikan bahwa dirinya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah berharap bahwa kehadiran Bapak Zaenal Arifin,  sebagai Kepala Kepala Lapas Karawang yang baru dapat meneruskan apa yang telah dicapai sebelumnya, serta dapat semakin meningkatkan hubungan kerjasama yang telah terjalin selama ini “Untuk itu, saya ucapkan Selamat Datang di Kab. Karawang kepada Bapak Abdul Aris beserta keluarga, semoga kehadiran beliau dapat semakin memberikan berkah bagi Kab. Karawang” imbuhnya.
Ditambahkannya,  kepada Bapak Abdul Aris  saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, karena bagaimanapun dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab Bapak di Kabupaten Karawang, telah sangat banyak memberikan andil, bukan hanya sebagai kepala lapas kelas IIA Karawang, tetapi juga andil sebagai masyarakat yang turut membangun serta memajukan Kabupaten Karawang. mudah-mudahan berbagai pengalaman Bapak di Kabupaten Karawang, dapat bermanfaat di tempat tugas yang baru.

Senin, 09 Mei 2016

BUPATI KARAWANG HADIRI EVENT KARAWANG CREATIVE NIGTH SEASON 2


Karawang kembali telah mencatat sejarah pada acara KCN Season 2, setelah sukses mengadakan Karawang Creative Night Season 1, kembali untuk kali ini kegiatan Karawang Creative Night Season 2 telah diselenggarakan pada tanggal 06 s/d 08 Mei 2016 yang berlokasi di Test Drive Area Technomart Karawang Central Plaza (KCP) Karawang.
Dalam penyelenggaraannya Karawang Creative Night Season 2 telah menyajikan berbagai kearifan budaya  lokal dari berbagai daerah di Jawa Barat yang juga melibatkan Kabupaten / Kota se-Jawa Barat untuk mengisi stand pameran produk – produk khas daerah masing – masing melalui instansi terkait juga akan ada pameran sejarah Karawang, pameran UKM & multi produk, Area Kuliner Modern & Khas Karawang.
Selain itu banyak pula acara pada KCN Season 2 seperti Festival goyang Karawang, Malam penganugerahan tokoh budaya Karawang, Pentas seni dan kreatifitas, Karnaval Kembang Api, dan akan di meriahkan oleh Raisa, Charly Van Houten, Caffeine & Lesti D’Academy.
Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana yang didampingi Ketua DPRD Toto Suripto hadir pada acara KCN season 2 tesebut, Sabtu (07/5) mengatakan, Dirinya selaku Pribadi sekaligus atas nama Pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan ini, terlebih karawang kedepan dapat menonjolkan jati dirinya selain dari kota Lumbung Padi Nasional dan kota Industri, Karawang juga dapat dikenal oleh Nusantara sebagai Kabupaten yang mempunyai warna tersendiri dalam budaya yang dimiliki karawang sendiri”. ungkapnya.
Ditambahkannya, “Saat ini kita tahu seperti Jember Karnaval ataupun Banyuwangi Karnaval, Karawang sendiri kedepan akan mengadakan event besar yang mungkin bertaraf  Nasional seperti setingkat Jember Festival atau yang lainnya, dan ini tentunya sangat membutuhkan partisipasi banyak pihak, demi kesuksesan gelaran tersebut nantinya, Saya sangat membutuhkan partisipasi dari semua lapisan masyarakat Karawang”, imbuhnya. 

PELANTIKAN KETUM DAN PENGURUS HMI CABANG KARAWANG PERIODE 2016 - 2017


Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Karawang mengadakan pelantikan ketua serta pengurus baru untuk periode 2016 hingga 2017, Sabtu (07/5). Acara ini dilaksanakan di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Kabupaten Karawang.
Dalam acara pelantikan ini, dilantik ketua HMI cabang Karawang yang baru Heru Siana Muslim tersebut hadiri Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadian didampingi Wakil Bupati Karawang, H.Ahmad Zamakhsyari.S.Ag dan beberapa pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Karawang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memberikan kata sambutannya  mengatakan Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan suatu organisasi pengkaderan dan merupakan tempat untuk menempah orang-orang calon pemimpin. Ini bisa kita lihat dari banyaknya tokoh-tokoh Nasional yang merupakan kader HMI.
Pada kesempatan tersebut pula Bupati menyampaikan, sebagai pemimpin yang harus di perhatikan yaitu integritas kedalam memimpin suatu organisasi.
Ia juga mengingatkan sebagai anggota HMI harus memperlihatkan jati dirinya sebagai organisasi pengkaderan, maka dari itu kepada seluruh anggota HMI jangan mau menjadi kuda tunggangan yang bisa di manfaatkan oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab.
Bupati mengungkapkan harapannya kepada pengurus HMI cabang Karawang yanng baru, semoga organisasi HMI ini tetap berjalan dan makin sukses kedepannya serta mahasiswa dengan pemerintah dapat bersinergi. Apalagi, lanjut dia, dengan menghadapi MEA pemerintah memerlukan mahasiswa.
“Dalam sosial kotrol, memberikan solusi serta masukan. Karena mahasiswa adalah kaum intelektual. Maka dengan tema yang diusung tersebut cocok dengan situasi di Karawang. Oleh karenanya dapat bersinergi pemerintah dan mahasiswa khususnya HMI,” 

Rabu, 04 Mei 2016

MUSRENBANG RPJMD KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2016


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, Selasa (03/05) menghadiri sekaligus membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2020  Kabupaten Karawang. Acara yang berlangsung di Hotel Swissbell dihadiri jajaran Forkominda Kabupaten Karawang  serta seluruh jajaran pimpinan SKPD  se-Kabupaten Karawang. 
Dalam sambutannya gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang dibacakan Kepala Bakorwil II Toto Muhamad Toha menyatakan,  Sebagaimana diketahui bersama, RPJMD merupakan penjabaran dari Visi – Misi dan program Kepala Daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, Pembangunan daerah dan Keuangan Daerah, serta program Perangkat Daerah dan lintas Perangkat Daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif, maka kebijakan penyelenggaraan pemerintah daerah selama 5 (lima) tahun, yaitu tahun 2016 – 2020 yang akan disampaikan, dibahas, dan disepakati dalam rancangan RPJMD Tahun 2016 – 2020 merupakan perwujudan janji politik Bupati dan Wakil Bupati pada saat Kampanye sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat Kabupaten Karawang dengan berpedoman pada RPJMD dan RTRW Kabupaten Karawang dan mengacu RPJM Nasional serta memperhatikan RPJMD Provinsi dan RTRW Provinsi dan Kabupaten sekitarnya.
Sementara itu Bupati Karawang dalam sambutannya menyampaikan, diawal kepemimpinan ini, Kita diwajibkan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2020 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang “sistem perencanaan pembangunan nasional” dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010  tentang “pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang “tahapan, tatacara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah”.
Menurut Bupati, musrenbang merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati rancangan RPJMD Kabupaten Karawang Tahun 2016-2020. untuk itu, forum ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan penyempurnaan terhadap rancangan RPJMD tersebut, sehingga pada nantinya dapat memperoleh masukan dan komitmen dari para pemangku kepentingan pembangunan di Kabupaten Karawang yang kita cintai ini.
Ditambahkannya, untuk mewujudkan sasaran pembangunan jangka menengah daerah di Kabupaten Karawang, maka kebijakan dan prioritas pembangunan yang ditetapkan dalam musrenbang ini, diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. untuk mewujudkan visi rencana pembangunan jangka menengah daerah kabupaten karawang  maka telah dirumuskan lima misi pembangunan Kabupaten Karawang, yaitu sebagai berikut ; Mewujudkan aparatur pemerintah daerah yang bersih dan berwibawa, Mewujudkan Kabupaten Karawang yang berdaya saing, Mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum,  Mewujudkan Kabupaten Karawang yang asri dan lestari,  serta yang terakhir membangun Kabupaten Karawang melalui penguatan desa.
Namun demikiann Visi dan Misi diatas, bersifat masih sangat makro dan belum operasional, sehingga harus diturunkan atau dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, sampai dengan program prioritas. hal ini tentu bukan pekerjaan mudah, tidak akan bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. perlu sinergi, kolaborasi, diskusi, serta proses-proses panjang lainnya yang harus kita lalui, termasuk agenda pada hari ini yaitu musrenbang RPJMD’’ tuturnya.
oleh karena itu menurut Bupati, forum ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan pada tahap awal, dengan tujuan untuk menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap program pembangunan daerah selama 5 (lima) tahun ke depan, sesuai dengan masa bhakti periode masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karawang Tahun 2016-2020 ke depan. untuk itu, pada kesempatan yang sangat baik ini, kami minta kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan yang saat ini hadir pada forum ini, untuk dapat memberikan masukan-masukan yang positif dan konstruktif.

BUPATI HADIRI PEMBUKAAN TNI MANUNGGAL MASUK DESA (TMMD) 2016 KARAWANG



Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat khususnya perdesaan dengan membangun berbagai sarana dan prasarana publik yang sangat diperlukan oleh warga setempat yang dilaksanakan secara terpadu antara Pemda, Prajurit TNI dan warga masyarakat, serta sebagai bentuk Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat,  TNI menggelar TMMD ke 96 Tahun 2016  di Desa Karang Anyar, Kecamatan Klari, Selasa (03/5).  Untuk proses pembangunan fisik di pusatkan di Desa Karang Anyar,  program fisik antara lain Rehab Musola, Rutilahu, Pembangunan Poskamling, MCK, Pengerasan Jalan, Pembangunan Jembatan, Rehab Posyandu.
Prosesi Upacara Inspektur oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana  upacara tersebut di tandai dengan penyerahan peralatan kepada perwakilan TNI dan masyarakat untuk digunakan dalam pelaksanaan kegiatan, Sedangkan tema yang diusung pada pelaksanaan TMMD kali ini adalah “Dengan semangat Kemanunggalan serta Kerjasama Lintas Sektoral dan Lintas KomponenBangsa, Kita Wujudkan Percepatan Desa Membangun Indonesia Guna Meningkatkan Kesejahteraa’’
Dalam sambutannya Bupati  mengatakan bahwa Program TMMD 96 tahun 2016 ini akan melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya  kegiatan fisik seperti pembangunan dan rehabilitasi sarana umum yang langsung bersinggungan langsung dengan kepentingan masyarakat serta kegiatan non fisik yang diarahkan unuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreatifitas masyarakat. “Kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan juga menumbuhkan budaya gotong royong masyarakat dalam membangun daerahnya,” ujarnya. 
Bupati menambahkan TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat dengan tujuan membangun desa sebagai sarana membantu Pemerintah Daerah pembangunan ini untuk menunjang kesejahteraan dan kualitas SDM agar roda ekonomi berjalan, pada moment ini juga bisa terjalin fungsi kordinasi untuk sinergikan program” jelasnya..
Di sisi lain, Bupati  dalam kesempatan tersebut  berharap Program TMMD ini akan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karawang. Oleh karena itu, dirinya berharap Program TMMDdi Karawang dapat terus dilakukan secara kontinue guna mempercepat pembangunan disegala bidang. ”Terima kasih kepada TNI yang telah memberikan jasa kepada masyarakat guna mewujdukan masyarakat perdesaan yang semakin sejahtera, semoga kehadiran TMMD ini menambah wawasan berfikir masyarakat Karawang yang lebih maju dan menambah jalinan silaturahmi diantara kita,” tambahnya.
Pada Kesempatan tersebut  hadir Pejabat dilingkungan Pemkab Karawang, unsur Muspida, PKK,  LSM, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama

PELETAKAN BATU PERTAMA 4 SMA BARU



Sebagai Upaya Mendukung program peningkatan akses, ketersediaan, keterjangkauan, dan pemerataaan kesempatan bekerja di Kabupaten Karawang, Kabupaten Karawang membangun Unit Sekolah Baru (USB), proses ini sangat panjang membutuhkan proses pemikiran dan pengakajian yang sangat panjang memakan waktu lama untuk meyakinkan Pemerintah Pusat memberikan bantuan pembangunan USB, Karawang mendapatkan bantuan 5 USB namun tidak tanggung tanggung tahun ini Karawang langsung mendapat 5 dan sudah dilakukan MoU 1 dalam Proses. Pembangunan ke 4 USB itu dipusatkan di 1 lokasi yakni SMAN 1 Majalaya bertempat di Desa Bengle Kecamatan Majalaya di komp Perumahan Citra Kebun Mas. simbolis dilakukan dengan cara peletakan batu pertama oleh Bupati Karawang hadir mendampingi Kepala Disdikpora dan Kepala Bappeda Karawang.


Dalam Sambutannya Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana mengatakan Pembangunan empat unit sekolah baru itu diharapkan mampu memperkecil jumlah daya tampung SMA, Mengingat Jumlah Lulusan Siswa SMP Lebih Banyak Dibandinkan Dengan SMA. terimakasih kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan dukungan untuk membantu pembangunan sekolah baru. terdapat 4 sekolah baru SMA Negeri 6 Karawang, SMA Negeri 1 Majalaya, SMA Negeri 1 Telukjambe Timur, SMA Negeri 2 Telukjambe Barat. masing masing Sekolah ini mendapatkan bantuan 2,4 M per USB. kepada Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab ini adalah amanah ini menggunakan uang rakyat, dampak yang terjadi ada yang menimbulkan efek positif ada yang timbulkan efek negatif, positif bila terjalin kerjasama dalam pembangunan yang libatkan partisipasi publik dan tercipta suasana kondusif, namun ada yang timbul efek negatif bila ada oknum yang mencampuri, pada prinsipnya kelola dan manaje proses pembangunan ini sebaik mungkin harapan kita bersama pembangunan berjalan lancar sampai akhir sampai jadi sehingga gedung ini bisa segera dipakai dan dipakai sebagai sarana pembelajaran anak anak SMA yang merupakan generasi penerus bangsa tidak lagi menumpang dengan sekolah lain. perlu diketahui dan di ingat Kebaikan dari segala pihak ini sangat dibutuhkan karena ini menyangkut kepentingan banyak orang, beberapa waktu lalu Gubernur memberikan apresiasinya kepada Pemkab Karawang walaupun mulai 2017 Kewenangan SMP SMA di tarik menjadi dikelola oleh Pemprov, namun Karawang terus berjuang untuk mendapat penambahan USB. terakhir saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu keberadaan USB ini, termasuk owner CKM ini yang berikan fasos Fasum 1 Hektar untuk SMAN 1 Majalaya, ini merupakan contoh bagi seluruh developer yang ada yang aktif bersinergi untuk kepentingan banyak pihak.  

Dalam Laporannya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olah Raga (DISDIKPORA) Kabupaten Karawang, Dadan Sugardan Mengatakan, Jumlah Lulusan SMA Di Karawang Ada 23.623 Orang, Dan Sekitar 4.000 Lulusan SMP Terancam Tidak Masuk SMA karena kurangnya daya tampung SMA. dadan mengatakan, bentuk perhatian pemerintah pusat hingga pemerintah daerah untuk dunia pendidikan dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan.

Seperti untuk bantuan pembangunan empat unit sekolah baru yang sudah disebutkan, itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat agar siswa di karawang bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Empat sekolah yang akan tuntas dibangun pada agustus 2016 itu, masing-masing mendapatkan kucuran dana sebesar rp 2,4 milyar. Artinya, jika ditotalkan, dana untuk pembangunan empat USB itu sebesar Rp 9,6 milyar.

Gerakan Satu Juta Buku, Bagi Masyarakat Karawang


Berdasarkan hasil survei UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) menunjukkan bahwa minat baca masyarakat yang paling rendah di ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) adalah negara Indonesia (“Minat Baca Masyarakat Indonesia Paling Rendah di ASEAN”, Warta Online, 26 Januari 2011).
Rendahnya minat baca ini dibuktikan dengan indeks membaca masyarakat Indonesia yang baru sekitar 0,001, artinya dari seribu penduduk, hanya ada satu orang yang masih memiliki minat baca tinggi. Angka ini masih sangat jauh dibandingkan dengan angka minat baca di Singapura yang memiliki indeks membaca sampai 0,45 (“Galakkan Baca Buku untuk Kemajuan Bangsa”, Media Indonesia, 17 Mei 2010).
Mengupas penyebab kurangnya minat baca warga Indonesia, banyak faktor yang melandasinya. Namun, yang paling mendasar adalah tidak adanya kebiasaan membaca yang ditanamkan sejak usia dini. Dalam rangka memperingati hari pendidikan indonesia, DPU Al-Ridwan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan dengan tema  " Gerakan Satu Jam Membaca ; Juta Buku  Untuk Generasi Bangsa dan Deklarasi Gerakan Budaya Pendidikan " yang di adakan di aula kampung budaya pada hari Senin (2/5). pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, Kepala Disdikpora Karawang Drs. Dadan Sugardan dan perwakilan dari beberapa mahasiswa yang ada di Karawang.
Dalam sambutan bupati, Cellica menyampaikan tentang apresiasinya terhadap terselenggarakannya kegiatan ini. “Untuk meningkatkan minat baca ini, kendala yang dihadapi di antaranya adalah dukungan fasilitas. untuk itulah, semoga dengan terselenggarakannya kegiatan ini dapat menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat dan saya juga menghimbau kepada dinas terkait untuk mendukung kegiatan ini” ujar cellica.
terakhir dalam sambutannya Cellica menghimbau kepada anggota dinas terkait untuk berpastisipasi dalam penggalangan buku, minimal dari satu orang dapat menyumbang satu buah buku hingga program penggalangan satu juta buku ini dapat terlaksana dengan baik

PEMKAB KARAWANG PERINGATI HARDIKNAS TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2016


Pemkab Karawang gelar Hardiknas Tk Kab Karawang Tahun 2016 Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana bertindak selaku Inspektur upacara. Dalam kegiatan yang berlangsung di Lapang Karang Pawitan tersebut pada (2/5), Bupati menyampaikan sejumlah pesan terkait bidang pendidikan kepada seluruh Stakeholder Pendidikan di Kab. Karawang dalam rangka membangkitkan kembali anak anak generasi pelajar di Kabupaten Karawang khususnya, pada kesempatan itu juga Bupati membacakan rangkuman Sambutan Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI. Tema yang ditentukan oleh Kemendikbud RI pada peringatan Hardiknas Tahun ini adalah Nyalakan Pelita Terangkan Cita cita.

            Pada Hardiknas ini Sambutan Mendikbud RI Anies Baswedan P.Hd yang dibacakan Inspektur Upacara yakni Bupati Karawang dalam Sambutannya “hari ini kita kembali merayakan Hari Pendidikan Nasional. mari kita panjatkan puji dan puja ke hadirat ALLAH SWT, atas ijin, rahmat dan karunia-nya kita dapat kembali berkumpul merayakan semangat, capaian dan cita-cita pendidikan dan kebudayaan bangsa, kepada para pegiat pendidikan di seluruh penjuru nusantara, ijinkan saya menyampaikan apresiasi atas peran aktifnya dalam mencerdaskan saudara sebangsa. kepada ibu dan bapak pendidik di seluruh jenjang, yang tak lelah menyalurkan inspirasi, membuka jalan pencerahan, dan membangkitkan asa setiap insan yang dididiknya agar menjadi manusia yang berkarakter, berpengetahuan dan memberikan faedah bagi sekitarnya, ijinkan saya atas nama pemerintah menghaturkan rasa hormat mendalam ” Tutur Mendikbud pada teks sambutannya

Masih Menurut Mendibud Anies Baswedan diterangkan “Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Presiden Jokowi menggariskan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. segala capaian yang kita raih sebagai individu maupun sebagai bangsa kolektif tak lepas dari persinggungan dengan Pendidikan. mutu dan jenjang pendidikan berdampak besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. maka memastikan setiap manusia indonesia mendapatkan akses Pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa, terakhir dan tak kalah pentingnya adalah komponen kompetensi. Abad 21 menuntut anak-anak Indonesia mampu menghadapi masalah-masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. maka mereka membutuhkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, kemampuan komunikasi serta kemampuan kolaborasi”ujarnya

Terakhir Mendikbud memberikan arahannya Hari Pendidikan Nasional ini kita rayakan karena kita termasuk di antara yang sudah merasakan dampaknya. maka pada bulan Mei ini, di mana Hari Pendidikan Nasional terletak, ayo kita ikut bergerak, ikut terlibat dalam memperluas dampak pendidikan terhadap saudara-saudara sebangsa yang belum sepenuhnya merasakan kesempatan itu. karena itulah pada tahun ini kita memilih tema “nyalakan pelita, terangkan cita-cita” sebagai tema keriaan Hari Pendidikan Nasional. kita ingin pendidikan benar-benar berperan sebagai pelita bagi setiap anak indonesia yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya. kepada semua yang telah merasakan manfaat pendidikan dan di bulan pendidikan ini, sapalah para pendidik kita dulu. tanyakan kabarnya, ucapkan terima kasih dan tunjukkan apreasiasi pada mereka, para pendidik dan pejuang pendidikan. lalu mari sama-sama kita tetapkan bahwa ikhtiar memajukan pendidikan akan kita lanjutkan dan kembangkan.  semoga ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Melapangkan dan Maha Meninggikan, selalu meridhai ikhtiar kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa kita tercinta” tuturnya
Usai Upacara Peringatan ada acara tambahan antara lain Lomba dalam rangka Hardiknas 110 Stakeholder Pendidikan mendapatkan Pengahargaan dari berbagai kategori lomba diantaranya Calistung, OSN Siswa SD, OSN Siswa SMP, OSN Guur SD, Guru SD Berprestasi, Kepala SD Berprestasi, Pengawas SD Berprestasi, OSN Guru SMP, Guru SMP Berprestasi, Kepala SMP Berprestasi, Siswa SMA Berprestasi, Siswa SMK Berprestasi, Kepala SMA Berprestasi, Kepala SMK Berprestasi,Pengawas SMA Berprestasi, Pengawas SMK Berprestasi, Pendidik KB/TPA/SPS, Pengelola KB/TPA/SPS,Guru Taman Kanak kanak, Kepala TK, Tutor Paket A, Tutor Paket B, Tutor Paket C, Tutor Keaksaraan, Pengelola PKBM, Instruktur Kursus, Pengelola LKP dan terakhir Penilik Berprestasi. keseluruhannya simbolis dilakukan oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

PERINGATAN ISRA MI’RAJ


Peringatan Isra dan Mi’raj merupakan salah satu cara untuk melakukan muhasabah atau introfeksi terhadap diri kita sebagai umat islam yang diwajibkan untuk menjalankan shalat yang lima  waktu dalam sehari semalam.  Betapa banyak hikmah dari shalat, baik untuk pembentukan karakter individu maupun untuk pembentukan karakter masyarakat. Bahkan keberhasilan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam berdakwah salah satunya dimotivasi olegh spirit shalat terutama shalat berjamaah. Kelembutan hati, kejernihan fikiran dan kearifan perilaku social serta kebersamaan dalam kebaikan sangat erat dengan kekuatan spirit shalat berjamaah. Untuk mencapai hikmah yang luar biasa tersebut Ikatan Pedagang Pasar Baru Karawang (IPPK) menyelenggarakan Rajaban atau peringatan Isra dan Mi;raj Rasulullah SAW di depan Pasar Baru Karawang, pada Jum’at malam (29/4) yang  dihadiri Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.
Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan dalam sambutan singkatnya berkaitan dengan 100 hari program kerja bahwa, Bupati Karawang mengedepankan program prioritas dalam pembangunan diberbagai sektor.
Program tersebut antara lain, reformasi birokrasi yang ramah dan melayani, penataan kota yang sudah dimulai dari Karawang Timur, pengalihan 36 ribu seperta BPJS Kesehatan ke Kartu Indonesia Sehat sehingga pemerintah Kabupaten Karawang dapat memberi perhatian lebih dalam sektor kesehatan, dan pembangunan infrastruktur jalan melalui proses lelang.
Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang untuk selalu mengedepankan silaturhmi, karena dengan silaturhmi akan meminimalisir permasalahan, meningkatkan rasa kebersamaan dan mempermudah proses dan pelaksanaan pembangunan.
Sebelumnya disampaikan bahwa Mengaji atau tholabul ilmi harus diniatkan dengan 4 hal yaitu: menghidupkan syiar agama, menghilangkan kebodohan, niat hanya ingin mendapat ridlo dari Allah SWT dan sebagai rasa syukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Allah SWT.