Selasa, 14 Juni 2016

GUBERNUR JAWA BARAT LAKSANAKAN TARAWEH KELILING DI MASJID AGUNG KARAWANG


Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan, hal ini menjadi ajang pengendalian dan perbaikan diri menuju ke arah yang lebih baik. Disamping itu Bulan suci ramadhan harus dijadikan sarana untuk mempererat jalinan silaturhami sebagai upaya untuk meningkatkan rasa kebersamaan, kekeluargaan dan persaudaraan antara pemerintah, para ulama atau tokoh serta masyarakat sekitar, melalui safari ramadhan atau taraweh keliling yang rutin dilaksanakan setiap bulan ramdhan.
Hal ini dimanfaatkan baik oleh Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan untuk bersilaturahmi dengan pemerintah Kabupaten Karawang serta masyarakat sekitar melalui safari ramadhan atau taraweh keliling yang dibertempat di masjid Agung Karawang, pada Senin (13/6) yang dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana besera para Asisiten dan kepala OPD dari Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Karawang serta, Wakil Walikota Bekasi, Wakil Bupati Purwakarta, serta perwakilan dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Subang.
Wakil Bupati Karawang memberikan sambutan selamat datang kepada Gubernur Jawa Barat beserta rombongan menyampaikan mengenai keberadaan masjid Agung Karawang yang merupakan masjid pertama ditanah Jawa yang dibangun oleh ulama dari Vietnam yang dikenal sekarang Syech Quro yang merupakan sejarah penting bagi kabupaten Karawang.
Selanjutnya Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya menyambung perihal sejarah masjid, tentunya keberdaan masjid sangat penting dalam kehidupan khususnya membangun karakter. “Ketika orang masuk masjid paling tidak dia tidak melakukan dosa, tetapi sekembalinya dari masjid dia memiliki semangat untuk memperbaikinya”, ungkap Ahmad Heryawan yang biasa di sapa Kang Aher.
Terakhir Kang Aher menghimbau pemerintah daerah guna mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memakmurkan masjid, karena dimasjidlah lahir kebaikan-kebaikan. Pemerintah daerah juga wajib membuat masyarakatnya cinta dan betah dimasjid dengan semua kegiatan aktivitasnya.
“Jangan sampai sudah dibangun dengan megah, tetapi kita tidak membangun isinya (kegiataan yang bermanfaat), karena Rasulullah SAW pernah menyatakan bahwa diakhir jaman banyak masjid yang berdiri megah tetapi kosong oleh hidayah”, tutup Kang Aher.
Selain kegaiatan taraweh, ada pula pemberian santunan kepada Kaum Dhu’afa di Kabupaten Karawang sebesar 50 juta rupiah, yang diberikan secara simbolis kepada Wakil Bupati Karawang, serta pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan bantuan kepada masjid Agung Karawang untuk pengembangan dan perluasan yang totalnya memerlukan anggaran sebesar 30 millyar rupiah. 

0 komentar:

Posting Komentar