Kamis, 09 Februari 2017

PERMUDAH LAYANAN TERA DAN TERA ULANG PINDAH KE KABUPATEN/KOTA


Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana Teken naskah kesepakatan bersama dalam rangka kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tentang pelayanan Tera, Tera Ulang dan pengawasan Metrologi Legal dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rabu (08/02), bertempat di Aula Barat Gedung Sate Bandung. Hal serupa juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten purwakarta dan Pemerintah Kabupaten Subang.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan, “Kedepan pasca penandatanganan serah terima ini,  nanti kewenangan Metrologi Legal (tera, tera ulang, dan pengawasan) berpindah ke kabupaten/ kota. Pelimpahan itu diharapkan tidak menghambat pelayanan tera ulang, karena belum semua kabupaten/ kota sanggup mengadakannya”,ungkapnya.
Aher menambahkan, “Pada prinsipnya perpindahan kewenangan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait standarisasi dan perlindungan terhadap konsumen. Konsekuensinya memang setiap kabupaten/ kota wajib memiliki Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal. Namun karena saat ini di Jawa Barat baru memiliki 5 (lima) enam UPTD, dan Saya mengharapkan agar ada kerja sama antar daerah”, imbuhnya.
Kaitan dengan daerah di sekitarnya (yang tidak memiliki UPTD), Aher mohon agar difasilitasi kerja sama antardaerah di provinsi. Yakni, bagaimana kegiatan kita menjadi legal,  
Aher menekankan perpindahan kewenangan jangan sampai ditunda karena ketidaksiapan. Sebab penundaan berarti pelanggaran terhadap UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.
“Ini pelanggaran undang-undang kalau sampai ditunda. Karena ini perintah undang-undang, tidak boleh dibatalkan oleh menteri atau dirjen. Jadi apapun harus kita jalankan,” tandasnya.

BUPATI KARAWANG GELAR BRIFING STAF SIMBOLIS PARA KEPALA OPD MELAKUKAN PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS DISAKSIKAN OLEH BUPATI KARAWANG


Bertempat di Gedung Singaperbangsa kantor Bupati Lantai 3, sudah menjadi agenda rutin Bupati Karawang gelar Brifing Staf dengan para kepala OPD termasuk Camat se-Kab Karawang. Hadir diantaranya Sekda Kabupaten Karawang H, Teddy Rusfendi Para Asisten, Para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dan Camat se-Kab Karawang. pada awal bulan Februari  ini di awal pekan kemarin Bupati Karawang Teh Celli menyampaikan sedikit arahan kepada para pejabat Pemkab Karawang agar terus lakukan evaluasi apa yang dilakukan pada Tahun Anggaran 2016. apa saja yang belum dirasakan oleh Masyarakat agar terus di sempurnakan, seluruh kegiatan yang di anggarkan pada tahun Anggaran 2017 ini agar seluruhnya dominan berbasis pro rakyat. seluruh yang tertuang pada RPJMD wajib terealisasi sampai 5 tahun periode Cellica Jimmy ini tahun 2016-2021, tanggal 17 bulan Februari ini setaun masa Periode kami. Capaian tiap tahun dari OPD harus terus terealisasi. Untuk diketahui bersama dan dipersiapkan pada bulan Maret Jajaran Pemkab akan adakan lagi monitoring PATEN Keliling di seluruh kecamatan di Kabupaten Karawang Kabag Tata Pemerintahan akan menjadi leading sector. rencana akan dilakukan setiap minggu ke 2 dan minggu ke 4 tiap bulan.

Masih menurut Bupati Capaian Pendapatan Asli Daerah yang ada pada Dinas teknis agar terus ditingkatkan, pada tahun 2017 ini agar lebih baik lagi dibanding tahun 2016. kemudian saya ingin kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga agar lebih terus membina jajarannya agar bekerja terus lebih semangat, kepada Dinas dinas terjadi penggabungan atau pemekaran diingatkan mengenai mutasi Aset agar dilakukan dengan tertib administrasi dilakukan dengan baik agar perpindahan aset berjalan dengan baik. tahun 2016 predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sudah didapatkan oleh Pemkab Karawang itu semua sudah menjadi penantian ber tahun tahun, oleh karena pada tahun ini dan tahun tahun selanjutnya juga wajib kita pertahankan predikat WTP.

Pada brifing saat ini juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas person by person seluruh kepala OPD dan Camat Camat, simbolis dilakukan oleh Sekda Kabupaten Karawang H.Teddy Rusfendi, Kepala Dinas Kesehatan dr. H.Yuska Yasin, dan Camat Karawang Barat Dra Wiwiek Kresnawati. dengan adanya pakta integritas agar seluruh kinerja khususnya kepala OPD dapat selalu mengacu pada komitmen pada poin poin yang tertuang pada pakta integritas. “sistem Reward Funishment pada Aparatur Sipil Negara akan terus diberlakukan.”ungkap Bupati Mengakhiri 

Sekda menambahkan kepala para kepala OPD bila ada PNS yang tidak aktif dalam hal ini lama tidak masuk agar dilaporkan kepada Inspektorat agar di urus dengan ketentuan yang berlaku. kemudian Penghasilan PNS kedepan akan sesuai dengan beban kerja tidak ada honor kegiatan jadi keseluruhannya akan berbasis kinerja bila yang beban kerja nya tinggi akan mendapatkan penghasilan tinggi, kemudian kepada Kepala OPD dipastikan tanggungjawabnya akan lebih berat karena akan ada funishment berupa potongan TPP karena OPD adalah penanggungjawab nya adalah Kepala OPD. Seluruhnya yang ada pada Pakta Integritas agar dilaksanakan. Dengan begitu seluruh Program yang ada pada OPD berjalan dengan lancar. Kemudian terakhir mengenai capaian belanja bulan ini seluruh program harus sudah running terus di evaluasi apa yang merasa kurang agar disempurnakan terus. sesuai dengan amanat Bupati Karawang

DEKLARASI MASYARAKAT KARAWANG ANTI HOAX


Menanggapi banyaknya penyebaran informasi berbau fitnah, hasutan maupun hoax di media sosial, hal ini cukup membuat resah berbagai kalangan masyarakat terkhusus di wilayah Kabupaten Karawang. Atas dasar  keresahan itu, Dinas Kominfo Kabupaten Karawang sebagai penyelenggara, bekerjasama dengan Forum Forkominda, tokoh lintas agama, budayawan, akademisi, pelajar dan pemerhati sosial, LSM, selenggarakan Deklarasi masyarakat Karawang anti Hoax yang dibuka langsung oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, dengan membubuhkan cap tangan pada baner,  bertempat di Lapang Karang pawitan sesaat setelah melakukan senam bersama yang dipadukan dengan penyerahan Sertifikat Akreditasi Tingkat Paripurna RSUD dan Sertifikasi dasar Puskesmas, Jumat (03/02).
Hoax merupakan material informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi sebenarnya. Hoax juga bisa diartikan sebagai upaya pemutarbalikan fakta, melalui proses pembacaan dengan informasi yang meyakinkan, tetapi tidak dapat diverifikasi. Terkadang hoax juga diartikan sebagai tindakan mengacaukan informasi yang benar, dengan cara membanjiri suatu media dengan pesan yang salah untuk menutupi pesan yang benar.
H.Yasin Nasrudin.S.Sosselaku Kadiskominfo dalam laporannya mengatakan, “Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mengajak seluruh masyarakat agar peduli memerangi penyebaran informasi Hoax di Media Sosial, serta bertujuan mengajak masyarakat agar lebih kritis dalam membaca dan menyebarkan berita di Media Sosial”, ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan dassar dari kegiatan ini yakni Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana, Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Peraturan Mentri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 17/Per/M.Kominfo/03/2009 Tentang Desiminasi Informasi Nasional oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah daerah Kabupaten/Kota, serta Peraturan Bupati karawang Nomor 56 Tahun 2016 Tentang “Kedudukan, susunan organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang.
Sementara itu Bupati Karawang dalam sambutannya mengatakan, “Saya sangat mendukung kegiatan ini, sebagai komitmen Kita untuk lebih peduli dan bersama sama memerangi penyebaran berita berita bohong atau istilah kerennya disebut `HOAX` yang saat ini marak di media sosial,”ujarnya.
Menurutnya, banyak informasi Hoax yang viral di media sosial kemudian memicu keributan bahkan merembet menjadi kerusuhan fisik, hal ini juga berpotensi mengganggu keamanan Nasional
“Perkembangan IT berdampak pada disintegrasi bangsa oleh karena itu kita harus berhati hati dalam menggunakannya,”ungkap Bupati.
Bupati menambahkan, generasi muda rentan terpapar oleh penyebaran berita palsu di media sosial. Hal tersebut dikhawatirkan dapat merusak generasi muda sebagai penerus bangsa.
“Generasi muda merupakan yang paling rentan terhadap bahaya hoax, sangat disayangkan kalau Indonesia yang akan datang diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas dalam bermedia sosial. Jangan sampai penyesalan kita bayar dengan penderitaan yang panjang,” imbuhnya 

KOMITMEN MASYARAKAT KARAWANG ANTI HOAX

DENGAN KESADARAN, KEIKHLASAN, KEINGINAN LUHUR DAN RASA TANGGUNGJAWAB UNTUK BERBUAT TERBAIK BAGI INDONESIA PADA UMUMNYA DAN KABUPATEN KARAWANG PADA KHUSUSNYA, ATAS NAMA MASYARAKAT KARAWANG INDONESIA ANTI HOAX MEMBUAT KOMITMEN, KOMITMEN INI DI DASARI DENGAN UU NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK. POIN POIN YANG KAMI JADIKAN PEGANGAN DAN LANDASAN PERILAKU KAMI DALAM BERMEDIA SOSIAL DIANTARANYA SEBAGAI BERIKUT :
1.    MENDORONG PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SECARA POSITIF DENGAN MENINGKATKAN LITERASI AGAR KAMI MASYARAKAT KABUPATEN KARAWANG BISA LEBIH BER HATI-HATI DALAM MENERIMA INFORMASI ATAU BERITA SERTA TIDAK DENGAN MUDAH MENYEBAR KEMBALI BERITA TERSEBUT SEBELUM MEMASTIKAN KEBENARAN INFORMASI TERSEBUT;
2.    SIAP BERPERAN AKTIF DALAM MENCEGAH DAN MEMERANGI PENYEBARAN BERITA HOAX, KARENA BERITA HOAX ITU DAPAT MEMECAH BELAH KESATUAN DAN PERSATUAN BANGSA;
3.    MENDUKUNG SOSIALISASI DAN KAMPANYE KEPADA KELUARGA, TETANGGA DAN SELURUH LAPISAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA PENYEBARAN FITNAH, HASUTAN, DAN HOAX, BAIK DARI SISI MORAL, SOSIAL DAN HUKUM MAUPUN NILAI AGAMA;
4.    SETIAP NETIZEN HARUS SIAP UNTUK MEMBANTU MENGUBAH PERILAKU NEGATIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL AGAR DAPAT TERCIPTA MASYARAKAT BERBUDAYA INFORMASI YANG BERWAWASAN KEBANGSAAN DAN MEMILIKI NILAI AGAMA.
KOMITMEN INI KAMI BUAT DENGAN KETULUSAN HATI, KAMI UCAPKAN DALAM KEADAAN SADAR, DI DENGAR OLEH TUHAN YANG MAHA ESA DAN DISAKSIKAN OLEH ALAM SEMESTA AGAR MENJADI PENGINGAT DAN PERHATIAN BAGI SEGENAP MASYARAKAT KABUPATEN KARAWANG.
SEJAK DITANDATANGANI KOMITMEN MASYARAKAT ANTI HOAX DIHARAPKAN SEMUA PIHAK HARUS BERSATU PADU, BERGANDENG TANGAN SALING MENGHORMATI DAN SALING MENGUATKAN.
SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA MEMBERIKAN PETUNJUK AGAR PIAGAM INI BISA TERWUJUD, DALAM KARYA NYATA, MENUJU MEDIA SOSIAL INDONESIA YANG POSITIF DAN SALING MENGINSPIRASI.

KARAWANG, 3 FEBRUARI 2017


MASYARAKAT KARAWANG INDONESIA ANTI HOAX


BUPATI KARAWANG MENGHADIRI RAPAT MENGENAI SPGDT



Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menghadiri rapat mengenai Sistem Penanggulangan Kegawat Daruratan Terpadu (SPGDT) yang di selenggarakan oleh Dinkes Kabupaten Karawang beserta RSUD Karawang dan seluruh Pimpinan RS se-Kabupaten Karawang yang bertempat di Ruang Rapat Dirut RSUD Karawang, pada Rabu (1/2).
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, mengenai SPGDT ini sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat tentunya, sehingga nanti apabila memang masyarakat membutuhkan pertolongan kegawat daruratan bisa langsung direspon dengan cepat oleh pihak rumah sakit dan membantu pertolongan untuk meminimalisir kondisi pasien sampai ambulance atau petugas medis datang ke lokasi.
Lebih lanjut Bupati Karawang mengapresiasi kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dengan program ini, sehingga kedepannya baik pemerintah daerah maupun pihak-pihak swasta mampu menjalin kerjasama yang baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang optimal.
Sementara itu, sistem ini nantinya akan dibuat dengan satu kode akses untuk memudahkan masyarakat dalam mengingatnya, sehingga nantinya masyarakat akan mudah untuk memanggil pertolongan untuk kegawat daruratan. Karena, kode akses ini merupakan kode utama yang ada di Indonesia yang terhubung langsung oleh pusat dan nantinya dimasing-masing daerah dikembangkan lagi.
Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Bappeda Kabupaten Karawang, Kadinkes Kabupaten Karawang, Dirut RSUD Karawang beserta jajarannya serta seluruh perwakilan dari Rumah Sakit se-Kabupaten Karawang. 

BUPATI KARAWANG SILATURAHMI KE 2 SMK DI KARAWANG



Pasca kejadian bentrokan yang terjadi antar dua SMK yang bertikai, Bupati Karawang beserta Kadisdikpora, Kepala Dinas Sosial serta Ketua PGRI Kabupaten Karawang mengunjungi kedua SMK tersebut guna mengklarifikasi serta memberika arahan langsung terkait masalah tersebut yang bertempat di SMK Taruna Karya dan SMK Bina Karya, pada Rabu (1/2).
Dalam arahannya Bupati Karawang menyampikan bahwa, kejadian kemarin sangat memprihatinkan serta mencoreng kembali dunia pendidikan yang seharusnya para siswa belajar dengan baik untuk meraih prestasi serta cita-citanya.
Oleh karena itu, Pemkab Karawang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga serta Dinas Sosial akan melakukan pembinaan terhadap siswa yang bentrok, sehingga menjadi efek jera dan terputus mata rantainya. Tawuran ini pasti ada penggeraknya dan harus dibina, ada kemungkinan mereka mempunyai persoalan atau masalah di rumah ataupun di lingkungan sekolah.
Lebih lanjut Bupati Karawang menyarankan anak – anak sekolah tidak membawa HandPhone ke dalam area sekolah. Serta bentuk tindakan dikeluarkannya anak dari sekolah bukan tindakan yang baik juga, tetapi jika memang sudah tidak bisa di arahkan maka akan di keluarkan dari sekolah.
Hal tersebut semata-mata memberi efek jera bagi para siswa yang memang sulit untuk diarahkan kembali, sehingga harus ada metode dari sekolah dan pucuk dari permasalahan tersebut bisa terdeteksi lebih dini dengan pembinaan dari pihak sekolah maupun rumah. Agar nantinya bisa diambil pelajaran bagi masyarakat atau para siswa.
Terakhir Bupati Karawang mengharapkan bahwa, para siswa menjadi anak – anak yang sholeh agar semata – mata bisa sharing apa permasalahan nya sampai terjadinya hal tersebut, besar harapan anak – anak ini jangan terpancing dengan emosi, tidak akan terjadi lagi kedepannya. 

BUPATI KARAWANG MENGHADIRI RAPAT KOORDINASI LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN KARAWANG


Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menghadiri rapat koordinasi Lingkungan Hidup dalam upaya percepatan pengendalian dan pemulihan kerusakan lingkungan hidup yang diselenggarakan oleh BPLHD Provinsi Jawa Barat dengan Pemkab Karawang yang bertempat di Lantai III Gedung Singaperbangsa Pemkab Karawang, pada Selasa (31/1).
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, pemerintah Kabupaten Karawang semua komponen harus memiliki komitmen untuk mencegah dan mengurangi kerusakan lingkungan dengan cara memanfaatkan hutan secara terencana dan terkendali atau melakukan kegiatan rehabilitasi, penanaman dan penghijauan.
Oleh karena itu, lingkungan hidup harus dilindungi dan dikelola dengan baik berdasarkan asas tanggung jawab, asas keberlanjutan, dan asas keadilan. Selain itu, pengelolaan lingkungan hidup harus dapat memberikan kemanfaatan ekonomi, sosial, dan budaya yang dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian, desentralisasi, serta pengakuan dan penghargaan terhadap kearifan lokal dan kearifan lingkungan.
Selanjutnya Bupati Karawang menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan kerangka fikir dan pemahaman terhadap bahaya pencemaran dan kerusakan lingkungan serta untuk meningkatkan kesadaran, partisipasi, komitmen dan sinergitas dalam pengendalian pencemaran dan pengelolaan kawasan pesisir dan pantai oleh semua pemangku kepentingan.
Disisi lain, apabila kita mencermati konsep dasar pembangunan berkelanjutan atau pembangunan berwawasan lingkungan serta gagasan bahwa sumber daya alam yang ada jumlahnya terbatas, sedangkan kebutuhan manusia akan kebutuhan sumber daya alam cenderung tidak terbatas, sehingga sumber daya alam yang ada perlu dilestarikan dan dipelihara agar bisa dimanfaatkan baik oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
Terakhir Bupati Karawang berharap bahwa, seluruh stakeholder di kabupaten karawang dapat semakin memahami fungsi daripada lingkungan hidup, karena pelestarian fungsi lingkungan hidup adalah rangkaian upaya untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian lingkungan.
Pada kesempatan tersebut hadir Kepala BPLHD Provinsi Jawa Barat, para Asisten Setda Kabupaten Karawang, Kepala Inspektorat Kabupaten Karawang, para Kepala OPD Kabupaten Karawang, serta para Camat beserta Kepala Desa.

Bupati Karawang Resmikan Kantor Kelurahan Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat


Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana meresmikan Kantor Kelurahan Tunggakjati Kecamatan  Karawang Barat pada Senin (30/1). Dalam kesempatan tersebut turut hadir Asisten Pemerintahan, Kabag Ekonomi, perwakilan Kepala BPMPD,Kabag Tata Pemerintahan, Camat beserta Muspika Karawang Barat, serta para Lurah se-Kecamatan Karawang Barat.
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan, bahwa tujuan didirikannya Kantor Kelurahan Tungakjati adalah agar masyarakat bisa merasakan keberadaan Kantor Kelurahan yang merupakan wujud salah satu pelayanan publik, tentunya dengan fasilitas yang mumpuni akan sebanding dengan apa yang diberikan oleh aparatur desa dalam melayani masyarakat.
Selanjutnya Bupati mengharapkan agar kinerja Bapak Lurah beserta jajarannya bisa ditingkatkan lagi sehingga menjadikan sebuah kantor yang senantiasa dicintai oleh masyarakat terkait apapun pelayanan publik yang dilakukan dan menjaga apa yang menjadi kebanggaan bersama. 

Jumat, 20 Januari 2017

BUPATI KARAWANG LEPAS PESERTA GERAK JALAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA YANG DISELENGGARAKAN KEMENAG KAB KARAWANG


Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti Kementrian Agama ke 71 Tahun 2017, Kemenag Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan Gerak Jalan Sehat yang diikuti oleh insan tokoh agama dari seluruh agama yang ada sekitar 5000 peserta berpartisipasi, acara tersebut dihadiri dan dilepas oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana,  di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Karawang pada Sabtu (7/1). Turut hadir Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya sesaat sebelum melepas para peserta Bupati menyampaikan, sejalan dengan Visi Kabupaten Karawang Tahun 2016–2021, yaitu “Karawang yang mandiri, maju, adil dan makmur”, tentunya diperlukan beberapa kriteria untuk memenuhi harapan tersebut antara lain harus cerdas, berakhlak mulia dan memiliki kesehatan yang prima, untuk itu pemerintah akan terus mendorong masyarakat meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan secara serius, salah satunya dengan memperbanyak olah raga yang sesuai dengan kebutuhan  fisik dan psikis kita. Hal lain yaitu beberapa waktu lalu juga telah digelar apel Kebhinekaan, disini bukti kerukunan Umat Beragama terus terjalin di Kabupaten Karawang, dari berbagai agama Islam, Kristen, Budha,Konghucu,Hindu berkumpul bersama dengan seluruh stakeholder Kemenag Kabupaten Karawang.

Terakhir Bupati juga apresiasi kepada Kemenag Kabupaten Karawang dengan segala program nya yang dijalankan program juga makin terasa manfaatnya semakin mudah sepereti diantaranya terdapat layanan satu atap pendaftaran Haji, pada moment ini pula setelah pada hari H tanggal 3 lalu Hari amal Bakti saat ini masih rangkaian, atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang selamat Hari Amal Bakti, semoga Kemenag Karawang semakin terus baik kinerja nya semakin sinergis dengan Pemkab, semakin iklas dalam bekerja untuk Umat, semakin semangat untuk terus meningkatkan kinerja yang kaitannya dengan urusan Agama. Maju terus Kemenag Kabupaten Karawang.
  
Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Karawang  H. Sopian menyampaikan bahwa kegiatan gerak jalan sehat ini diikuti kurang lebih sebanyak 5.000 peserta yang terdiri dari para seluruh stakeholder Kemenag dan masyarakat yang aktif di tempat ibadah seperti dari Pesantren, Majlis, sekolah Agama,Vihara,Pura.. Selain itu hadir pula tokoh ormas agama para warga dan guru siswa juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Sopian juga menambahkan bahwa dirinya sangat antusias sekali melihat sambutan dari warga yang berbeda agama namun Rukun bersama Olahraga serta penuh semangat mengikuti kegiatan ini. Beliau berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat semakin membangkitkan semangat para warga untuk rajin berolahraga.

Terdapat beberapa doorprize yang di sediakan panitia dalam kegiatan ini, diantaranya puluhan alat elektronik adalah 2 sepeda dan hadiah Utama yakni 1 Sepeda Motor.

BUPATI KARAWANG MEMBUKA KEGIATAN BIMBINGAN DAN PELATIHAN “SMK PASTI BISA”



Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana membuka secara langsung kegiatan Bimbingan dan Pelatihan “SMK Pasti Bisa” yang diselenggarakan oleh PT. H.M Sampoerna TBK yang bermitra dengan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa dengan salah satu pilar programnya yaitu Pendidikan, bertempat di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang pada Selasa (17/1).
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, lulusan SMK menjadikan seorang siswa menjadi cerdas, siap kerja dan kompetitif. Cerdas karena pendidikannya setara dengan SMA, kemudian siap kerja karena dibekali dengan life skill dan kesempatan magang di dunia usaha dan industri serta kompetitif karena dibekali dengan kemampuan untuk mampu bersaing.
Oleh karena itu, kegiatan ini sangat mendukung karena selain bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan para peserta, juga merupakan salah satu peluang bagi para generasi muda khususnya di Kabupaten Karawang untuk mengembangkan potensi bakat setelah lulus dari smk. Karena kegiatan ini benar-benar dapat membuka wawasan dan cara berpikir para peserta, terutama mengenai pengelolaan dan pengembangan usaha yang meliputi : pengembangan manajemen keuangan, manajemen produksi, manajemen pemasaran dan study kelayakan usaha, sebagai bekal dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.
Selanjutnya Bupati Karawang mengajak kepada lulusan SMK untuk siap mental, pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi persaingan dunia karir dan bisnis, diantara dengan cara membangun karakter positif dan pengenalan potensi diri,memberikan pengetahuan teknis tambahan yang dibutuhkan dalam budaya industri dan kewirausahaan serta, memberikan bimbingan/mentoring yang memberikan simulasi/praktek dalam rangka keberhasilan program serta keterlibatan dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
Terakhir Bupati Karawang berharap bahwa, pelatihan ini dapat mendorong semangat dan hasrat para peserta, sehingga kabupaten karawang bisa bangkit dan berkiprah dalam mengembangkan kewirausahaannya secara baik dan profesional, yang dapat menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang nyata, yakni terbentuknya para pengusaha yang memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan berbagai usahanya.
Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan dua hari dimulai tanggal 16 Januari 2017 sampai 17 Januari 2017 serta untuk bimbingan dilaksanakan dari bulan Januari – Maret 2017 dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang dengan tem “SMK Pasti Siap”.
Pada kesempatan tersebut hadir perwakilan dari Disnakertrans Kabupaten Karawang, Manager RR-CSR Program PT. H.M Sampoerna TBK, serta perwakilan dari Yayasan Inspirasi Anak Bangsa.

BUPATI KARAWANG MENGHADIRI PEMBUKAAN PORSENI GURU TKQ-TPQ SE-KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2017



Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menghadiri pembukaan Porseni Guru TKQ-TPQ se-Kabupaten Karawang Tahun 2017 yang bertempat di Wonderland Adventure Waterpark Galuh Mas Karawang, pada Selasa (17/1).
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, pemerintah daerah menyambut baik kegiatan porseni guru ini, karena dapat melihat bakat, minat dan kreativitas serta kemampuan sehingga bisa diterapkan pada anak didiknya.
Selanjutnya Bupati Karawang menekankan keberhasilan anak didik tidak terlepas dari keberhasilan gurunya, sehingga korelasi inilah yang menjadikan keberhasilan suatu anak didik itu tidak terlepas dari seorang guru yang memiliki kreativitas, bimbingan serta keterampilan untuk melahirkan anak-anak yang shaleh dan shalehah.
Terakhir Bupati Karawang berharap dengan ajang porseni ini mampu meningkatkan silaturahmi antar guru serta memberikan bimbingan dan arahan untuk melatih keterampilan dan kretivitas untuk meningkatkan lagi minat dan bakat yang akan nantinya dapat diterapkan kepada anak didiknya di masing-masing.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru TKQ-TPQ yang terbagi dalam masing-masing Zona, antara lain Zona I Karawang, Zona II Klari, Zona III Cikampek, Zona IV Rengasdengklok, Zona V Pangkalan, Zona VI Telagasari, dan Zona VII Cilamaya.
Pada kesempatan tersebut hadir perwakilan dari Disdikpora Kabupaten Karawang, Ketua IPPI Kabupaten Karawang, Ketua PD Himpaudi Kabupaten Karawang

BUPATI KARAWANG MENGUKUHKAN TIM SATUAN TUGAS SAPU BERSIH PUNGUTAN LIAR (SABER PUNGLI) KABUPATEN KARAWANG


Bertempat di Lapangan Karangpawitan Karawang bersamaan dengan agenda olahraga bersama aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karawang Jumat Pagi, Bupati Karawang kukuhkan tim Satuan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), pada Jumat (13/1). Bupati Karawang hadir bersama Sekda Kabupaten Karawang, Para Asisten Staf Ahli Bupati dan Kepala OPD se-Kab Karawang. Turut hadir Muspida Kabupaten Karawang Dandim 0604/KRW Letkol Arm Ayi Yosa, Kapolres Karawang AKBP Andi Herindra, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Sukardi, M.Hum. untuk tim Saber Pungli sendiri di ketuai oleh Wakil Kepala Kepolisian Resort Karawang.
Pada kesempatan tersebut usai lakukan pengukuhan Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana berikan arahan singkat Bupati mengatakan Selamat bertugas Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Karawang. Dengan adanya Saber Pungli ini merupakan Alarm bagi kita semua untuk terus evaluasi diri pribadi dan evaluasi Instansi maupun Lembaga tidak hanya Pemerintahan ini berlaku untuk semua baik itu di Swasta, Ormas maupun LSM.  Alarm ini agar semua agar hindari Pungli, khusus untuk ASN di Kabupaten Karawang untuk meningkatkan kinerja karena perhatian Pemkab sudah dilakukan berupa kenaikan Tunjangan Penghasilan. Maka untuk seluruh dinas Badan yang ada pada Pemerintah Kabupaten Karawang yang operasionalnya untuk pelayanan Publik dipastikan harus Bersih dari Pungli. Tentu itu semua juga harus di dukung dari semua Pihak pada Saber Pungli ini juga ada dari TNI Polri Kejaksaan dan seluruh elemen, kemudian peran masyarakat sendiri harus mendukung agar tidak terjadi Oknum agar segala sesuatunya lakukan atau ditempuh secara normatif seperti misal mengurus KTP agar datang langsung ke instansi jangan melalui perantara itu semua agar Oknum petugas KTP tidak ada.
Sudah ada 2 kasus penindakan oleh Tim Saber Pungli di bulan Desember kemarin di Karawang.
atas dasar itu Bupati juga mengingatkan, “hati-hati, kepada seluruh pegawai instansi pemerintah terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik. Kalau tidak mau berurusan dengan tim saber pungli, jangan lakukan pungutan liar kepada masyarakat.”tegasnya
Terakhir Bupati juga memberikan informasi bahawa Posko Pengaduan Masyarakat sendiri untuk menindaklanjuti aduan Pungli nanti Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika diminta oleh saya akan buka, kantor Dinas Komunikasi dan Informatika sendiri saat ini di Gedung Islamic Centre Lantai II.
Pengukuhan Saber Pungli ini tertuang pada Keputusan Bupati Karawang Nomor 700/Kep.301-Huk/2017, Susuanan Satuan Tugas Saber Pungli diantaranya Penanggung Jawab Bupati Karawang, Wakil Penanggung Jawab para Muspida Kabupaten Karawang Dandim 0604/Krw, Kapolres Karawang, Kejari Karawang, serta Wakil Bupati Karawang, ketua Pelaksana yakni Wakil Kapolres Karawang Wakil Ketua Pelaksana Inspektur Kabupaten Karawang, Kasi Pidsus Kejari, Sekretaris Kepala Kesbangpol Karawang, Kasiwas Polres Karawang.

Pelantikan pengurus dewan kesenian karawang (dkk) di padukan dengan kegiatan penguatan wawasan kebangsaan


Dewan Kesenian Karawang (DKK) sebagai mitra pemerintah mempunyai fungsi dan peran dalam melestarikan, mengembangkan dan memelihara kehidupan kesenian masyarakat, sebagai pemikir dan konseptor kebijaksanaan dalam usaha pembinaan dan pengembangan kesenian. Juga sebagai pelaksana dalam usaha pembinaan dan pengembangan kesenian melalui peningkatan aktifitas kesenian, kualitas kesenian dan peningkatan apresiasi seni bagi masyarakat.
Demikian ditegaskan oleh  Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dalam pidatonya di acara Pelantikan Pengurus DKK Periode 2016-2021 di Tugu Proklamasi Rengasdengklok pada Jumat Malam (11/11).).
Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Karawang Toto Suripto, ka disbudpar Okih Hermawan,kepala kesbangpol jawa barat, unsur muspida, para  undangan yang berasal dari kabupaten Subang, Purwakarta dan Bekasi. Selain itu hadir pula para akademisi dari universitas ternama seperti Prof. Reni dari Universitas Indonesia yang pada kesempatan tersebut mengisi materi kebangsaan kepada para warga dan tamu undangan.
Pada kesempatan itu, Bupati membacakan surat pelantikan kepada pengurus DKK yang akan mengemban tugas selama periode 2016-2021. Dengan menjadikan Budi Setiawan sebagai ketua DKK yang baru.
Cellica berharap bahwa semoga dengan dilantiknya ketua yang baru, DKK sebagai mitra pemerintah mempunyai fungsi dan peran dalam melestarikan, mengembangkan dan memelihara kehidupan kesenian masyarakat, sebagai pemikir dan konseptor kebijaksanaan dalam usaha pembinaan dan pengembangan kesenian dapat terlaksana semakin baik.
“Mengingat Seni budaya adalah sarana untuk membentuk karakter bangsa, karena bangsa yang mempunyai karakter tidak akan compang-camping dan terpecah belah. Ekonomi boleh luntur, politik boleh jatuh-bangun, teknologi boleh terlambat, tetapi jati diri bangsa, budaya tidak boleh luntur.” Ucap Cellica.
“Ragam dan jenis kesenian yang ada di Kabupaten Karawang pada intinya merupakan bentuk manifestasi dari nilai-nilai dan falsafah leluhur Karawang yang senantiasa berpijak pada ajaran dan prinsip-prinsip agama Islam, kemanusiaan, kemasyarakatan, budi pekerti serta menjaga keutuhan alam lingkungan, terutama yang berkaitan dengan pertanian.” sambung Cellica.
Terdapat beberapa penampilan pada gelaran tersebut diantaranya adalah tari jaipong, paduan suara dan wayang golek


BUPATI KARAWANG LEPAS PESERTA GERAK JALAN SEHAT ULANG TAHUN PGRI TAHUN 2016



Dalam rangka memperingati Hari  ulang Tahun PGRI 2016, PGRI Rawamerta menyelenggarakan kegiatan Gerak Jalan Sehat yang diikuti oleh insan pendidikan se-kecamatan Rawamerta, acara tersebut dihadiri dan dilepas oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana,  di Halaman Kantor Camat Rawamerta pada Sabtu (12/11).

Dalam sambutannya sesaat sebelum melepas para peserta Bupati menyampaikan, sejalan dengan Visi Kabupaten Karawang Tahun 2016–2021, yaitu “Karawang yang mandiri, maju, adil dan makmur”, dengan salah satu misi-nya yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Karawang yang berdaya saing tentunya diperlukan beberapa kriteria untuk memenuhi harapan tersebut antara lain harus cerdas, berakhlak mulia dan memeiliki kesehatan yang prima, untuk itu pemerintah akan terus mendorong masyarakat meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan secara serius, salah satunya dengan memperbanyak olah raga yang sesuai dengan kebutuhan  fisik dan psikis kita.

 “Untuk itu marilah kita budayakan “tiada hari tanpa olah raga”, manfaatkan waktu setengah sampai satu jam setiap hari untuk melakukan olah raga agar badan kita tetap bugar, sehat dan prima untuk melakuka berbagai aktifitas yang positif, bermanfaat dan menunjang proses pembangunan yang sedang kita galakan, karena  pemerintah daerah saat ini terus  berupaya melakukan akselerasi pembangunan di berbagai bidang, dimana salah satu bidang yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Karawang saat ini adalah pendidikan”ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua PGRI Kecamatan Rawamerta  H. Parno. S. Pd. M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan gerak jalan sehat ini diikuti kurang lebih sebanyak 12. 000 peserta yang terdiri dari para pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar, SMP dan SMA. Selain para pelajar tersebut para warga dan guru juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Parno juga menambahkan bahwa dirinya sangat antusias sekali melihat sambutan dari para warga Rawamerta yang semangat mengikuti kegiatan ini. Beliau berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat semakin membangkitkan semangat para warga untuk rajin berolahraga.

Terdapat beberapa doorprize yang di sediakan panitia dalam kegiatan ini, diantaranya adalah mesin cuci, televisi, sepeda gunung dan beberapa bingkisan lainnya. 

PERWOSI KAB KARAWANG GELAR SENAM SEHAT DI DESA KUTAWARGI



Ratusan warga mulai remaja hingga manula antusias mengikuti kegiatan senam sehat di Desa Kutawargi pada Jumat (11/11). Acara yang digagas oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia ( Perwosi ) Karawang itu, bertujuan mewujudkan wanita Karawang yang sehat dan bugar.
Selama kurang lebih 90 menit para warga kompak mengikuti gerakan dari instruktur senam. Tak ketinggalan, Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, sekaligus Ketua Umum Perwosi Karawang, ikut berbaur bersama peserta sesuai dengan tema yang diberikan pada kegiatan tersebut yakni “Senam Bersama Teh Celli”.
Pada kesempatan itu, Cellica menyampaikan, senam bersama ini digelar dengan maksud mengubah pola pikir masyarakat, agar menyempatkan diri berolahraga rutin minimal 30 menit dalam sehari. Pasalnya, ia menilai manfaat olahraga sangat besar  dalam menjaga kesehatan tubuh.
“Saya ingin masyarakat khususnya wanita sadar akan pentingnya meluangkan waktu untuk berolahraga demi kebugaran dan kesehatan,” ucap Cellica.
Agenda senam bersama itu juga diisi dengan pemberian petisi dalam rangka hari diabetes sedunia. Satu petisi ini akan dihargai seharga seribu rupiah yang akan didonasikan melalui yayasan sahabat diabetes Tropicana slim, selaku sponsor utama dalam acara senam bersama tersebut.

Cellica berharap, acara tersebut dapat terus memelihara dan menularkan mindset masyarakat, agar membiasakan olahraga, khususnya untuk para wanita ibu rumah tangga ataupun wanita karir.

“ Olahraga itu sangat penting untuk kebutuhan jasmani kita yang sinkron juga pada rohani kita. Dengan banyaknya wanita sehat dan kuat maka peran wanita kuat itu sebagai penopang pelaku pembangunan di setiap daerah. Ada peribahasa yang mengatakan bahwa di balik lelaki yang sukses terdapat wanita yang kuat,” ungkapnya.


Rapat Pembahasan Pemulangan Warga Telukjambe Barat Yang Mengungsi Di Jakarta


Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memimpin rapat pembahasan tentang pemulangan warga Telukjambe Barat yang mengungsi di Jakarta. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lt. 2, Gedung Singaperbangsa Kabupaten Karawang.  Pada Kamis (10/11).
Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang Toto Suripto, Asisten Bidang Pemerintahan Samsuri, segenap unsur Muspida Kabupaten Karawang dan organisasi masyarakat seperti Serikat Tani Nasional (STN), Kontras, Aksi Perempuan Indonesia (API), Satgas Perlindungan Anak, JPKP dan Serikat Tani Telukjambe Bersatu (Sttb).
Dari rapat tersebut dihasilkan kesimpulan tentang langkah Pemda Karawang dalam menangani pemulangan warga Telukjambe Barat yang mengungsi di Jakarta yang dibagi menjadi beberapa langkah jangka pendek, jangkah menengah dan jangka panjang.
Langkah Jangka pendek meliputi : Mengurus pemulangan warga secepat mungkin sampai dengan tenggat waktu yaitu Senin, 14 November 2016 ; Memberikan jaminan rasa aman; Menghentikan kriminalisasi (melakukan pendampingan kepada warga yang dipanggil sebagai saksi oleh pihak kepolisian yang dilakukan oleh pihak yang berwenang). Pengertian kriminalisasi adalah warga yang tidak melakukan tindakan kriminal, jangan dikriminalkan.
Langkah jangka menengah meliputi : Penyediaan shelter sementara di Islamic center, Gd. Asrama haji; Penyediaan tempat tinggal sementara (yang dipastikan dengan Surat Keputusan Bupati) dengan segala bentuk aktivitasnya termasuk masalah pendidikan dan kesehatan sampai mendapat tempat tinggal.
Langkah jangka panjang meliputi : Pemerintah Kabupaten Karawang membentuk tim dengan melibatkan unsur muspida, organisasi-organisasi terkait dengan bantuan hukum dan serikat (Kontras, STN, LBH, YLBHI dan Satgas Perlindungan Anak), Camat, Polsek dan Kepala Desa. Tim tersebut bertugas untuk penyelesaian masalah :
-          Hak atas tanah; dan
-          Jaminan keberlangsungan keberdayaannya.


UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE 71 DIPADUKAN DENGAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE 52 TAHUN 2016



Pemerintah Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan Apel Peringatan Hari Pahlawan ke 71 dipadukan dengan Hari Kesehatan Nasional ke 52 tahun 2016. Bertempat di Lapangan Karangpawitan, pada Kamis (10/11).

Upacara peringatan ini dihadiri oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana selaku pembina upacara dan diikuti oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang dan segenap unsur Muspida di Lingkungan Pemkab Karawang serta perwakilan dari organisasi masyarakat seperti . para pengurus Ranting Angkatan 45, LVRI, PEPABRI, PWRI,  pimpinan organisasi kemasyarakatan, pelajar dan mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, Cellica Nurrachadiana selaku pembina upacara dalam amanatnya membacakan sambutan dari Menteri Sosial Republik Indonesia mengenai peringatan Hari Pahlawan tahun 2016. Dalam sambutan tertulis tersebut Cellica membacakan bahwa peringatan hari pahlawan dapat dijadikan sebagai momen mengingat kembali semangat para pahlawan yang telah sangat berjasa mempertahankan kemerdekaan.

“Semangat kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara. dalam rangka mencapai perikehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, patriotisme progresif harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi ” Ujar Cellica.

Selain itu, Cellica berpesan agar masyarakat dapat semakin memupuk nilai-nilai positif dalam diri masing-masing karena menurutnya investasi keterampilan dan material amat penting. akan tetapi, yang lebih penting lagi adalah investasi mental. investasi keterampilan dan material tidak bisa menjadi dasar persatuan dan kemakmuran bersama tanpa didasari investasi mental.

Terakhir, dalam amanatnya Cellica juga mengingatkan kepada para peserta apel dan seluruh masyarakat karawang untuk menjadikan momen peringatan ini sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.



BUPATI KARAWANG BESERTA UNSUR MUSPIDA BERZIARAH KE TAMAN MAKAM PAHLAWAN


Hari Pahlawan diperingati sebagai hari untuk mengenang semangat juang yang dilakukan para Pahlawan dalam mempertahankan dan memperjuangan Kemerdekaan RI, yang seringkali diperingati pada tanggal 10 November. Dalam memperingati Hari Pahlawan Tahun 2016, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana bersama segenap unsur Muspida dan Subdenpom di Lingkup Pemerintah Kabupaten Karawang berziarah ke Taman Makam Pahlawan yang berlokasi di Desa Pancawati, Kecamatan Klari pada Rabu (9/11).

Kegiatan tersebut diawali dengan prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Komandan Dandim 0604. Prosesi mengheningkan cipta yang dilaksanakan tersebut dilaksanakan guna mengenang kembali jasa dan perjuangan para pahlawan kemerdekaan dan diakhiri dengan prosesi tabur bunga. Para peserta upacara tersebut turut khidmat dan menundukkan kepala saat prosesi tersebut.

Kegiatan berziarah ke makam pahlawan tersebut merupakan salah satu dari rangkaian acara yang digelar dalam menyambut upacara peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2016. Pada rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang telah menjadwalkan beberapa kegiatan guna menyemarakan hari besar tersebut. Diantaranya adalah berziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Klari, Gladi resik Apel peringatan hari pahlawan di Lapangan Karangpawitan sampai Apel Puncak  Peringatan Hari Pahlawan yang akan dilaksanakan pada 10 November besok.