Senin, 25 Juli 2016

PABRIK TOYOTA 2 RESMI ‘LAHIRKAN’ THE ALL NEW SIENTA


PT.Toyota Manufacturing Indonesia (TMMIN) Senin (25/7) resmi lahirkan produk terbaru The All New Sienta dari pabrik Karawang 2 yang dirayakan dalam sebuah seremoni. Acara seremoni tersebut dihadiri Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, Mentri Perindustrian Republik Indonesia Saleh Husin, Wakil Presiden Direktur PT.Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto dan presiden Direktur TMMIN Masahiro Nonami.
All New Sienta telah diperkenalkan pertama kali kepada konsumen indonesia oleh TAM pada akhir April yang lalu dalam perhelatan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS). Model ini menjadi produk kendaraan utuh keenam yang diproduksi secara lokal oleh TMMIN diantara jajaran model lainnya seperti Kijang Innova, Etios Valco, Vios dan yaris serta dua jenis mesin bertipe TR-K dan R-NR.
“Kami sangat bangga karena bisa memproduksi berbagai macam model di pabrik pabrik kami di Indonesia. Kami berharap bahwa dengan semakin banyaknya model yang diproduksi secara lokal maka akan memberikan sumbangsih nyata terhadap perkembangan industri otomotif serta ekonomi Indonesia melalui alih tekhnologi produksi (Production Know – How), pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), keterlibatan pemasok lokal dan penanaman Investasi,” Kata Presdir TMMIN Masahiro Nonami.
Dia menambahkan, Toyota telah menambahkan Investasi sebesar 2,5 Triliun Rupiah, (sekitar US$ 186 juta) untuk proyek produksi lokal Sienta ini. Di tahap awal, Toyota menargetkan Volume produksi sebesar 4.000 unti perbulan.
Ditempat yang sama sesaat setelah selesai seremoni Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana dimintai tanggapannya oleh awak Humas Setda  mengatakan, dalam kurun waktu beberapa tahun kebelakang, keberadaan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan industri-industri lainnya di Kabupaten Karawang tentunya turut memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Daerah serta peningkatan kesejahteraan Masyarakat. atas dasar itulah, saya beserta seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Karawang, dan terus mengajak seluruh Masyarakat Kabupaten Karawang menjadi bagian dalam upaya meningkatkan investasi daerah, guna menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan daya beli Masyarakat”,imbuhnya.
Bupati melanjutkan, upaya Pemerintah Daerah dan Masyarakat Karawang dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif tentunya perlu ditindaklanjuti oleh kalangan Investor, Pengusaha dan Perusahaan untuk terus mengembangkan Perusahaan dan sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi Masyarakat di sekitarnya. dalam hal ini, arah dan kebijakan pengembangan Perusahaan hendaknya tidak semata-mata menguntungkan perusahaan saja, melainkan juga dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan dan kesejahteraan Masyarakat" tuturnya.

Senin, 18 Juli 2016

SENAM PAGI RUTIN PEMDA KARAWANG



Senam bersama tiap hari jumat pagi merupakan agenda rutin Pemerintah Daerah kabupaten karawang, namun yang membedakannya kali ini masih dalam suasana Idul Fitri. Guna menjalin silaturahmi dengan seluruh pegawaI di ligkungan Pemkab Karawang, Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana melaknasakan silaturhmi dan bermushafaha dengan seluru Pegawai di Lingkungan pemerintah kabupaten yang hadir dan mengikuti senam pagi tadi di lapangan Karangpawitan, pada Jum’at (15/6).
Pada kesempatan tersebut hadir Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang beserta para staf ahli dan asisten, para Kepala OPD Kabupaten Karawang,termasuk para Camat, Lurah dan sebagian sebagian besar Kepala Desa.
Bupati Karawang dalam amanatnya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh aparatur pemerintah dan masyarakatatas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karawang,, menyampaikan minal aidzin walfaidzin kepada seluruh pegawai pemerintah Kabupaten Karawang, dengan harapan melalui Bulan Ramadhan, idul fitri dan saling memaafkan antar sesama, mudah-mudahan dapat menjadi peribadi yang jauh lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Selanjutnya, Bupati Karawang memberikan penegasan kepada seluruh pegawai di Pemerintah Kabupaten Karawang mengenai masalah mutasi. “Mutasi itu hak saya, saya yang menentukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tentunya tidak ada permainan uang didalamnya. Apabila ada yang seperti itu lapor kepada saya dan akan ditindak tegas”.
Mengenai isu yang beredar diluar tentang proyek-proyek yang mengatas namakan Bupati Karawang, untuk hal tersebut Bupati Karawang menegaskan kembali bahwa “tidak ada proyek-proyek itu yang mengatas namakan Bupati”, ungkap Cellica.
Pada kesempatan itu Bupati juga senantiasa memotivasi seluruh pegawai di Lingkungan Pemda karawang agar terus bekerja, sesuai tugas pokok dan fungsinya agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam proses pembangunan.
Usai memberikan pencerahan kepada aparatur, Bupati Karawang bermushafahah tangan dengan seluruh pegawai yang hadir di acara senam bersama tersebut. 

Jumat, 15 Juli 2016

TIM YUSTISI KABUPATEN KARAWANG SIDAK DI TERMINAL KELARI


Tim Yustisi Kabupaten Karawang mendapatkan 34 orang pelanggar dalam sidak penduduk pendatang (duktang) di Kabupaten Karawang tepatnya di Terminal Klari Desa Anggadita Kecamatan Klari, Rabu (13/7) Pagi.
Sidak yang dimulai pukul 08.00 Wib  itu ditinjau langsung  Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, didampingi Kadisdukcatpil Yudi Yudiawan, Kasatpol PP H.Widjodjo GS, Kadishubkominfo Aif Chalil M.Si.
Sidak tersebut digelar dalam upaya tertib administrasi kependudukan di wilayah Kabupaten Karawang yang merupakan tempat tujuan bagi para perantau dari luar daerah.
Bupati Karawang saat meninjau sidak duktang itu medapatkan para pelanggar yang berasal dari luar Karawang seperti Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tim Yustisi yang terdiri dari unsur Disdukcatpil, TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja serta Dishubkominfo memulai penyisiran pada penumpang Bus yang memasuki Terminal Klari dan warung warung di sekitar terminal tersebut.
Dari hasil penyisiran didapat 34 orang pelanggar yang belum mengurus KTP kepindahannya dari luar daerah Kabupaten Karawang sedangkan mereka telah bekerja dan tinggal di Karawang bahkan ada diantaranya yang telah tinggal di Karawang selama 32 Tahun tetapi belum mengurus KTP Karawang,  
Kadisdukcatpil Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan yang memimpin sidak tersebut itu langsung menghimbau para pelanggar untuk segera melengkapi dan memperpanjang masa berlaku KTP atau identitas diri lainnya di kantor Kepala Desa masing masing tempat mereka tinggal.
Sementara itu ditempat yang sama Bupati Karawang menghimbau kepada seluruh Kepala Desa diwilayah Kabupaten Karawang sebagai perpanjangan tangan Pemerintah terbawah agar selalu mamantau warganya serta mendeteksi segala kemungkinan yang tidak harapkan supaya tercipta situasi yang kondusif. Kepada para pemilik kos-kosan juga dihimbau agar melaporkan penghuninya ke perangkat daerah setempat serta bertanggungjawab atas perilaku dan keamanan penghuni kos.

MENDAMPINGI ARYA JALANI PENGOBATAN DAN PERAWATAN BUPATI KARAWANG BERTOLAK KE RSHS BANDUNG


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana beserta Kepala Dinas Kesehatan dr.Yuska Yasin mendampingi Pasien anak Arya Permana (10) penderita obesitas asal Pasir Pining Desa Cipurwasari Kecamatan Tegalwaru untuk menjalani pengobatan dan perawatan di RSUP dr.Hasan Sadikin Bandung
Beberapa hari sebelum kedatangan Arya, pihak RSHS telah berkomunikasi dengan keluarga dan intansi terkait berkenaan dengan rencana perawatan Arya. Saat ini RSHS sendiri telah menyiapkan Tim Penanganan Pasien Arya tersebut, Tim diketuai oleh dr.Djulistyo TB.Djais,SpA(K). Tim berjumlah 13 orang yang terdiri dari beberapa divisi diantaranya Gizi anak, Endokrin anak, tumbuh kembang anak, Patologi Klinik, Radiologi, Bedah anak, Ortopedi, Psikiatri anak, Gizi, dan Rehabilitasi Medik.
Pada 2 Juli 2016, pasien Arya berobat jalan ke RSHS dengan keluhan utama berat badan yang terus meningkat. Menurut keterangan keluarga Arya, berat badan arya dirasakan terus meningkat sejak 5 tahun terakhir. Pada saat usia 5 tahun berat badan Arya adalah 90 Kg. Saat ini berat badan Arya mencapai 190 Kg. Keluhan disertai dengan sesak nafas yang dirasakan sejak 1 tahun sebelum masuk rumas Sakit (SMRS). Keluhan sesak nafas dirasakan terutama ketika berjalan. Arya hanya mampu berjalan sejauh 30 Meter dan mengeluh sulit dalam berdiri, berjalan, dan berpakaian sendiri. Arya hanya bisa tidur dengan posisi telungkup, karena keluhannya Arya sempat dibawa ke Puskesmas setempat pada 4 Bulan SMRS dan disarankan untuk diet. Namun karena tidak ada perbaikan kondisi, Arya kemudian dirujuk ke RSHS oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang untuk perawatan lebih lanjut.
Arya pernah berobat ke Poli Gizi RSHS pada 11 Juni 2015 dan 18 Juni 2015, setelah menjalani seluruh pemeriksaan di RSHS, keluarga Arya meminta pulang untuh mengurus BPJS dan baru kembali ke RSHS pada 2 Juli 2016.
Dari wawancara yang dilakukan Tim dokter, rua makan 4-5 kali sehari sebanyak 2 porsi, lauk 1 potong, dan sayur 1 porsi. Makan mie instan setiap hari, sekali makan 2 bungkus. Arya juga gemar mengonsumsi minuman kemasan sebanyak 20 kotak sehari dan hobi mengonsumsi eskrim. Total kalori yang dikonsumsi dalam sehari menurut dietary recall   yang dilakukan tim gizi RSHS mencapai 3000 Kkal. Sejak 4 bulan yang lalu penderita disarankan diet dan berat badan Arya turun 4 Kg setelah menjalani diet.
Sementara itu Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana pada kesempatan yang sama menyampaikan, Pemerintah Daerah akan senantiasa mengawal selama Arya di berada dalam perawatan Tim dokter,  serta akan mempasilitasi apa yang sekiranya diperlukan dalam pengobatan dan perawatan arya selama di RSHS,
Beliau juga berpesan kepada keluarga khususnya orang tua Arya untuk lebih memperhatikan pola makan Arya setelah nanti berhasil dan keluar dari perawatan RSHS, hal tersebut dirasa perlu karna di khawatirkan dapat memicu kembali obesitas pada tubuh Arya. 

Rabu, 13 Juli 2016

HALAL BIHALAL BUPATI DAN PNS KABUPATEN KARAWANG


Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah di Lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang diwarnai dengan kegiatan halal bihalal antara Bupati dr.Cellica Nurrachadiana dan sejumlah pejabat daerah lainnya dengan para PNS usai Apel Pagi di Plaza Pemkab Karawang, Senin (11/7).
Kegiatan Halal Bihalal tersebut rutin dilakukan oleh jajaran Pemkab Karawang usai pelaksanaan libur bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri setiap tahun. Halal-bihalal tersebut , Bupati dan pejabat daerah lainnya saling menyalami para PNS.
Bupati Dadang dr.Cellica Nurrachadiana dalam kesempatan tersebut menyampaikan, sudah selayaknya lah, momentum seperti ini digunakan untuk saling maaf memaafkan atas semua kesalahan yang kita perbuat baik disengaja ataupun tidak dalam satu tahun kebelakang, “Namun demikian, esensi yang lebih penting bukan terletak pada prosesi salaman, melainkan keikhlasan hati kita untuk saling memaafkan, meskipun tanpa salaman sekali pun,” ujarnya.
Bupati juga mengatakan, dirinya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemkab Karawang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah kepada para PNS maupun masyarakat Kab. Karawang yang beragama Islam. Selain itu, dirinya juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan maupun kekurangan baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Selasa, 05 Juli 2016

BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM


Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan kebahagiaan. Bulan di mana pintu rejeki dan amalan di buka selebar-lebarnya sehingga banyak orang yang berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan dan menggelar kegiatan amal. 
Berkenaan hal tersebut di atas, Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Acara Buka Puasa Bersama 1000 Orang Anak Yatim bertempat di  Plaza Pemkab pada Minggu (26/6).
Acara tersebut terselenggara atas kerja sama antara Pemerintah Kabupaten  Karawang dengan para Pengusaha di Kabupaten Karawang, dan di buka secara resmi oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana. Dalam kesempatan tersebut hadir Sekda Kabupaten Karawang H. Teddy Rusfendi Sutisna, para Asisten Daerah, para Tokoh Masyarakat serta sejumlah publik figur seperti Blink, Yessi Gusman, Dik Doank, Elma Theana, Coni Suteja, Ozy Syahputra dan Windi.
Dalam sambutannya dr. Cellica menyampaikan, bahwa dengan diadakannya kegiatan tersebut, Beliau berharap dapat lebih mendekatkan hubungan antara pemangku kebijakan dan masyarakat sehingga hubungan yang baik dapat terjaga.
Selain itu, dr. Cellica juga berpesan kepada masyarakat Karawang agar bulan Ramadhan kali ini dapat menjadi titik tolak hijrah kita ke arah yang lebih baik, sehingga dapat berbuat hal-hal yang berguna.
“Ini adalah awal mula kebaikan yang harus kita tularkan, sebuah kebaikan yang harus terus dilestarikan karena inilah kesempatan kita untuk berbuat kebaikan, yang Insya Allah ini akan menular ke orang yang lainnya” ujar dr. Cellica