Jumat, 15 Juli 2016

TIM YUSTISI KABUPATEN KARAWANG SIDAK DI TERMINAL KELARI


Tim Yustisi Kabupaten Karawang mendapatkan 34 orang pelanggar dalam sidak penduduk pendatang (duktang) di Kabupaten Karawang tepatnya di Terminal Klari Desa Anggadita Kecamatan Klari, Rabu (13/7) Pagi.
Sidak yang dimulai pukul 08.00 Wib  itu ditinjau langsung  Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, didampingi Kadisdukcatpil Yudi Yudiawan, Kasatpol PP H.Widjodjo GS, Kadishubkominfo Aif Chalil M.Si.
Sidak tersebut digelar dalam upaya tertib administrasi kependudukan di wilayah Kabupaten Karawang yang merupakan tempat tujuan bagi para perantau dari luar daerah.
Bupati Karawang saat meninjau sidak duktang itu medapatkan para pelanggar yang berasal dari luar Karawang seperti Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tim Yustisi yang terdiri dari unsur Disdukcatpil, TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja serta Dishubkominfo memulai penyisiran pada penumpang Bus yang memasuki Terminal Klari dan warung warung di sekitar terminal tersebut.
Dari hasil penyisiran didapat 34 orang pelanggar yang belum mengurus KTP kepindahannya dari luar daerah Kabupaten Karawang sedangkan mereka telah bekerja dan tinggal di Karawang bahkan ada diantaranya yang telah tinggal di Karawang selama 32 Tahun tetapi belum mengurus KTP Karawang,  
Kadisdukcatpil Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan yang memimpin sidak tersebut itu langsung menghimbau para pelanggar untuk segera melengkapi dan memperpanjang masa berlaku KTP atau identitas diri lainnya di kantor Kepala Desa masing masing tempat mereka tinggal.
Sementara itu ditempat yang sama Bupati Karawang menghimbau kepada seluruh Kepala Desa diwilayah Kabupaten Karawang sebagai perpanjangan tangan Pemerintah terbawah agar selalu mamantau warganya serta mendeteksi segala kemungkinan yang tidak harapkan supaya tercipta situasi yang kondusif. Kepada para pemilik kos-kosan juga dihimbau agar melaporkan penghuninya ke perangkat daerah setempat serta bertanggungjawab atas perilaku dan keamanan penghuni kos.

0 komentar:

Posting Komentar